Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Biar Masyarakat Tak Mudah Tertipu Soal Keuangan, Pemerintah Bentuk Lembaga Baru DNKI

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 28 November 2025 | 12:59 WIB
Biar Masyarakat Tak Mudah Tertipu Soal Keuangan, Pemerintah Bentuk Lembaga Baru DNKI
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kantornya pada Senin (13/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Koordinator Perekonomian menyatakan inklusi keuangan Indonesia mencapai 92,7 persen, disampaikan usai pertemuan di Istana Negara, 27 November 2025.
  • Tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru 66,64 persen, meskipun klaimnya lebih tinggi dari rata-rata negara OECD.
  • Pemerintah akan fokus meningkatkan literasi melalui edukasi berkelanjutan dan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan capaian keterjangkauan layanan keuangan atau inklusi keuangan Indonesia yang kini telah mencapai 92,7 persen.

Namun, raihan itu berbanding terbalik dengan tingkat pemahaman masyarakat layanan keuangan atau literasi keuangan masih di angka 66,64 persen.

Airlangga menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan Ratu Maxima, UN Secretary-General’s Special Advocate for Financial Health, di Istana Negara, Kamis (27/11/2025).

"Inklusi keuangan di Indonesia sudah 92,7 persen, namun dari tingkat literasi baru 66,64 persen," ujar Airlangga.

Suasana saat acara edukasi keuangan bertema Guru Jago Financial di Jakarta, Kamis (9/10/2025). [Handout]
Suasana saat acara edukasi keuangan bertema Guru Jago Financial di Jakarta, Kamis (9/10/2025). [Handout]

Meski masih rendah, ia mengklaim angka literasi keuangan tersebut masih relatif tinggi di tingkat global. 

“Namun angka 66,64 persen literasi ini sudah lebih tinggi daripada rata-rata negara OECD terkait literasi keuangannya," ungkapnya.

Airlangga memaparkan pemerintah terus mendorong perluasan akses rekening bagi jutaan keluarga di Indonesia. Hal ini juga disebutnya merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak Presiden juga melihat dan mendengarkan, serta menyampaikan bahwa dengan 88,7 juta rumah tangga di seluruh Indonesia, itu yang ada didorong untuk memiliki rekening," imbuhnya.

Ia menyebut edukasi keuangan bakal menjadi perhatian pemerintah ke depan. Dengan demikian, literasi keuangan masyarakat akan meningkat. 

“Didorong agar edukasi mengenai literasi keuangan dilaksanakan terus-menerus,” ujar Airlangga.

Pemerintah juga menyiapkan langkah kelembagaan baru untuk memperkuat agenda literasi keuangan nasional. Airlangga menyatakan Presiden meminta pembentukan dewan khusus. 

"Bapak Presiden meminta agar dibentuk Dewan Nasional terkait kesejahteraan keuangan ataupun Financial Health ini," ungkapnya.

Dewan tersebut akan melengkapi Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI). Menurut Airlangga, keberadaan lembaga itu diharapkan memperkuat penyediaan data keuangan yang lebih terbuka.

"Ini akan melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk di dalamnya untuk mempersiapkan data keuangan yang bisa terbuka atau open data keuangan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Yakin Demo Akan Berkurang, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6% Tahun Depan

Purbaya Yakin Demo Akan Berkurang, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6% Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 11:26 WIB

Ratu Maxima Berikan Tips Pengelolaan Keuangan

Ratu Maxima Berikan Tips Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 08:34 WIB

Serapan Baru 70 Persen, Belanja Pemerintah Dikebut di 1 Bulan Terakhir 2025

Serapan Baru 70 Persen, Belanja Pemerintah Dikebut di 1 Bulan Terakhir 2025

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 21:11 WIB

Terkini

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB