Poin-poin Utama Kasus Dana Nasabah Mirae Asset Rp71 Miliar 'Hilang'

M Nurhadi

Selasa, 02 Desember 2025 | 21:09 WIB
Poin-poin Utama Kasus Dana Nasabah Mirae Asset Rp71 Miliar 'Hilang'
Mirae Asset

Suara.com - Kasus raibnya dana investasi senilai Rp71 miliar dari akun seorang nasabah berinisial Irman (70) di PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia kini menjadi sorotan utama di pasar modal.

Insiden ini, yang diduga terjadi akibat illegal access, telah memicu "perang klaim" antara pihak sekuritas dan nasabah, dengan kedua belah pihak sama-sama membantah adanya kelalaian.

Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi sorotan dalam kasus Mirae Asset ini:

1. Kronologi Kerugian dan Pelaporan Polisi

Hilangnya Dana: Dana investasi nasabah Irman dilaporkan raib hingga Rp71 miliar pada 6 Oktober 2025. Portofolio saham korban di perusahaan blue-chip (seperti BBCA dan BBRI) tiba-tiba hilang dan digantikan dengan aset yang tidak dikenali.

Laporan ke Bareskrim: Kuasa hukum nasabah, Krisna Murti, telah secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana ini ke Bareskrim Polri pada 28 November 2025.

2. Klaim Pihak Nasabah: Permintaan Hold Settlement Diabaikan

Pihak nasabah menuding sekuritas lalai dan tidak serius melindungi keamanan nasabah. Klaim utama dari pihak korban adalah:

Aksi Cepat Nasabah: Pada 6 Oktober 2025, korban segera mengetahui adanya transaksi mencurigakan melalui notifikasi email dan langsung melapor ke Mirae Asset.

baca juga

Permintaan Krusial Diabaikan: Pada 7 Oktober 2025 pagi, nasabah secara mendesak meminta Mirae Asset untuk menahan pencairan dana (hold settlement) yang jatuh tempo pada batas waktu T+2 (dua hari kerja setelah transaksi).

Dana Tetap Cair: Menurut pengacara, permintaan hold settlement tersebut tidak segera ditindaklanjuti ke Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga dana dari transaksi yang diduga ilegal tetap keluar, menyebabkan kerugian total.

Pengakuan Awal Sekuritas: Pihak nasabah mengklaim, saat perwakilan Mirae Asset mendatangi korban, mereka sempat "mengakui bahwa transaksi tanggal 6 Oktober 2025 tidak dilakukan oleh nasabah sendiri."

3. Respons dan Bantahan Pihak Sekuritas (Mirae Asset)

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan respons resmi yang membantah adanya peretasan pada sistem internal perusahaan. Pihak sekuritas kini balik menuding adanya kelalaian dari sisi nasabah:

Tudingan Akses Akun Dibagikan: Mirae Asset menduga kuat bahwa kerugian terjadi lantaran nasabah melanggar pedoman keamanan dengan membagikan kata sandi dan akses akunnya kepada orang lain.

Sistem Diklaim Aman: Perusahaan menegaskan bahwa platform, sistem, dan operasional mereka berjalan normal dan aman sesuai standar industri dan regulasi yang berlaku.

Ancaman Hukum: Mirae Asset mengancam akan mengambil langkah hukum apabila hasil investigasi membuktikan adanya penyalahgunaan, laporan palsu, atau tindakan yang merugikan reputasi perusahaan.

Koordinasi dengan Regulator: Sekuritas tengah menjalankan investigasi internal dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta lembaga terkait lainnya untuk menyelesaikan kasus ini.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Topang IHSG, Saham CDIA, BRMS, dan ASII Paling Banyak 'Dipanen'

Asing Topang IHSG, Saham CDIA, BRMS, dan ASII Paling Banyak 'Dipanen'

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:48 WIB

IHSG Cetak Rekor Lagi ke Level 8.600, Simak Saham-saham yang Cuan

IHSG Cetak Rekor Lagi ke Level 8.600, Simak Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:59 WIB

Saham BRMS: Analisis Teknikal dan Aksi Borong Asing

Saham BRMS: Analisis Teknikal dan Aksi Borong Asing

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 14:16 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×