Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Bahlil Relaksasi Aturan Beli BBM Pakai Barcode di Sumatra-Aceh

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 02 Desember 2025 | 18:58 WIB
Bahlil Relaksasi Aturan Beli BBM Pakai Barcode di Sumatra-Aceh
Foto udara Sejumlah kendaraan melintasi genangan banjir yang merendam jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan di Desa Ladang Rimba, Trumon Tengah, Aceh Selatan, Aceh, Senin (1/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/YU]
  • ESDM longgarkan aturan pembelian BBM tanpa barcode di wilayah terdampak bencana.

  • Distribusi BBM sebagian dilakukan lewat udara karena akses jalan terputus.

  • Pertamina alihkan suplai dari Dumai untuk jaga stok di Padang Sidempuan dan Tarutung.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memberikan relaksasi aturan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kebijakan ini diterapkan sebagai respons cepat atas terhambatnya distribusi dan meningkatnya kebutuhan energi di wilayah yang terdampak bencana tersebut.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa relaksasi itu diambil untuk meminimalisir antrean panjang di SPBU. “Kementerian ESDM akan melakukan relaksasi pada regulasi pembelian BBM untuk daerah terdampak bencana,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/12/2025).

Dengan penerapan relaksasi ini, masyarakat di tiga provinsi tersebut tidak perlu lagi menggunakan barcode untuk membeli BBM di SPBU. Regulasi yang dipermudah diharapkan mampu mempercepat layanan dan memenuhi kebutuhan harian warga di tengah situasi darurat.

Tak hanya menyederhanakan pembelian, Kementerian ESDM juga tengah menyelesaikan hambatan pasokan akibat akses jalan yang rusak. Bahlil mengungkapkan bahwa pengiriman BBM kini sebagian dilakukan melalui jalur udara.

“Perlahan-lahan kita mulai pakai jeriken. Kita bawa jeriken dan drum dari Jakarta, kita naikkan pesawat, kita kirim ke sini supaya kita pikul. Sambil kita bekerja sama dengan Kementerian PU untuk menembus jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara, Sunardi, memastikan pihaknya terus melakukan langkah darurat demi menjaga pasokan energi. Salah satunya adalah alih suplai BBM untuk beberapa titik di Sumatera Utara.

Wilayah Padang Sidempuan dan Tarutung, yang biasanya disuplai dari Sibolga, kini mendapat pasokan dari Dumai. Sebanyak 4 mobil tangki berisi 32 kiloliter Pertalite dan 1 mobil tangki 8 kiloliter solar telah dikirim untuk memenuhi kebutuhan dua kawasan itu.

“Kami lakukan best effort untuk memulihkan suplai ke SPBU. Wilayah Padang Sidempuan akan tersuplai secara kontinu dari Dumai,” ujar Sunardi.

Kombinasi relaksasi regulasi dan percepatan suplai ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pasca bencana sekaligus memastikan layanan energi tetap berjalan tanpa gangguan signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalur Medan-Aceh Tamiang Mulai Normal, BNPB Pastikan Jaringan Listrik Bisa Segera Pulih

Jalur Medan-Aceh Tamiang Mulai Normal, BNPB Pastikan Jaringan Listrik Bisa Segera Pulih

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:45 WIB

Banjir di Aceh Selatan Berangsur Surut

Banjir di Aceh Selatan Berangsur Surut

Foto | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:22 WIB

Ratusan Nyawa Melayang, Mengapa Status Bencana Nasional Masih Menggantung?

Ratusan Nyawa Melayang, Mengapa Status Bencana Nasional Masih Menggantung?

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:19 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB