Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.407.000 per Gram

Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:56 WIB
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.407.000 per Gram
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga emas Antam 1 gram pada Jumat, 5 Desember 2025, mencapai Rp 2.407.000, naik tipis Rp 1.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia stagnan di USD 4.205 per troy ounce akibat menguatnya dolar AS dan data ketenagakerjaan solid.
  • Pasar menunggu rilis inflasi PCE AS sebagai indikator kebijakan suku bunga The Fed mendatang, mendukung permintaan emas.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 5 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.407.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu menguat tipis Rp 1.000 dibandingkan hari Kamis, 4 Desember 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.268.000 per gram.

Harga buyback itu juga naik Rp 1.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Pekerja menunjukan emas Antam di Toko Emas Buana, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/10/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym/am.]
Pekerja menunjukan emas Antam di Toko Emas Buana, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/10/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym/am.]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

Emas 0,5 Gram Rp 1.253.500
Emas 1 Gram Rp 2.407.000
Emas 2 gram Rp 4.754.000
Emas 3 gram Rp 7.106.000
Emas 5 gram Rp 11.810.000
Emas 10 gram Rp 23.565.000
Emas 25 gram Rp 58.787.000
Emas 50 gram Rp 117.495.000
Emas 100 gram Rp 234.912.000
Emas 250 gram Rp 587.015.000
Emas 500 gram Rp 1.173.820.000
Emas 1.000 gram Rp 2.347.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Stagnan

Harga emas dunia tercatat bergerak mendatar pada awal sesi perdagangan Asia, Jumat. Mengutip FXStreet, emas diperdagangkan stabil di sekitar USD 4.205 per troy ounce, tertahan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) serta rilis data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.

baca juga

Kenaikan yield obligasi AS membuat dolar menguat dan menekan pergerakan emas yang berdenominasi dolar.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim pengangguran awal untuk pekan yang berakhir 29 November turun menjadi 191.000, jauh di bawah ekspektasi pasar di angka 220.000 dan lebih rendah dari pekan sebelumnya yang mencapai 218.000. Data ini menandakan pasar tenaga kerja AS masih solid, sehingga membatasi kenaikan harga emas.

Di sisi lain, pelaku pasar kini menahan aktivitas perdagangan sambil menunggu rilis penting inflasi Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk bulan September, yang dijadwalkan diumumkan Jumat waktu setempat.

PCE menjadi indikator inflasi favorit Federal Reserve (The Fed) dan dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga pada pertemuan Desember.

"Tanda-tanda inflasi yang meningkat dapat memberi tekanan pada emas dalam jangka pendek," tulis laporan FXStreet.

Meski begitu, pasar tetap memperhitungkan peluang The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan depan. Ekspektasi suku bunga lebih rendah biasanya mendukung emas karena mengurangi biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil tersebut.

Dari sisi geopolitik, ketidakpastian global masih memberi ruang bagi emas untuk menguat. Presiden AS Donald Trump menegaskan proses menuju perundingan damai antara Rusia dan Ukraina masih jauh dari jelas.

Pernyataan ini muncul setelah Trump menyebut pembicaraan antara Vladimir Putin dan utusan AS berlangsung “cukup baik”, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan timnya terus menyiapkan pertemuan lanjutan di AS.

Situasi tersebut membuat emas tetap diminati sebagai aset aman, meski pergerakannya masih terbatas menunggu rilis inflasi PCE yang akan sangat menentukan arah pasar dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Pegadaian Turun Tiga Hari Beruntun

Harga Emas Pegadaian Turun Tiga Hari Beruntun

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 08:49 WIB

Harga Emas Antam Terpeleset Jatuh Jadi Rp 2.406.000 per Gram, Cek Deretannya

Harga Emas Antam Terpeleset Jatuh Jadi Rp 2.406.000 per Gram, Cek Deretannya

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 10:07 WIB

Harga Emas di Pegadaian Melemah, Berikut Rincian Lengkapnya

Harga Emas di Pegadaian Melemah, Berikut Rincian Lengkapnya

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 08:45 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×