- MAJU:ON Dialogue yang diinisiasi UD IMPACT dan SK Innovation E&S memperkuat kolaborasi startup energi hijau nasional.
- Forum ini bertujuan menyelaraskan inovasi startup dengan prioritas transisi energi serta tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia.
- Program MAJU:ON telah melibatkan 500 peserta, menghasilkan 137 ide bisnis, serta didukung solusi AI terintegrasi.
Suara.com - Upaya mempercepat transisi energi nasional tak hanya bergantung pada proyek besar pemerintah atau korporasi raksasa. Ekosistem startup kini mulai ikut mengerjakan proyek solusi energi hijau yang selaras dengan arah kebijakan nasional.
Hal itu tercermin dalam gelaran 'MAJU:ON Dialogue on Entrepreneurship, Powered by AI' yang diinisiasi UD IMPACT melalui kemitraan strategis dengan SK Innovation E&S.
Forum ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi jangka panjang antara pemerintah, sektor swasta, dan ekosistem startup. Tujuannya jelas untuk memastikan inovasi teknologi berbasis startup berjalan seiring dengan prioritas nasional Indonesia di bidang energi dan keberlanjutan lingkungan, termasuk kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
CEO UD IMPACT, Jeongheon Kim, menyatakan Indonesia menjadi titik strategis dalam perjalanan global perusahaan tersebut.
![Ilustrasi Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan. [Dok Pertamina NRE].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/20/91073-ilustrasi-transisi-energi-energi-terbarukan.jpg)
"Melalui MAJU:ON Indonesia 2025, kami menyaksikan secara langsung potensi luar biasa dan semangat inovasi generasi muda Indonesia," ujar Jeongheon seperti dikutip, Selasa (17/2/2026).
"Bersama mitra seperti SK Innovation E&S, kami berkomitmen mendukung para wirausahawan secara intensif di setiap tahapan, agar mereka tidak hanya siap tumbuh di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global," sambungnya.
Sebagai mitra industri utama, SK Innovation E&S membawa keahlian dalam transisi energi dan inovasi berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan kebijakan energi nasional dengan solusi konkret dari pelaku startup.
Melalui MAJU:ON, UD IMPACT menyediakan platform yang menghubungkan startup dengan pejabat pemerintah, investor, dan pemangku kepentingan industri. Dukungan yang diberikan mencakup pengembangan ide dan pelatihan, validasi pasar, penguatan jejaring ekosistem, hingga akses koneksi investasi.
Dialog tersebut juga menjadi ruang strategis bagi pembuat kebijakan untuk menyampaikan ekspektasi serta rekomendasi praktis secara langsung kepada para inovator. Dengan demikian, inovasi yang lahir dari ekosistem startup dapat bergerak seiring dengan kebutuhan pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung transisi energi.
Baca Juga: PLN Mobile dan Ekosistem EV: Jalan Baru Layanan Kelistrikan di Era Transisi Energi
Sejak dimulai tahun lalu dan berlanjut pada tahun ini, MAJU:ON telah melibatkan lebih dari 500 peserta muda dan menghasilkan 137 ide bisnis inovatif. Ke depan, program ini akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi fase berikutnya, termasuk memastikan keselarasan yang lebih kuat antara inovasi sektor swasta dan arah kebijakan energi serta lingkungan Indonesia.
Selain itu, UD IMPACT juga mendorong pendekatan terintegrasi berbasis AI melalui AI Coaching Solutions. Pendekatan ini mempromosikan pembelajaran bisnis berbasis data guna membantu wirausahawan mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan kesiapan eksekusi, serta membangun model bisnis yang responsif terhadap kebutuhan pasar dan tantangan pembangunan.
Dengan model kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi AI, MAJU:ON diharapkan menjadi katalis lahirnya startup energi hijau yang tidak hanya inovatif, tetapi juga selaras dengan peta jalan transisi energi Indonesia.