Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Bikin Dolar Amerika Tertekan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 26 November 2025 | 10:06 WIB
Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Bikin Dolar Amerika Tertekan
Ilustrasi Nilai tukar Rupiah pada Dolar. [Ist]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,04 persen pada Rabu (26/11/2025) dibuka pada level Rp 16.649 per Dolar Amerika Serikat.
  • Penguatan Rupiah didorong faktor global mengenai ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed Desember.
  • Faktor domestik berasal dari harapan Prabowo agar APBN 2027 atau 2028 tidak lagi mengalami defisit.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah terus berada di zona hijau pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah di pasar Rabu (26/11/2025) dibuka di level Rp 16.649 dolar Amerika Serikat (AS).

Tentunya, Rupiah terus bangkit 0,04 persen dibanding penutupan pada Selasa  yang berada di level Rp 16.657 per Dolar AS.  

Beberapa mata uang Asia menunjukkan fluktuatif terhadap Dolar.

Won Korea Selatan menjadi mata uang yang paling tinggi melonjak 0,47 persen.

Diikuti Ringgit Malaysia juga  melesat 0,08 persen.

Berikutnya, Baht Thailand yang terapresiasi 0,02 persen. Disusul, Dolar Taiwan yang menguat 0,32  persen.

Lalu, Dolar Singapura yang sama-sama menanjak 0,01 persen. Diikuti oleh Peso Filipina yang akhirnya menghijau 0,14 persen. 

Sedangkan, Dolar Hongkong merosot 0,02 persen.  Selanjutnya ada Yen Jepang yang terkoreksi 0,11 persen dan Yuan China melemah tipis 0,1 persen.

Ilustrasi Yuan. [Shutterstock]
Ilustrasi Yuan. [Shutterstock]

Dalam hal ini, Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan Rupiah ini disebabkan oleh dua faktor, yakni dari global maupun domestik. 

baca juga

Salah satunya, faktor global mengenai sentimen pelaku pasar tampaknya yakin bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan Desember seiring terus mengalirnya data ekonomi AS. 

Hal tersebut terlihat dari komentar dovish para pejabat Federal Reserve yang meningkatkan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan bulan Desember.

"Saat ini Pelaku pasar bersiap untuk data ekonomi AS terbaru untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan moneter," bebernya.

Selain itu, AS dan Ukraina terlihat bekerja sama dalam kesepakatan damai Rusia. Para pejabat AS dan Ukraina terlihat bekerja sama untuk menyusun rencana komprehensif guna mengakhiri perang dengan Rusia, menurut laporan pada hari Senin. 

Keduanya juga mengumumkan rencana yang telah direvisi setelah perundingan damai di Jenewa pada hari Minggu, meskipun hanya sedikit detail yang dibagikan. 

Washington awal bulan ini telah mengungkapkan rencana 28 poin yang bertujuan untuk mengakhiri perang, meskipun proposal tersebut dikritik karena sangat condong ke kepentingan Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kalah dari Semua Mata Uang Asia, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Rupiah Kalah dari Semua Mata Uang Asia, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 15:48 WIB

Waduh, Rupiah Jadi Paling Lemah di Asia Lawan Dolar Amerika Serikat

Waduh, Rupiah Jadi Paling Lemah di Asia Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 09:47 WIB

Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat

Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 21:36 WIB

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 19:32 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 16:29 WIB

BI Sebut Redenominasi Butuh Persiapan Lama

BI Sebut Redenominasi Butuh Persiapan Lama

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 15:33 WIB

Terkini

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini Cara Meluluhkannya

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini Cara Meluluhkannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Wajib Halal 18 Oktober, Biaya UMKM Terancam Bengkak 40%

Wajib Halal 18 Oktober, Biaya UMKM Terancam Bengkak 40%

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

×