Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 02 Desember 2025 | 12:47 WIB
Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA)
  • Menteri Keuangan Purbaya akan menghentikan impor ilegal produk lain setelah balpres, termasuk baja dan sepatu.
  • Langkah ini diambil untuk melindungi pasar domestik Indonesia dari barang ilegal dan tekanan ekonomi global.
  • Fokus utama adalah menjaga permintaan domestik karena menyumbang sekitar 90 persen perekonomian nasional.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kalau aksinya tak akan berhenti di impor bal pakaian bekas (balpres) yang berkaitan dengan thrifting. Giliran baja hingga sepatu yang akan diincar.

Menkeu Purbaya menyebut kalau hal ini dilakukan untuk menutup pintu masuk barang-barang ilegal ke Indonesia demi menjaga pasar dalam negeri.

"Kalau kemarin kan ribut-ribut thrifting, gue enggak peduli thrifting-nya, pokoknya baju bekas ilegal masuk, kita tutup. Nanti habis itu baja, habis itu sepatu, habis itu yang lain-lain," kata Purbaya saat Pembukaan Rapimnas Kadin 2025 yang disiarkan virtual, Senin (1/12/2025).

Purbaya menyebut kalau dijaganya ekonomi dalam negeri demi menghindari tekanan pasar global. Lebih lagi penerimaan dari dalam negeri menyumbang perekonomian Indonesia hingga 90 persen.

Maka dari itu Purbaya meminta untuk tidak takut dengan ketidakpastian global karena pasti akan terjadi setiap tahun. Untuk mencegahnya, Pemerintah juga akan fokus di pasar dalam negeri.

"Kita enggak usah takut dengan global uncertainty. Kenapa? Tiap tahun selalu ada global uncertainty, enggak bisa kita kendalikan, ngapain kita pusing-pusing? kita fokus dengan domestik demand yang menyumbang ke ekonomi sekitar 90 persen. Kalau saya jaga domestik demand maka ekonomi kita enggak akan kenapa-napa walaupun ekonomi global hancur," papar dia.

Bendahara Negara lalu bercerita soal krisis ekonomi pada tahun 2008-2009. Kala itu negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Eropa, hingga Amerika Serikat mengalami pertumbuhan ekonomi negatif.

Berbeda dengan Indonesia yang mengalami pertumbuhan ekonomi 4,6 persen. Negara lain yang senasib dengan Indonesia kala itu adalah China dan India

"Karena kita perhatikan domestik demand. Caranya apa? Kalau 1997-1998 bunga naik, 2008-2009 bunga diturunkan, 97-98 IMF kebijakannya kencangkan ikat pinggang, sekarang kita, waktu itu ya, ekspansi fiskal. Jadi selama kita jaga domestic demand, ekonomi kita bagus. tapi kalau domestik demand dikuasai asing buat apa?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Akui Iklim Investasi Indonesia Berantakan: Kalah dari Vietnam, Thailand, Malaysia

Menkeu Purbaya Akui Iklim Investasi Indonesia Berantakan: Kalah dari Vietnam, Thailand, Malaysia

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:44 WIB

Daftar Lengkap Ukuran Sepatu US ke Indonesia untuk Pria, Wanita, Anak hingga Bayi

Daftar Lengkap Ukuran Sepatu US ke Indonesia untuk Pria, Wanita, Anak hingga Bayi

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:37 WIB

4 Merek Sepatu Lokal Alternatif Skechers, Tawarkan Kenyamanan Level Sultan Mulai Rp100 Ribuan

4 Merek Sepatu Lokal Alternatif Skechers, Tawarkan Kenyamanan Level Sultan Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:26 WIB

5 Pilihan Sepatu Padel Wanita Pesaing Adidas dan Nike, Kualitas Berani Diadu!

5 Pilihan Sepatu Padel Wanita Pesaing Adidas dan Nike, Kualitas Berani Diadu!

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:58 WIB

Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi

Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:34 WIB

12 Sepatu Lokal Mirip Adidas dan Puma Cocok Buat Supporter Bola

12 Sepatu Lokal Mirip Adidas dan Puma Cocok Buat Supporter Bola

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:32 WIB

Terkini

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:58 WIB