Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Rosan Tunjuk Purbaya Usai Sebut Kerjaan Kementerian Investasi Berantakan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Desember 2025 | 20:26 WIB
Rosan Tunjuk Purbaya Usai Sebut Kerjaan Kementerian Investasi Berantakan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menegaskan bahwa kondisi investasi nasional berada pada jalur yang benar, membantah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menilai investasi Indonesia masih “berantakan”. Foto ist
  • Rosan bantah kritik Purbaya soal investasi RI berantakan.

  • Realisasi investasi 75,3% atau Rp1.400 triliun.

  • PP 28/2025 dan fiktif positif tingkatkan kepastian izin.

Suara.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menegaskan bahwa kondisi investasi nasional berada pada jalur yang benar, membantah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menilai investasi Indonesia masih “berantakan”.

Rosan mengatakan perbedaan pendapat merupakan hal biasa, namun data dan statistik menunjukkan realisasi investasi justru mendekati target nasional. Hingga periode Januari–September 2025, realisasi investasi telah mencapai 75,3 persen atau lebih dari Rp1.400 triliun dari target Rp1.900 triliun.

“Saya bicara fakta dan statistik. Pencapaian kami sesuai target Bappenas dan pemerintah,” ujar Rosan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Selain capaian angka, Rosan menilai persepsi investor juga semakin positif. Ia menyebut kebijakan baru pemerintah melalui PP Nomor 28 Tahun 2025 menjadi salah satu alasan meningkatnya keyakinan investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Regulasi tersebut memperkenalkan mekanisme fiktif positif dalam perizinan — di mana izin otomatis dianggap disetujui bila tidak diproses dalam batas waktu tertentu.

“PP ini memberikan kepastian. Dari kebijakan ini saja, kami sudah menerbitkan 153 izin investasi dari berbagai sektor,” katanya.

Rosan menjelaskan bahwa terdapat 18 kementerian yang kini terikat service level agreement. Bila tenggat layanan tidak dipenuhi, BKPM dapat langsung menerbitkan izin secara otomatis. Menurutnya, langkah ini justru dinilai sebagai terobosan penting untuk memperbaiki ekosistem investasi.

“Ini fakta di lapangan. Kebijakan ini diapresiasi para investor, dalam maupun luar negeri,” tegas Rosan, sekaligus menepis penilaian Purbaya soal carut-marutnya investasi Indonesia.

Sebelumnya Menkeu Purbaya bilang kalau iklim investasi Indonesia masih berantakan. Bahkan Indonesia masih kalah dari negara-negara tetangga di ASEAN soal laju pertumbuhan investasi.

"Iklim investasi kita masih berantakan. One Single, One Stop Services (OSS/One Single Submission), tapi enggak kelar-kelar. Kalau enggak kita sudah lari ekonominya, investasi sudah ngebut," kata Purbaya saat Pembukaan Rapimnas Kadin 2025 yang disiarkan virtual, Senin (1/12/2025).

Diketahui layanan One Single Submission (OSS) atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik merupakan kewenangan dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sistem ini diluncurkan untuk mempermudah proses perizinan usaha di Indonesia, menjadikannya lebih cepat dan terpusat.

Menkeu Purbaya lalu membandingkan iklim investasi Indonesia yang sekarang kalah dengan Vietnam, Thailand, Singapura, hingga Malaysia. Terbaru, raksasa semikonduktor Nvidia memilih investasi di Johor, Malaysia.

"Sekarang kita sama Vietnam kalah, sama Thailand kalah, sama Singapura kalah, sama Malaysia kalah, dalam hal menarik investasi. Kemarin Nvidia baru pilih Johor dibanding Indonesia," beber dia.

Maka dari itu, Purbaya mengusulkan pembentukan satuan tugas khusus untuk memperbaiki iklim investasi ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto hingga Presiden RI Prabowo Subianto.

“Pak Menko setuju, Pak Presiden setuju, jadi sudah dibuat taskforce-nya, sudah di-launch. Ada tiga task force itu, ada tiga Pokja, 1, 2, dan 3, yang penting yang ke-2 adalah Pokja debottlenecking. Di situ, bapak-bapak, ibu-ibu, para pelaku bisnis, kalau ada hambatan di bisnis Anda, Anda bisa lapor, dan kami akan sedangkan seminggu kemudian,” umbar dia.

Purbaya bercerita kalau dirinya pernah memiliki pengalaman debottlenecking di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sejak 2016-2019, Purbaya mengklaim sudah menyelesaikan 193 kasus yang berhubungan dengan investasi sebesar Rp 849 triliun. Hanya saja hal itu tak pernah diumumkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara IMIP Dicabut Statusnya, Menteri Investasi: Investor Butuh Kepastian, Bukan Label

Bandara IMIP Dicabut Statusnya, Menteri Investasi: Investor Butuh Kepastian, Bukan Label

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:07 WIB

Indonesia Bisa Jadi Negara Maju? Ini Syarat dari Menkeu Purbaya

Indonesia Bisa Jadi Negara Maju? Ini Syarat dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 14:57 WIB

Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor

Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:47 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:59 WIB

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB