Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Permata Bank Klaim Telah Turunkan Bunga Kredit, Tapi Hanya Segmen Tertentu

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 23 November 2025 | 13:35 WIB
Permata Bank Klaim Telah Turunkan Bunga Kredit, Tapi Hanya Segmen Tertentu
Permata Bank
  • Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan menjadi 4,75 persen dan meminta bank segera menurunkan suku bunga kredit mereka.
  • Permata Bank telah menurunkan suku bunga untuk kredit modal usaha dan terus mengamati tren pasar untuk penyesuaian lebih lanjut.
  • Gubernur BI mempertimbangkan pemangkasan suku bunga acuan lanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lebih tinggi.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) meminta agar perbankan untuk segera menurunkan suku bunga kreditnya. Lantaran, BI sudah memangkas suku bunga acuan atau BI Rate sebanyak 150 basis poin hingga mencapai 4,75 persen, angka terendah sejak 2022.

Division Head Consumer Lending Permata Bank, Haryanto mengatakan turut menurunkan suku bunga kredit di segmen tertentu. 

Pihaknya, terus mengamati tren suku bunga yang ada di pasar dan bakal melakukan penyesuaian jika memang diperlukan.

"Kalau dari kami, kami terus mengamati tren untuk suku bunga yang ada di market," ujar Haryanto saat konferensi pers pameran otomotif GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di Indonesia Convention Exhibition BSD, Jumat (21/11/2025). 

Simulasi Kredit Toyota Innova (freepik)
Simulasi Kredit Toyota Innova (freepik)

Dia mengatakan saat ini, Permata Bank sudah mulai menurunkan suku bunga kredit untuk jenis kredit modal usaha. Salah satunya  ada beberapa sektor kredit yang dilakukan adjustmentsesuai tren penurunan suku bunga acuan.

"Tergantung dari segmen masing-masing dan termasuk juga tergantung dari tingkat penurunan yang terjadi. Jadi, tidak bisa dipukul rata semua sama. Tapi, dari berbagai segmen itu, kami melakukan penyesuaian dan review secara menyeluruh," jelasnya.

Alasan Gubernur BI Minta Bank Turunkan Bunga

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan masih membuka opsi untuk melakukan pemangkasan suku bunga acuan atau BI Rate ke depannya.

Perry menjelaskan keputusan tersebut nantinya akan mempertimbangkan dua hal. Pertama, dengan prakiraan inflasi 2025 dan 2026 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen.

Kedua, perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Pasalnya, ekonomi RI saat ini masih di bawah kapasitas nasional, sehingga suku bunga acuan perlu diturunkan agar perekonomian terakselerasi.

"Oleh karena itu, mengenai arah suku bunga, penurunan suku bunga acuan ke depan, ya memang ada ruang penurunan suku bunga acuan BI lebih lanjut,” bebernya.

Saat ini, BI terus berkoordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terkait dengan pemberian spesial rate untuk suku bunga deposito.

Selain itu, dia menyebutkan, BI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk mendorong permintaan kredit dari sektor riil.

Adapun pada Oktober 2025, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 7,36 persen. Posisi ini melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 7,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Beredar M2 RI Melambat di Oktober 2025: Likuiditas Makin Ketat?

Uang Beredar M2 RI Melambat di Oktober 2025: Likuiditas Makin Ketat?

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 13:16 WIB

Aliran Modal Asing Rp 2,29 Triliun Deras Masuk ke RI pada Pekan ke-3 November, Ke Mana Saja?

Aliran Modal Asing Rp 2,29 Triliun Deras Masuk ke RI pada Pekan ke-3 November, Ke Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 09:27 WIB

Permata Bank Targetkan Raup Rp 100 Miliar dari GJAW 2025

Permata Bank Targetkan Raup Rp 100 Miliar dari GJAW 2025

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:10 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB