Pertumbuhan Ekonomi 2025 Diramal Meleset dari Target APBN

Rabu, 03 Desember 2025 | 19:26 WIB
Pertumbuhan Ekonomi 2025 Diramal Meleset dari Target APBN
Ekonom Bank Mandiri prediksi ekonomi 2025 hanya tumbuh 5–5,1 persen. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Ekonom Bank Mandiri prediksi ekonomi 2025 hanya tumbuh 5–5,1 persen.
  • Proyeksi pertumbuhan RI lebih rendah dari target APBN 2025–2026.

  • Kredit Mandiri tumbuh 11% dan dukung stabilitas ekonomi nasional.

Suara.com - Ekonom Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 hanya akan mencapai kisaran 5 persen hingga 5,1 persen, lebih rendah dari target Asumsi Makro APBN 2025 sebesar 5,2 persen. Sementara pada 2026, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,2 persen, juga di bawah target APBN 2026 yang dipatok 5,4 persen.

Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, menjelaskan bahwa menjelang penutupan tahun 2025, dinamika global masih sarat ketidakpastian, mulai dari kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) hingga perlambatan permintaan dunia. Faktor-faktor tersebut menahan potensi pertumbuhan lebih tinggi bagi Indonesia.

“Melihat berbagai perkembangan leading indicator selama periode Oktober–November 2025, kami masih menilai ekonomi Indonesia cukup resilien. Perkirakan pertumbuhan tahun ini berada di kisaran 5 persen sampai 5,1 persen,” ujar Andry dalam paparan virtual, Rabu (3/12/2025).

Meski demikian, Andry menekankan bahwa optimisme terhadap pemulihan ekonomi tetap terjaga selama koordinasi kebijakan antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri berjalan efektif. Sinergi yang solid, menurutnya, menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus membuka ruang memperkuat produktivitas nasional di tahun mendatang.

Dari sisi intermediasi keuangan, perbankan disebut berada dalam kondisi yang mendukung. Penyaluran kredit Bank Mandiri hingga kuartal III-2025 tumbuh 11 persen secara tahunan (YoY), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan secara keseluruhan. Kinerja tersebut didorong permintaan pembiayaan produktif serta likuiditas yang terus membaik.

“Dominasi dana murah (CASA) juga turut menjaga efisiensi biaya dana,” terang Andry.

Sementara itu, Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina, menyoroti pentingnya percepatan realisasi belanja pemerintah sebagai pengungkit pertumbuhan pada akhir tahun. Hal ini sejalan dengan langkah fiskal pemerintah untuk menjaga momentum ekspansi ekonomi pada kuartal IV-2025.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 diperkirakan lebih akseleratif, mencapai 5,08 persen, naik dari 5,04 persen pada kuartal sebelumnya, terutama didorong momentum konsumsi pada periode Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri Ungkap Rahasia Ekonomi RI Tetap Kuat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI