Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Berapa Gaji Driver Shopee Food: Pendapatan Harian dan Sistem Insentif Poin

M Nurhadi

Jum'at, 05 Desember 2025 | 11:02 WIB
Berapa Gaji Driver Shopee Food: Pendapatan Harian dan Sistem Insentif Poin
Driver Shopeefood mengantarkan pesanan pada konsumen [Ist]

Suara.com - Belakangan, layanan antar makanan daring (online food delivery) seperti Shopee Food sudah menjadi pilihan profesi banyak orang.

Bagi Shopee Food, gaji harian driver secara umum berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp250.000, meskipun pada hari-hari ramai (peak season) potensi pendapatan bisa jauh lebih tinggi.

Sistem pendapatan Shopee Food, yang beroperasi sebagai fitur pesan antar makanan dalam aplikasi Shopee, pada dasarnya memiliki kemiripan dengan model yang diterapkan oleh kompetitor seperti GrabFood dan GoFood.

Pendapatan driver murni berasal dari biaya pengantaran yang dibayarkan pelanggan, tanpa adanya pembagian pendapatan dengan pihak Shopee Food.

Tarif Pesanan dan Insentif

Pendapatan harian driver Shopee Food dihitung berdasarkan kombinasi dua komponen utama:

Tarif Per Pesanan (Ongkos Kirim): Driver menerima tarif tetap untuk setiap pesanan yang berhasil diantar. Besaran tarif ini dipengaruhi oleh faktor jarak dan lokasi pengantaran.

Sebagai ilustrasi, dalam satu hari, jika seorang driver menyelesaikan 12 pesanan di mana pesanan 1 hingga 6 memiliki biaya pengantaran Rp10.000, dan pesanan 7 hingga 12 memiliki biaya pengantaran Rp12.000, maka pendapatan utamanya sudah mencapai Rp132.000 (Rp60.000 + Rp72.000).

Insentif dan Bonus Poin: Selain ongkos kirim, driver berhak mendapatkan insentif tambahan yang dihitung berdasarkan target dan jumlah poin yang dikumpulkan per hari.

Meskipun terlihat menjanjikan, penghasilan harian driver ini tergolong tidak menentu (volatile). Pendapatan sangat bergantung pada beberapa faktor eksternal, seperti jumlah pesanan yang masuk di area operasional, total jam kerja yang dihabiskan, serta tingkat persaingan dengan driver lain di zona tersebut.

Mekanisme Poin Insentif Tambahan

Pihak Shopee memberikan insentif tambahan kepada driver yang memenuhi target dan ketentuan tertentu. Insentif ini dihitung berdasarkan akumulasi poin harian.

Berikut adalah ketentuan dan sistem perolehan poin yang berlaku:

Poin Dasar: Setiap penyelesaian 1 orderan akan menghasilkan 100 poin bagi driver.

Bonus Jam Sibuk: Jika pesanan diselesaikan pada jam sibuk, yakni antara pukul 12.00 hingga 13.00, driver akan mendapatkan insentif tambahan sebesar 50 poin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Kompak Atasi Pertumbuhan Industri Otomotif yang Lesu

Pemerintah Diminta Kompak Atasi Pertumbuhan Industri Otomotif yang Lesu

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 07:46 WIB

Purbaya Ultimatum OJK-BEI Bereskan Saham Gorengan 6 Bulan, Siap Kasih Insentif

Purbaya Ultimatum OJK-BEI Bereskan Saham Gorengan 6 Bulan, Siap Kasih Insentif

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 17:09 WIB

Kemenperin Akui Industri Otomotif Bahaya, Meski Penjualan Mobil Listrik Meroket, Ini Alasannya

Kemenperin Akui Industri Otomotif Bahaya, Meski Penjualan Mobil Listrik Meroket, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB