Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

ESDM: Batu Bara Masih Jadi Penyumbang Terbesar PNBP Sektor Minerba

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 03 Desember 2025 | 17:27 WIB
ESDM: Batu Bara Masih Jadi Penyumbang Terbesar PNBP Sektor Minerba
Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Totoh Abdul Fatah. [Tangkapan Layar].
  • Kementerian ESDM mencatat PNBP dari subsektor minerba periode Januari–November 2025 mencapai Rp 117,2 triliun.
  • Batu bara menyumbang PNBP terbesar yakni Rp 81,39 triliun atau 69,41 persen dari total tersebut.
  • Kementerian ESDM optimis target PNBP minerba 2025 sebesar Rp 124,5 triliun akan tercapai.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Penerimaan negara bukan pajak atau PNBP dari sub sektor minerba pada periode Januari hingga November 2025 mencapai Rp 117,2 triliun.

Dari angka itu sebanyak 69,41 persen atau Rp 81,39 triliun berasal dari batu bara. Data ini pun menunjukkan batubara sebagai penyumbangan PNBP terbesar di subsektor minerba. 

"Jadi batu bara itu memang salah satu penyumbang PNBP terbesar di sub sektor minerba," kata Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Totoh Abdul Fatah pada dalam agenda Brown to Green Conference di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Ilustrasi ekspor batu bara menurun. [Ist]
Ilustrasi ekspor batu bara menurun. [Ist]

Sementara sisanya berasal dari nikel senilai Rp 16,6 triliun, emas Rp 8,2 triliun, tembaga Rp 7,1 triliun, timah Rp 1,7 triliun, bauksit Rp 743 miliar, perak Rp 156 miliar dan komoditas lainnya. 

Merujuk pada data itu, Kementerian ESDM optimis, target Rp 124,5 triliun PNBP tahun 2025 dari sub sektor minerba akan tercapai. Apalagi kata Totoh, target PNBP saat ini sudah mencapai 96 persen atau sekitar Rp 120 triliun. 

"Artinya kalau kami lihat rata-rata per bulan itu antara Rp 10-11 triliun. Ini kan tinggal Rp 4 triliun lagi, masih tercapai lah," katanya. 

Di sisi lain, Totoh menyebut kontribusi minerba terhadap PNBP telah melampaui minyak dan gas yang sebelumnya mendominasi di sektor ESDM. Hal itu dimulai pada 2022, minerba mencatatkan PNBP sebesar Rp 183,5 triliun.

"Dan tahun 2023 mencapai Rp 172 triliun. Tahun 2024 sebesar Rp 142,9 triliun dan ini menurun seiring dengan harga komoditas juga menurun," kata Totoh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat di Aceh, Sumut, Sumbar Tak Perlu Tunjukkan Barcode Saat Beli BBM Subsidi

Masyarakat di Aceh, Sumut, Sumbar Tak Perlu Tunjukkan Barcode Saat Beli BBM Subsidi

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:22 WIB

Bahlil Relaksasi Aturan Beli BBM Pakai Barcode di Sumatra-Aceh

Bahlil Relaksasi Aturan Beli BBM Pakai Barcode di Sumatra-Aceh

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:58 WIB

Bahlil Ingatkan Perusahaan Harus Berpedoman Wawasan Lingkungan dalam Kelola Pertambangan

Bahlil Ingatkan Perusahaan Harus Berpedoman Wawasan Lingkungan dalam Kelola Pertambangan

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 15:26 WIB

Terkini

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:27 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:48 WIB

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:20 WIB