Pemerintah Klaim Petani Bisa Cuan Gara-gara Program BBM E10

Achmad Fauzi

Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:01 WIB
Pemerintah Klaim Petani Bisa Cuan Gara-gara Program BBM E10
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Zulhas sebut petani sejahtera dengan memanfaatkan lahan kosong untuk bioetanol.

  • Petani singkong bisa raup cuan Rp 80 juta per hektare per tahun.

  • Program E10 akan menjamin serapan panen tebu, jagung, dan singkong.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut petani bisa sejahtera dalam program Bioetanol atau Bahan Bakar Minyak (BBM) dicampur etanol 10 persen (E10).

Dia menjelaskan, para petani bisa memanfaatkan lahan kosongnya untuk menanam tebu, jagung, hinggga singkong. Sebab, komoditas pangan itu merupakan bahan baku pembuatan etanol.

"Bayangkan kalau programnya Pak Bahlil tadi, gak usah E20, 10 saja. 10 persen saja itu etanol atau metanol, itu nanti tidak ada lahan yang kosong. Karena harga singkong itu akan Rp 1.400. 6 kilo kan untuk 1 liter. Jagung harganya Rp6.500," ujar Zulhas di Menara Bank Mega Jakarta yang dikutip, Rabu (29/10/2025).

Ilustrasi tebu. (Shutterstock)
Ilustrasi tebu. (Shutterstock)

Dengan harga itu, Zulhas menghitung, petani bisa raup cuan hingga Rp 80 juta dalam 1 hektare tanah. Apalagi, komoditas yang ditanam pasti akan terserap untuk implementasi program tersebut.

"Satu hektare, untuk tanam singkong. Tanam jagung lebih untung lagi. Jadi sawah lebih untung lagi. Jadi setiap hektare tanah kita itu akan bernilai setahun Rp75-80 juta," katanya.

Zulhas menambahkan, program ini juga bisa menjadi solusi masalah petani singkong yang alami kesulitan penjualan setelah panen raya.

"Masalahnya dulu, kenapa? Gak ada yang beli. Tanam singkong gak ada yang beli. Kalau Pak Bahlil bikin etanol, berapa pun singkong ditampung, waduh, Pak. Kalau etanol kan kita pakai terus. 10 persen itu perlu 1,3 juta. Bayangkan, gak ada tanah kosong itu," ujar Zulhas.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mau menyontek Brasil untuk pengembangan etanol yang dicampur dengan bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini lantaran ada kebijakan pemeritah yang menerapkan E10 atau BBM yang dicampur etanol 10 persen.

baca juga

"Kita 2027 akan rencana mandatori untuk E10, dan karena ini sesuatu yang baru, maka saya akan kirim tim ke Brasil untuk bertukar pandangan dengan beberapa pakar di sana dan mereka juga akan ke sini," ujar Bahlil saat ditemui di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sindir SPBU Swasta Soal BBM Etanol: Jangan Dikira Kita Tidak Paham

Bahlil Sindir SPBU Swasta Soal BBM Etanol: Jangan Dikira Kita Tidak Paham

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:21 WIB

Pemerintah Rayu Toyota Bangun Pabrik Etanol

Pemerintah Rayu Toyota Bangun Pabrik Etanol

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:18 WIB

SPBU Pertamina Diminta Perbanyak Improvisasi Layanan, dari Toilet hingga Fasilitas Instagramable

SPBU Pertamina Diminta Perbanyak Improvisasi Layanan, dari Toilet hingga Fasilitas Instagramable

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 09:32 WIB

Terkini

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

×