Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat

M Nurhadi

Rabu, 12 November 2025 | 21:36 WIB
Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat
Ilustrasi redenominasi (freepik)
baca 10 detik
  • World Gold Council (WGC) melihat redenominasi Rupiah dapat berdampak positif.
  • Redenominasi, meski nilai riil aset tidak berubah, bisa memberi sinyal inflasi terkendali, meningkatkan kepercayaan investor dan ekonomi.
  • Rancangan UU Redenominasi Rupiah ditargetkan rampung 2027.

Suara.com - Rencana redenominasi Rupiah yang sedang digagas oleh Pemerintah Indonesia mendapat sorotan dari lembaga global, salah satunya World Gold Council (WGC).

WGC melihat adanya peluang bahwa kebijakan pemangkasan angka nol pada mata uang ini dapat berdampak positif terhadap minat investasi emas di Tanah Air, meskipun efek tersebut diakui bersifat tidak langsung.

Shaokai Fan, Head of Asia Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks WGC, menjelaskan dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (12/11/2025), bahwa secara fundamental, redenominasi hanya memangkas angka nol dari nominal harga barang atau aset. Dengan demikian, nilai riil aset, termasuk emas, tetap tidak mengalami perubahan.

Meski nilai fundamental aset tidak berubah, Shaokai Fan menyoroti potensi dampak sekunder dari kebijakan redenominasi mata uang yang dapat mengarah pada pergerakan pasar yang positif, khususnya bagi aset seperti emas.

“Mungkin akan ada efek sekunder di mana investor akan lebih percaya diri terhadap Indonesia sehingga menarik lebih banyak investasi masuk. Karena (redenominasi) bisa menjadi sinyal bahwa inflasi Indonesia makin dalam kendali,” ujar Shaokai Fan.

Menurutnya, bila indikasi inflasi yang makin terkendali ini terwujud, pertumbuhan ekonomi nasional akan turut terkerek naik.

Progres ekonomi inilah yang pada akhirnya dapat meningkatkan permintaan dan minat terhadap emas di masa mendatang.

Shaokai Fan menekankan, "Tapi ini hubungan sekunder, atau bahkan tersier, antara redenominasi dengan permintaan terhadap emas.”

Dikutip via Antara, rencana redenominasi Rupiah merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

baca juga

RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) saat ini tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dengan target rampung pada tahun 2027, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025.

PMK tersebut menjelaskan urgensi pembentukan RUU Redenominasi, antara lain untuk:

  1. Mencapai efisiensi perekonomian dan peningkatan daya saing nasional.
  2. Menjaga kesinambungan perkembangan ekonomi.
  3. Menjaga nilai Rupiah yang stabil serta memelihara daya beli masyarakat.
  4. Meningkatkan kredibilitas Rupiah di tingkat global.

Meskipun demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kebijakan redenominasi tidak akan dilakukan dalam waktu dekat (tidak tahun ini maupun tahun depan), sebab kewenangan implementasi berada di tangan bank sentral.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa implementasi redenominasi akan dilakukan dengan sangat hati-hati, dengan mempertimbangkan waktu yang tepat.

Faktor utama yang menjadi perhatian BI adalah stabilitas politik, ekonomi, sosial, serta kesiapan teknis mencakup aspek hukum, logistik, dan teknologi informasi.

Ramdan Denny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI, menegaskan bahwa, “Bank Indonesia akan tetap fokus menjaga stabilitas nilai rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi selama proses redenominasi berlangsung.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 19:32 WIB

BSI Akhirnya Kantongi Izin Simpanan Emas dari OJK

BSI Akhirnya Kantongi Izin Simpanan Emas dari OJK

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 17:07 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 16:29 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×