Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Kementerian UMKM Buka-bukaan Harga Satu Balpres Baju Thrifting

Achmad Fauzi

Selasa, 18 November 2025 | 15:40 WIB
Kementerian UMKM Buka-bukaan Harga Satu Balpres Baju Thrifting
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Kementerian UMKM sedang mendiskusikan skema bisnis dengan pedagang Pasar Senen dan Gedebage untuk substitusi produk baju bekas menjadi produk UMKM lokal.
  • Kementerian UMKM ingin produk lokal menawarkan paket bisnis serupa dengan harga rata-rata Rp 5 juta per balpres agar pedagang tidak merugi.
  • Pemerintah telah mengurasi 1.300 merek lokal sebagai upaya tegas melarang penjualan thrifting demi kelangsungan usaha para pedagang di kedua pasar.

Suara.com - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tengah berusaha merayu pedagang Pasar Senen dan Gedebage untuk mengalihkan penjualan baju bekas atau thrifting jadi produk lokal atau UMKM.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan saat ini pihaknya tengah berdiskusi skema bisnis antara produk lokal dengan dua pasar tersebut.

Menurutnya, untuk membeli satu balpres para pedagang Pasar Senen dan Gedebage rata-rata mengeluarkan dana Rp 5 juta. Maka dari itu, Temmy ingin produk lokal juga memberikan skema bisnis yang sama kepada para pedagang Pasar Senen dan Gedebage.

Thrifting alias belanja baju bekas di Pasar Senen. (Fajar/Suara.com)
Thrifting alias belanja baju bekas di Pasar Senen. (Fajar/Suara.com)

"Cuma kan masalahnya berapa nilai nanti paket bisnisnya. Kalau sekarang mereka beli bal-bal, berapa sih teman-teman tahu nggak? Biasanya macam-macam ya," ujarnya saat ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

"Jadi, ada yang paketnya yang tipe A, tipe B, tipe C ya. Itu ada antara Rp 5, Rp 3 juta, Rp 2 jutaan. Sekarang kita ingin juga teman-teman brand lokal ini juga mau bikin paket yang seperti itu," sambungnya.

Temmy tidak mau peralihan produk dari thrifting menjadi produk lokal justru merugikan banyak para pedagang Pasar Senen. Maka dari itu, sebelum memang dialihkan ke produk lokal, harus ada hitungan-hitungan yang jelas.

"Mungkin paket 5 juta, dapet berapa kuantitinya, berapa variannya. Kita sedang bahas itu. Karena kan ini bisnis ya. Bisnis harus saling menguntungkan, tidak boleh saling merugikan. Yang pasti kita ingin barang-barang dari brand lokal ini semakin banyak dijual di pasar," ucapnya.

Selain itu, Temmy menambahkan, produk lokal yang dijajakan para pedagang Pasar Senen dan Gedebabe juga harus memang banyak dicari konsumen.

"Teman-teman yang menjual juga merasakan bahwa ini produknya bakalan jalan nih kalau dijual. Kan ujung-ujungnya masyarakat yang menilai. Produknya bakal jalan apa enggak pada saat ditawarkan. Kan begitu," imbuhnya.

baca juga

1.300 Merek Lokal Dikurasi

Sebelumnya, Menteri UMKM telah melakukan kurasi terhadap 1.300 merek lokal agar bisa memasok para pedagang di Pasar Senen maupun Gedebabe.

"Dan nanti dalam waktu dekat akan kita segera bicarakan dengan seluruh pedagang-pedagang baju-baju bekas kita untuk mendorong substitusinya," kata Maman.

Menurutnya, pemerintah melarang tegas penjualan baju-baju thrifting di dua pasar tersebut. Menurutnya, upaya ini agar para pedagang di dua pasar itu tetap bisa melakukan aktivitas dagang.

"Jadi, ini gimana caranya pengusaha-pengusaha ataupun perdagang-perdagang ini juga bisa tetap berlanjut aktivitas usahanya," pungkas Maman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas

BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:42 WIB

Bunga KUR Resmi Flat 6 Persen dan Batas Pengajuan Dihapus

Bunga KUR Resmi Flat 6 Persen dan Batas Pengajuan Dihapus

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:33 WIB

Pemerintah Mau Sulap Thrifting Pasar Senen dan Gedebage, 1.300 Merek Lokal Disiapkan

Pemerintah Mau Sulap Thrifting Pasar Senen dan Gedebage, 1.300 Merek Lokal Disiapkan

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:06 WIB

Terkini

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:32 WIB

×