Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 05 Desember 2025 | 18:28 WIB
Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM
Sekretaris Jenderal ESDM Ahmad Erani Yustika, pada Jumat (5/12/2025) mengakui adanya kemungkinan perubahan penyaluran subsidi, seperti yang disampaikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM mengakui adanya diskusi perubahan skema pendistribusian subsidi BBM, listrik, dan LPG yang ditargetkan lebih tepat sasaran.
  • Menteri Keuangan Purbaya mendapat waktu enam bulan mendesain ulang subsidi karena kelompok kaya masih menikmatinya.
  • Target desain ulang subsidi adalah mengalihkan penerima subsidi dari desil 8-10 kepada kelompok masyarakat yang lebih membutuhkan.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan tanggapannya soal rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang ingin mengubah pendistribusian subsidi sejumlah komoditas di antaranya BBM hingga gas LPG. Rencana itu dibuat karena pemerintah dan DPR menilai subsidi tersebut masih banyak ditelan oleh orang-orang kaya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal ESDM Ahmad Erani Yustika mengakui adanya kemungkinan perubahan penyaluran subsidi, seperti yang disampaikan Purbaya.

"Dibicarakan, didiskusikan, mungkin ada aturan baru, perpres (peraturan presiden) baru," kata Erani kepada wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (5/12/2025).

Meski demikian, Erani mengatakan hingga saat ini belum ada skema baru yang definitif.

"Cuma pagu untuk subsidi-nya dan seterusnya kan di APBN kan sudah ada untuk tahun 2026," ujarnya.

Perubahan skema subsidi itu meliputi sejumlah komoditas di antaranya BBM, listrik hingga gas LPG. Namun dipastikannya, jika pun ada perubahan akan dibahas dengan lintas kementerian/lembaga.

Erani menilai adanya perubahan skema pendistribusian subsidi itu merupakan hal lumrah. Hal itu bertujuan agar subsidi yang disalurkan pemerintah tepat sasaran.

"Perubahan-perubahan kan selalu terjadi setiap saat ya. Kita melihat konteks tantangan yang dihadapi hari ini, kemudian aspirasi dari pemangku kepentingan, masyarakat dan seterusnya kan harus kita lihat," kata Erani

"Jika memang diperlukan perubahan-perubahan, kita tentu harus bisa menyerap aspirasi gitu ya. Supaya setiap kebijakan itu selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat," sambungnya.

baca juga

Yang Kaya Masih Telan Subsidi

Sebelumnya Komisi XI bersama Menkeu Purbaya, BP Danantara, dan BP BUMN menggelar rapat tertutup pada Kamis (4/12/2025). Usai rapat, Purbaya mengungkap akan adanya perubahan dalam penyaluran subsidi. Keputusan itu diambil karena adanya subsidi yang disalurkan tidak tepat sasaran.

Purbaya usai rapat mengaku diberikan waktu enam bulan untuk mendesain ulang skema penyaluran subsidi.

“Kami redesign subsidinya supaya lebih tepat sasaran, karena sekarang setelah kami lihat ternyata yang kaya masih dapat. Saya dikasih waktu enam bulan ke depan untuk mendesain itu,” kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan masyarakat pada kelompok desil 8, 9, dan 10 masih banyak yang menerima subsidi. Dia berencana mengurangi penerima subsidi dari kelompok ini secara signifikan dan mengalihkannya ke desil 1 hingga 4.

Dalam mendesain ulang skema subsidi, Menkeu berkoordinasi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna memastikan desain baru nantinya bisa membuat subsidi tersalurkan dengan tepat sasaran. Purbaya menyebut kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan desain baru strategi subsidi dalam dua tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinikmati Orang Super Kaya, Menkeu Purbaya Akan Atur Ulang Skema Subsidi

Dinikmati Orang Super Kaya, Menkeu Purbaya Akan Atur Ulang Skema Subsidi

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 16:28 WIB

Target 2026: Kementerian ESDM dan Danantara Matangkan Uji Kelayakan 18 Proyek Hilirisasi

Target 2026: Kementerian ESDM dan Danantara Matangkan Uji Kelayakan 18 Proyek Hilirisasi

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:23 WIB

Purbaya Tolak Permintaan Rosan soal Dihapusnya Tagihan Pajak BUMN Sebelum Jadi Danantara

Purbaya Tolak Permintaan Rosan soal Dihapusnya Tagihan Pajak BUMN Sebelum Jadi Danantara

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 14:17 WIB

Danantara Mau Ubah Skema Kompensasi Subsidi, Biar BUMN Nggak Melarat

Danantara Mau Ubah Skema Kompensasi Subsidi, Biar BUMN Nggak Melarat

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:26 WIB

Bos Danantara Terus Rayu Menkeu Purbaya Bantu Bayar Utang Kereta Cepat

Bos Danantara Terus Rayu Menkeu Purbaya Bantu Bayar Utang Kereta Cepat

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 08:49 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×