Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 01 Desember 2025 | 12:17 WIB
Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi. [Suara.com/Rina Anggraeni].
baca 10 detik
  • OJK mengidentifikasi penipuan tiket murah menjelang akhir tahun menyebabkan banyak kerugian finansial pada masyarakat.
  • Pelaku meyakinkan korban menggunakan dokumen palsu seperti KTP setelah korban mengklik tautan tiket murah tersebut.
  • Masyarakat diimbau agar selalu waspada terhadap panggilan tidak dikenal dan tidak memberikan data pribadi atau kata sandi.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan masih banyak masyarakat yang terkena modus penipuan keuangan. Salah satunya promo tiket murah yang marak di akhir tahun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan modus pelaku ini memberikan tautan promo tiket murah. Tentunya tautan itu ternyata adalah penipuan.

"Menjelang akhir tahun, tiket murah itu  banyak sekali korbannya. Dan orang itu bisa dengan secara meyakinkan ngirim wadah dirinya dengan KTP-nya dia, which is itu fake semua, palsu semua," ujarnya di Auditorium CSIS, Gedung Pakarti Center, Senin (1/12/2025).

Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)
Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)

Wanita yang akrab disapa Kiki ini melanjutkan dengan membuka tautan harga tiket murah itu membuat masyarakat banyak kehilangan uang. Sebab, banyak masyarakat sudah terlanjur membayar padahal tautan harga tiket murah itu adalah scam.

"Itu gampang sekali di-create. Dan banyak sekali yang melaporkan kehilangan uang karena men-transfer, sudah terlaju men-transfer membeli tiket-tiket murah yang ternyata itu semua scam. Jadi tolong tutup juga teman-tema," bebernya.

Kiki memberikan saran agar masyarakat harus mengenali modus-modus penipuan yang banyak terjadi. Salah satunya, tidak memberikan data pribadi meskipun ada yang menyamar sebagal pemerintah atau lainnya.

"Jadi itu juga terus hati-hati. Jadi intinya teman-teman, intinya ya, saya kasih tips ya.Yang pertama, kalau ada orang menelpon, masyarakat, teman-teman juga, misalnya menelpon saya dari Dirjen Pajak, Direktur Dirjen Pajak, saya dari Dukcapil, saya dari bank, saya dari mana. Kita terima kasih informasi ya, tutup saja teleponnya," katanya.

Lalu, tingkatkan kewaspadaan jika mendapat panggilan atau pesan dari orang tidak dikenal. Termasuk memberikan kode password ke akun rekening Anda.

"Jadi artinya gini,kalau kita melakukan sesuatu yang mau menyetor uang keluar, itu pikir dua kali, tiga kali, sepuluh kali, bener nggak nih yang saya kirim keluar. Jangan sukarela memberikan nama, nomor rekening, password kita dan sebagainya. Itu hati-hatii," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Dana Pensiunan untuk Atlit dan Pelatih, OJK: Itu Sangat Mungkin

Rencana Dana Pensiunan untuk Atlit dan Pelatih, OJK: Itu Sangat Mungkin

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 10:45 WIB

Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK

Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK

Bisnis | Minggu, 30 November 2025 | 13:43 WIB

Diskon 20 Persen Tiket Kapal PELNI Mulai Diburu, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

Diskon 20 Persen Tiket Kapal PELNI Mulai Diburu, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Pakar Hukum Soroti Fenomena Trial by Press dalam Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Pakar Hukum Soroti Fenomena Trial by Press dalam Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla

Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Sindir Pemerintah soal Karhutla, Enter Nusantara Demo Sambil Joget

Sindir Pemerintah soal Karhutla, Enter Nusantara Demo Sambil Joget

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Hercules Geruduk ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Nusron Wahid

Hercules Geruduk ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Nusron Wahid

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya

Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:32 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:26 WIB

×