Cerita Menkeu Purbaya Kesulitan Kuliah S3 Ekonomi di Luar Negeri, Hampir Diceraikan Istri

Dicky Prastya

Minggu, 07 Desember 2025 | 12:16 WIB
Cerita Menkeu Purbaya Kesulitan Kuliah S3 Ekonomi di Luar Negeri, Hampir Diceraikan Istri
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat diwawancara mantan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan. [Screenshot YouTube Gita Wirjawan]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempuh S1 Teknik Elektro ITB, kemudian bekerja lima tahun di Schlumberger Overseas sebelum melanjutkan S3 Ekonomi di Purdue University, AS.
  • Purbaya hampir dicerai istrinya, Ida Yulidina, karena kesulitan belajar Ekonomi dan sempat berencana pulang, namun akhirnya belajar lebih giat dengan bantuan istri.
  • Meskipun merasa kurang bekal latar belakang ekonomi, Purbaya berhasil menyelesaikan studi doktoralnya di Purdue University dengan predikat lulus tercepat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenang masa-masa awal pendidikan hingga lanjut kuliah di luar negeri. Menariknya, ia hampir diceraikan sang istri, Ida Yulidina karena kesulitan di universitas.

Mulanya Purbaya bercerita kalau dia memiliki latar belakang pendidikan S1 di Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) selama lima tahun.

Berbekal latar belakang engineer, Purbaya melanjutkan bekerja di Schlumberger Overseas, perusahaan teknologi energi global asal Perancis.

"Saya kerja di Schlumberger Overseas 5 tahun, itu perusahaannya juga sama. Kenapa kerja di situ? Itu yang paling diburu oleh lulusan ITB," kata Purbaya dalam wawancara yang dikutip di kanal YouTube Gita Wirjawan, Minggu (7/12/2025).

Selama lima tahun bekerja di sana, Purbaya berhasil mengumpulkan dana untuk melanjutkan pendidikan. Ia mengaku kalau bekerja di lapangan membuatnya bosan.

Sebab di sana dia mendapatkan gaji tinggi, hanya saja pekerjaannya melelahkan. Bendahara negara mengakui kalau dirinya kerap kali tidak tidur alias begadang hingga lima hari lima malam.

"Yah, kerja keras, duit banyak, tapi kerjanya kecapekan," lanjut Purbaya.

Bertemu istri dan lanjut kuliah S3

Tak lama setelah itu, Purbaya lalu berpacaran dengan Ida Yulidina yang kala itu hampir lulus kuliah. Sebelum menikah, dia diberi syarat untuk keluar dari pekerjaan serta lanjut kuliah S3.

Sembari bergurau, Purbaya mengatakan kalau ekonomi adalah jurusan yang gampang karena lebih banyak menghafal. Ia lalu memilih Purdue University di Indiana, Amerika Serikat, karena biaya pendidikannya dianggap masih terjangkau.

baca juga

"Jadi saya pilih yang cukup bagus, yang cukup ekonomis. Saya pikir, Purdue lumayanlah. Saya pernah dengar, karena rektor saya dulu dari Purdue, lulusan Purdue, fisika atau matematika, jago fisika nuklir," beber dia.

Purbaya lalu menikah dengan istrinya dan pindah ke AS untuk menempuh pendidikan di sana. Dari yang awalnya menyepelekan, Purbaya akhirnya mengakui kalau jurusan Ekonomi ternyata sulit.

"Saya pikir gampang, mampuslah ternyata. Ternyata itu susah banget. - Saya pikir susah sekali itu, di ITB saja enggak sesusah ini. Di ITB saya agak badung, banyak main. Di sini sudah belajar mati-matian, enggak ngerti juga," kenang Purbaya.

Purbaya pun menceritakan kesulitan belajarnya kepada sang istri. Ia membujuknya untuk pulang ke Indonesia untuk meninggalkan kuliahnya.

Ida Yulidina sempat menyetujui permintaan itu. Tapi setelah di Indonesia, dia bakal menceraikan Purbaya.

"Istri saya bilang apa? 'Oke Juni kita pulang. Sampai Indonesia, sampai Jakarta, kamu saya cerai.' Pusing lah gua. Sudah rugi, sudah keluar kerja, duit sudah habis sebagian. Nanti istri hilang juga. Itu total loss namanya," papar dia.

"Jadi kita kurangi. 'Ya sudah, saya belajar lagi, tapi kamu bantu saya.' 'Iya saya bantu kamu.'," lanjutnya menceritakan dialog dengan istri.

Menkeu Purbaya pun mulai belajar lebih giat, yang mana dia sudah di perpustakaan sejak jam 8 pagi hingga selesai pukul 12 malam. Waktu makan pun terpaksa ia kurangi demi belajar.

Sang istri membantunya dengan membawa bekal agar makan lebih cepat. 15 menit habis untuk makan siang maupun malam, Purbaya melanjutkan belajar di perpustakaan.

Lebih lanjut Purbaya mengakui kalau dirinya termasuk bodoh di jurusan itu karena setelah S1 langsung kuliah S3. Meski begitu, ia mengklaim sukses karena lulus paling cepat dibanding teman-temannya.

"Saya masuk tuh paling bodoh, karena saya S1 langsung S3, enggak pernah ambil S2 ekonomi. Bahkan enggak tahu istilah ekonomi. Tapi saya lulus paling cepat dibanding teman-teman yang lain. Lumayan lah hasilnya. Sepertinya lulusnya paling pintar dibanding yang lain," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ujian Berat di Luar Lapangan, Tahun 2025 Jadi Momen Penuh Duka bagi Pratama Arhan

Ujian Berat di Luar Lapangan, Tahun 2025 Jadi Momen Penuh Duka bagi Pratama Arhan

Bola | Minggu, 07 Desember 2025 | 11:50 WIB

Jule dan Na Daehoon Resmi Cerai: Hak Asuh Tiga Anak Diberikan ke Ayah

Jule dan Na Daehoon Resmi Cerai: Hak Asuh Tiga Anak Diberikan ke Ayah

Your Say | Sabtu, 06 Desember 2025 | 10:05 WIB

Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM

Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 18:28 WIB

Menkeu Purbaya Pertimbangkan Tambah Anggaran TKD ke Pemda 2026, Ini Syaratnya

Menkeu Purbaya Pertimbangkan Tambah Anggaran TKD ke Pemda 2026, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 18:21 WIB

Purbaya Resmikan Rusun ASN Kemenkeu Rp 54 Miliar di Bali, Biaya Sewa per Bulan Rp 300 Ribu

Purbaya Resmikan Rusun ASN Kemenkeu Rp 54 Miliar di Bali, Biaya Sewa per Bulan Rp 300 Ribu

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:28 WIB

Wardatina Mawa Ingin Cepat Cerai dari Insanul Fahmi: Saya sudah Memutuskan untuk Selesai

Wardatina Mawa Ingin Cepat Cerai dari Insanul Fahmi: Saya sudah Memutuskan untuk Selesai

Your Say | Jum'at, 05 Desember 2025 | 16:45 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×