Lonjakan Impor Baju Bekas Sentuh 3.600 Ton, Menteri UMKM: Lapangan Kita Dibanjiri Barang Thrifting

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 Desember 2025 | 07:46 WIB
Lonjakan Impor Baju Bekas Sentuh 3.600 Ton, Menteri UMKM: Lapangan Kita Dibanjiri Barang Thrifting
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Menteri UMKM Maman Abdurrahman memaparkan lonjakan tajam impor baju bekas ke Indonesia hingga 3.600 ton pada 2024.
  • Volume impor baju bekas yang besar ini menekan daya saing signifikan bagi sektor UMKM fesyen lokal di pasar domestik.
  • Pemerintah memprioritaskan pengetatan keran impor di hulu untuk menciptakan persaingan yang adil bagi UMKM Indonesia.

Suara.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengungkap lonjakan drastis impor baju bekas yang masuk ke Indonesia dalam empat tahun terakhir.

Ia menegaskan, kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama UMKM sektor fesyen kian tertekan dan sulit bersaing di pasar domestik.

Dalam paparannya dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Maman membeberkan data impor pakaian bekas yang meningkat tajam tahun ke tahun.

“Baju impor bekas tahun 2021 yang masuk ke Indonesia 7 ton. 2022 yang masuk ke Indonesia 12 ton. 2023 yang masuk ke Indonesia masih sama 12 ton. 2024 baju-baju impor bekas itu yang masuk ke Indonesia 3.600 ton,” beber Maman di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Kenaikan tersebut disebutnya sangat mengkhawatirkan, terlebih karena volume impor pada 2024 melonjak ratusan kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dibayangkan itu peningkatannya sangat signifikan dari 12 ton di tahun 2023, 2024 naik 3.600 ton,” ujarnya.

Maman menambahkan, tren itu masih berlanjut pada 2025. Hingga Agustus tahun ini, jumlah baju bekas impor yang masuk ke Indonesia kembali mencapai angka besar.

Polemik perdagangan pakaian bekas impor atau thrifting kembali memanas. (Suara.com/Rochmat)
Polemik perdagangan pakaian bekas impor atau thrifting kembali memanas. (Suara.com/Rochmat)

“2025 per Agustus kemarin 1.800 ton masuk lagi. Itu membanjiri market domestik kita,” ucapnya.

Lonjakan drastis tersebut, menurut Maman, menjadi bukti bahwa pasar dalam negeri kini dibebani produk thrifting dalam skala besar.

baca juga

Ia menilai, kondisi itu membuat UMKM lokal kehilangan ruang bertarung secara adil.

“Selama lapangannya belum bisa disterilisasi, nggak akan mungkin UMKM bisa survive,” kata dia.

Maman menegaskan bahwa pemerintah kini menjadikan isu tersebut sebagai prioritas.

Ia menyebut, langkah penutupan keran impor di hulu akan diperketat untuk mengurangi masuknya pakaian bekas secara ilegal maupun semi-legal.

“Makanya kalau nanti lihat dalam waktu satu bulan ini, kita tegas tuh, di hulu tuh kita tutup semua. Supaya apa? Supaya ada playing fair dalam pertarungan di Indonesia ini,” jelasnya.

Maman juga mengaitkan persoalan thrifting ini dengan dominasi produk luar negeri yang ia nilai telah merambah hampir semua kategori fesyen.

“Semua itu sekarang didominasi produk itu semua, itu mayoritas semua produk dari luar. Hampir nggak ada tuh produk UMKM yang memang dia bisa survive,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa langkah penertiban ini bukan semata untuk membatasi perdagangan, tetapi untuk memulihkan kondisi pasar agar UMKM kembali memperoleh ruang bersaing yang adil.

“Jadi nggak akan mungkin kalau lapangan tidak disterilisasi, tapi kita bisa menciptakan produk-produk unggulan kita di tanah air ini,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilarang Purbaya, Shopee Blokir Ratusan Ribu Produk Thrifting

Dilarang Purbaya, Shopee Blokir Ratusan Ribu Produk Thrifting

Tekno | Jum'at, 07 November 2025 | 20:56 WIB

Menteri UMKM Tuding Bea Cukai sebagai Biang Kerok Lolosnya Pakaian Bekas Impor

Menteri UMKM Tuding Bea Cukai sebagai Biang Kerok Lolosnya Pakaian Bekas Impor

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:53 WIB

Menkeu Purbaya Balas Protes Pedagang Thrifting: Harga Murah Tapi Merusak Industri Kita

Menkeu Purbaya Balas Protes Pedagang Thrifting: Harga Murah Tapi Merusak Industri Kita

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:51 WIB

Menkeu Purbaya Mau Tangkap Pelaku Bisnis Thrifting

Menkeu Purbaya Mau Tangkap Pelaku Bisnis Thrifting

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 07:59 WIB

Menkeu Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Ancam Thrifting di Pasar Senen?

Menkeu Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Ancam Thrifting di Pasar Senen?

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 14:36 WIB

Menteri Maman Kena Sentil Menkeu Purbaya Gara-gara Hal Ini!

Menteri Maman Kena Sentil Menkeu Purbaya Gara-gara Hal Ini!

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:55 WIB

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:54 WIB

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:50 WIB

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

News | Senin, 02 November 2026 | 18:49 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

×