Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Bitcoin Tertekan Menuju Level Kritis, Bearish atau Peluang Akumulasi Penguatan?

M Nurhadi

Senin, 17 November 2025 | 17:53 WIB
Harga Bitcoin Tertekan Menuju Level Kritis, Bearish atau Peluang Akumulasi Penguatan?
Warga melintas dengan latar logo Bitcoin di Terowongan Kendal. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin diperdagangkan sekitar US$95.000, kini berada di titik penentuan.
  • Dominasi Bitcoin menurun menjadi 59,37% dan Stochastic RSI menunjukkan crossover bearish.
  • Metrik fundamental MVRV Z-Score turun ke terendah 14 bulan, menandakan Bitcoin berada di wilayah undervalued historis.

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di sekitar US$95.000, sebuah level psikologis yang krusial.

Penurunan harga yang stabil belakangan ini telah menghapus keuntungan yang dikumpulkan sebelumnya, memaksa raja aset kripto ini berada di titik penentuan.

Pasar kini berada dalam kondisi menunggu langkah tegas dari investor besar untuk memutuskan apakah BTC akan mampu memulihkan diri atau justru melanjutkan tren penurunannya dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi pasar saat ini ditandai oleh melemahnya dominasi Bitcoin di pasar kripto global.

Dalam beberapa pekan terakhir, dominasi BTC terus menurun, menciptakan apa yang disebut sebagai divergensi bearish yang jelas, terutama terlihat pada indikator Stochastic RSI.

  1. Penurunan Dominasi: Dominasi Bitcoin saat ini tercatat di angka 59,37%, turun signifikan dari level 65,71% yang dicapai pada bulan Juni.
  2. Crossover Bearish: Bersamaan dengan penurunan dominasi, indikator Stochastic RSI mencatat adanya crossover bearish, di mana garis D bergerak di atas garis K. Secara teknis, ini mengindikasikan adanya pergeseran kekuatan pasar yang menguntungkan tekanan jual.

Divergensi ini, ditambah dengan kondisi Relative Strength Index (RSI) yang sebelumnya sempat memasuki wilayah overbought (jenuh beli), secara kolektif menunjukkan melemahnya momentum bullish (penguatan harga).

Secara historis, kondisi teknikal seperti ini sering kali mendahului adanya koreksi harga signifikan atau pembalikan tren.

Dengan momentum yang melemah, ketidakpastian di kalangan trader meningkat mengenai kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan level harganya saat ini.

Meskipun indikator momentum jangka pendek terlihat negatif, metrik fundamental jangka panjang memberikan sinyal yang berbeda, mengarah pada potensi pembalikan.

baca juga

Metrik MVRV Z-Score Bitcoin telah turun hingga mencapai titik terendah dalam 14 bulan terakhir.

MVRV Z-Score adalah metode yang digunakan untuk menilai apakah Bitcoin sedang diperdagangkan di atas atau di bawah nilai wajarnya (fair value) berdasarkan norma historis.

Penurunan ke titik terendah 14 bulan menunjukkan bahwa BTC saat ini berada di wilayah undervalued (di bawah nilai wajar).

Secara historis, kondisi undervalued sering menandai dimulainya fase akumulasi besar. Ketika MVRV Z-Score mencapai titik rendah serupa, investor jangka panjang biasanya mulai mengakumulasi aset secara besar-besaran, yang pada akhirnya akan mendukung pemulihan harga karena permintaan baru mulai masuk ke pasar.

Jika akumulasi ini meningkat di level harga saat ini, Bitcoin berpotensi mendapatkan momentum yang diperlukan untuk menstabilkan dan membalikkan tren penurunannya.

Dikutip via Pintu, Bitcoin saat ini diperdagangkan di US$95.040, berada di ambang level psikologis krusial. Penurunan harga menjadi semakin intensif setelah BTC menembus pola teknikal head and shoulders pada pekan lalu.

  • Risiko Bearish: Pola head and shoulders secara teknis merupakan formasi bearish yang menunjukkan potensi penurunan sebesar 13,6%, menempatkan target harga di US$89.407. Jika tekanan jual terus mendominasi, Bitcoin sangat mungkin tergelincir menuju US$90.000 dan mencapai target proyeksi tersebut. Kombinasi dominasi yang menurun dan crossover bearish memperkuat kemungkinan pergerakan ke bawah ini.
  • Peluang Bullish: Sisi sebaliknya, jika investor whale (investor besar) bertindak berdasarkan sinyal MVRV Z-Score dan mulai mengakumulasi pada level harga yang dinilai undervalued, Bitcoin bisa melakukan pemulihan (rebound) yang kuat menuju level US$100.000. Pemulihan yang berhasil melampaui level ini akan membatalkan tesis bearish dari pola head and shoulders, membuka jalan bagi harga untuk bergerak lebih dekat ke US$105.000.


Disclaimer: Artikel ini hanyalah analisis teknikal dan tidak dimaksudkan sebagai saran atau anjuran untuk investasi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial yang mungkin timbul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Tengah Ambruk, Investor Disarankan Ambil Langkah Ini

Harga Bitcoin Tengah Ambruk, Investor Disarankan Ambil Langkah Ini

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 07:38 WIB

3 Altcoin Diprediksi Bakal Meroket Pasca Penguatan Harga Bitcoin US$ 105.000

3 Altcoin Diprediksi Bakal Meroket Pasca Penguatan Harga Bitcoin US$ 105.000

Bisnis | Minggu, 16 November 2025 | 18:12 WIB

Historis Harga Bitcoin Naik 96 Persen Pasca Pembatalan Shutdown Pemerintah AS

Historis Harga Bitcoin Naik 96 Persen Pasca Pembatalan Shutdown Pemerintah AS

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 11:35 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×