Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 12 November 2025 | 21:36 WIB
Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat
Ilustrasi redenominasi (freepik)
  • World Gold Council (WGC) melihat redenominasi Rupiah dapat berdampak positif.
  • Redenominasi, meski nilai riil aset tidak berubah, bisa memberi sinyal inflasi terkendali, meningkatkan kepercayaan investor dan ekonomi.
  • Rancangan UU Redenominasi Rupiah ditargetkan rampung 2027.

Suara.com - Rencana redenominasi Rupiah yang sedang digagas oleh Pemerintah Indonesia mendapat sorotan dari lembaga global, salah satunya World Gold Council (WGC).

WGC melihat adanya peluang bahwa kebijakan pemangkasan angka nol pada mata uang ini dapat berdampak positif terhadap minat investasi emas di Tanah Air, meskipun efek tersebut diakui bersifat tidak langsung.

Shaokai Fan, Head of Asia Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks WGC, menjelaskan dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (12/11/2025), bahwa secara fundamental, redenominasi hanya memangkas angka nol dari nominal harga barang atau aset. Dengan demikian, nilai riil aset, termasuk emas, tetap tidak mengalami perubahan.

Meski nilai fundamental aset tidak berubah, Shaokai Fan menyoroti potensi dampak sekunder dari kebijakan redenominasi mata uang yang dapat mengarah pada pergerakan pasar yang positif, khususnya bagi aset seperti emas.

“Mungkin akan ada efek sekunder di mana investor akan lebih percaya diri terhadap Indonesia sehingga menarik lebih banyak investasi masuk. Karena (redenominasi) bisa menjadi sinyal bahwa inflasi Indonesia makin dalam kendali,” ujar Shaokai Fan.

Menurutnya, bila indikasi inflasi yang makin terkendali ini terwujud, pertumbuhan ekonomi nasional akan turut terkerek naik.

Progres ekonomi inilah yang pada akhirnya dapat meningkatkan permintaan dan minat terhadap emas di masa mendatang.

Shaokai Fan menekankan, "Tapi ini hubungan sekunder, atau bahkan tersier, antara redenominasi dengan permintaan terhadap emas.”

Dikutip via Antara, rencana redenominasi Rupiah merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) saat ini tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dengan target rampung pada tahun 2027, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025.

PMK tersebut menjelaskan urgensi pembentukan RUU Redenominasi, antara lain untuk:

  1. Mencapai efisiensi perekonomian dan peningkatan daya saing nasional.
  2. Menjaga kesinambungan perkembangan ekonomi.
  3. Menjaga nilai Rupiah yang stabil serta memelihara daya beli masyarakat.
  4. Meningkatkan kredibilitas Rupiah di tingkat global.

Meskipun demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kebijakan redenominasi tidak akan dilakukan dalam waktu dekat (tidak tahun ini maupun tahun depan), sebab kewenangan implementasi berada di tangan bank sentral.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa implementasi redenominasi akan dilakukan dengan sangat hati-hati, dengan mempertimbangkan waktu yang tepat.

Faktor utama yang menjadi perhatian BI adalah stabilitas politik, ekonomi, sosial, serta kesiapan teknis mencakup aspek hukum, logistik, dan teknologi informasi.

Ramdan Denny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI, menegaskan bahwa, “Bank Indonesia akan tetap fokus menjaga stabilitas nilai rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi selama proses redenominasi berlangsung.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 19:32 WIB

BSI Akhirnya Kantongi Izin Simpanan Emas dari OJK

BSI Akhirnya Kantongi Izin Simpanan Emas dari OJK

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 17:07 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 16:29 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB