Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

10 Aplikasi Saham di Indonesia, Mulai dari Fee Paling Murah dan Fitur Lengkap

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 23 November 2025 | 05:55 WIB
10 Aplikasi Saham di Indonesia, Mulai dari Fee Paling Murah dan Fitur Lengkap
ARSIP - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kini investasi saham bukan lagi hal yang rumit atau hanya diperuntukkan bagi kalangan elit. Dengan bermodalkan smartphone, siapa saja bisa mulai membeli kepemilikan di perusahaan-perusahaan besar.

Namun, langkah pertama yang paling krusial adalah memilih sekuritas atau aplikasi yang tepat, aman, dan memiliki biaya transaksi yang bersahabat.

Pastikan aplikasi yang Anda pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dana Anda aman.

Berikut adalah 10 rekomendasi aplikasi saham populer di Indonesia beserta rincian kisaran biayanya.

1. Ajaib (Ajaib Sekuritas)

Ajaib menjadi favorit di kalangan milenial dan Gen Z karena antarmukanya yang sangat ramah pengguna (user-friendly). Proses pendaftarannya 100% online dan sangat cepat. Ajaib juga sering memberikan promosi berupa biaya broker yang lebih murah untuk pengguna baru.

  • Fee Beli: Mulai dari 0,10% - 0,15% (tergantung nilai transaksi).
  • Fee Jual: Mulai dari 0,20% - 0,25%.
  • Minimum Deposit: Tidak ada (Rp0).

2. IPOT (Indo Premier Sekuritas)

IPOT adalah salah satu pelopor aplikasi saham modern di Indonesia. Fiturnya sangat lengkap, mulai dari data fundamental hingga charting yang canggih untuk teknikal. Keunggulan utamanya adalah tidak adanya minimal deposit, sehingga sangat cocok untuk mahasiswa atau pemula.

  • Fee Beli: 0,19%.
  • Fee Jual: 0,29%.
  • Minimum Deposit: Tidak ada (Rp0).

3. Stockbit (Mahakarya Artha Sekuritas)

Awalnya, Stockbit adalah forum sosial bagi investor saham. Kini, Stockbit telah menjadi aplikasi sekuritas yang terintegrasi.

Keunggulannya ada pada fitur "Stream" di mana Anda bisa berdiskusi dengan investor lain, serta fitur analisis keuangannya yang sangat mendalam.

  • Fee Beli: 0,15%.
  • Fee Jual: 0,25%.
  • Minimum Deposit: Tidak ada (Rp0).

4. Mirae Asset (Neo HOTS)

Jika Anda berniat menjadi seorang trader aktif (jual-beli harian), Mirae Asset sering dianggap sebagai "rajanya". Aplikasi ini memiliki nilai transaksi harian tertinggi di Indonesia. Sistemnya sangat stabil dan cepat, meski tampilannya mungkin sedikit rumit bagi pemula.

  • Fee Beli: 0,15%.
  • Fee Jual: 0,25%.
  • Minimum Deposit: Biasanya Rp10.000.000 (namun sering ada promo pembukaan akun dengan deposit lebih kecil, misal Rp100.000 saat event tertentu).

5. SimInvest (Sinarmas Sekuritas)

Aplikasi ini belakangan naik daun karena kemitraannya dengan selebriti internasional. SimInvest menawarkan tampilan yang segar dan sistem perolehan poin (StarPoin) yang bisa ditukarkan. Aplikasi ini juga sangat ringan digunakan.

  • Fee Beli: 0,14% (salah satu yang termurah).
  • Fee Jual: 0,24%.
  • Minimum Deposit: Tidak ada (Rp0).

6. BIONS (BNI Sekuritas)

BIONS adalah aplikasi andalan dari BNI Sekuritas. Selain saham, Anda juga bisa membeli Reksadana dan Obligasi (SBN) dalam satu aplikasi. Fitur riset dan berita pasarnya cukup update untuk membantu pengambilan keputusan.

  • Fee Beli: 0,17%.
  • Fee Jual: 0,27%.
  • Minimum Deposit: Rp1.000.000 (Reguler).

7. MOST (Mandiri Sekuritas)

Didukung oleh salah satu bank terbesar di Indonesia, MOST menawarkan keamanan dan kenyamanan. Aplikasi ini sangat cocok bagi Anda yang sudah menjadi nasabah Bank Mandiri karena integrasi rekening dananya sangat mudah.

  • Fee Beli: 0,18%.
  • Fee Jual: 0,28%.
  • Minimum Deposit: Mahasiswa (Rp2.000.000), Umum (Rp5.000.000), Kebijakan ini dapat berubah sewaktu-waktu.

8. POEMS (Phillip Sekuritas)

Phillip Sekuritas terkenal dengan fitur ProStocks yang canggih. Salah satu kelebihan uniknya adalah fitur SmartSafe, yang memungkinkan Anda melakukan stop loss atau profit taking secara otomatis, sehingga Anda tidak perlu memantau layar seharian.

  • Fee Beli: 0,18%.
  • Fee Jual: 0,28%.
  • Minimum Deposit: Rp500.000 (Umum), Rp100.000 (Mahasiswa).

9. MotionTrade (MNC Sekuritas)

Aplikasi dari MNC Group ini memiliki fitur unik berupa Voice Command, di mana Anda bisa memberi perintah suara untuk melihat harga saham. Riset harian dari tim MNC juga dikenal cukup tajam dan sering menjadi acuan para trader.

  • Fee Beli: 0,18%.
  • Fee Jual: 0,28%.
  • Minimum Deposit: Rp100.000.

10. BRIGHTS (BRI Danareksa Sekuritas)

Aplikasi ini merupakan pembaharuan dari sistem lama Danareksa. Dengan dukungan BRI, aplikasi ini menjanjikan kestabilan. Tampilannya cukup profesional dan menyediakan data pasar yang komprehensif.

  • Fee Beli: 0,17%.
  • Fee Jual: 0,27%.
  • Minimum Deposit: Umumnya Rp100.000.

Investasi saham adalah perjalanan jangka panjang. Pilihlah "kendaraan" (aplikasi) yang paling nyaman bagi Anda agar konsisten dalam berinvestasi demi masa depan finansial yang lebih baik.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabar Incar PDRB Rp4.000 Triliun dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jabar Incar PDRB Rp4.000 Triliun dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 22:44 WIB

Fakta-fakta RPP Demutualisasi BEI yang Disiapkan Kemenkeu

Fakta-fakta RPP Demutualisasi BEI yang Disiapkan Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:51 WIB

Tembus Rp204 Triliun, Pramono Klaim Jakarta Masih Jadi Primadona Investasi Nasional

Tembus Rp204 Triliun, Pramono Klaim Jakarta Masih Jadi Primadona Investasi Nasional

News | Jum'at, 21 November 2025 | 19:38 WIB

Terkini

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB