Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 11:10 WIB
Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya
GoTo (gotocompany)
  • Kejagung mengusut dugaan korupsi investasi PT Telkom Indonesia (TLKM) pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
  • Investasi dilakukan oleh Telkomsel pada Gojek tahun 2020, totalnya mencapai US$450 juta (sekitar Rp6,4 triliun).
  • Investasi tersebut sempat mencatat kerugian belum terealisasi per Maret 2022 sebesar Rp881 miliar.

Suara.com - Isu dugaan korupsi dalam aksi korporasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dalam investasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena nilai kerugian negara yang ditaksir sangat fantastis. 

Saat ini, Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah membuka penyelidikan resmi terkait dugaan investasi Telkom di GoTo.

Kabar pengusutan ini pertama kali terkuak saat penyidik Kejagung mengusut dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan.

Meskipun kasus Chromebook merugikan negara Rp1,9 triliun dan sempat menyeret penyidik menggeledah kantor GoTo serta memeriksa sejumlah mantan petinggi startup tersebut, hingga kini Kejagung belum menjelaskan secara rinci kaitan antara GoTo dengan kasus laptop tersebut.

Kronologi Investasi TLKM di GOTO

Investasi yang dilakukan oleh Telkomsel (anak usaha Telkom) di Gojek pada tahun 2020 memang telah menuai sorotan luas di masyarakat.

Nilai investasi memunculkan kekhawatiran publik mengenai mitigasi risiko yang matang dan potensi konflik kepentingan di balik keputusan korporasi tersebut.

Pada Agustus 2022, Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahkan sempat menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) panitia kerja untuk menganalisis aksi investasi ini.

Dalam RDPU, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menjelaskan kronologi investasi yang dilakukan melalui dua tahap:

  1. Tahap Pertama (16 November 2020): Telkomsel melakukan investasi awal pada PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (induk Gojek) dalam bentuk convertible bond (CB) tanpa bunga senilai US$150 juta (sekitar Rp2,1 triliun kurs saat itu). Perjanjian ini juga mencakup opsi bagi Telkomsel untuk membeli tambahan saham Gojek senilai US$300 juta.
  2. Tahap Kedua (18 Mei 2021): Setelah PT Aplikasi Karya Anak Bangsa bergabung (merger) dengan Tokopedia (membentuk GoTo), convertible bond senilai US$150 juta dikonversi menjadi saham GoTo. Telkomsel juga mengeksekusi opsi beli tambahan saham senilai US$300 juta (sekitar Rp4,3 triliun).

Secara total, Telkomsel resmi memiliki 89.125 lembar saham GoTo (sebelum stock split) dengan nilai investasi keseluruhan mencapai US$450 juta atau sekitar Rp6,4 triliun.

Kerugian Nilai Wajar yang Belum Terealisasi

Keputusan investasi ini belum sepenuhnya memberikan keuntungan. Laporan keuangan PT Telkom Indonesia Tbk (induk usaha Telkomsel) per 31 Maret 2022 telah mencatat adanya kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada GoTo sebesar Rp881 miliar.

Kerugian ini dihitung berdasarkan valuasi IPO GoTo saat itu sebesar Rp338 per saham.

Bahkan hingga tahun 2025, investasi TLKM di GOTO masih belum sepenuhnya menguntungkan.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2025, Telkomsel menilai wajar investasinya di GOTO sebesar Rp83 per saham per 31 Maret 2025, yang merupakan penurunan signifikan dari penilaian Rp70 per saham pada periode yang sama tahun 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Korupsi Petral: Kejagung Buka Penyidikan Periode 2008-2015, Puluhan Saksi Diperiksa

Babak Baru Korupsi Petral: Kejagung Buka Penyidikan Periode 2008-2015, Puluhan Saksi Diperiksa

News | Rabu, 12 November 2025 | 21:54 WIB

GOTO Masih Belum Kasih Bocoran Agenda RUPSLB, Benarkah Patrick Walujo Diganti?

GOTO Masih Belum Kasih Bocoran Agenda RUPSLB, Benarkah Patrick Walujo Diganti?

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 17:16 WIB

Saham GOTO: Saham Diburu Asing, Kabar Terbaru Merger Grab, dan Isu Pergantian CEO

Saham GOTO: Saham Diburu Asing, Kabar Terbaru Merger Grab, dan Isu Pergantian CEO

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 06:57 WIB

Terkini

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB