Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Ekonomi Melonjak, BP Batam Siapkan Strategi Kurangi Pengangguran

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Desember 2025 | 19:06 WIB
Ekonomi Melonjak, BP Batam Siapkan Strategi Kurangi Pengangguran
Ilustrasi. Jembatan Barelang Batam [suara.com/elizagusmeri]
  • Ekonomi Batam tumbuh 6,8% namun TPT tinggi di 7,68%.

  • BP Batam luncurkan MANTAB untuk sinkronkan talenta–industri.

  • Komitmen perekrutan 55.375 tenaga kerja melalui kolaborasi lintas sektor.

Suara.com - Batam kembali mencatatkan kinerja ekonomi yang impresif. Pertumbuhan ekonomi kota industri tersebut mencapai 6,8 persen, melampaui capaian tahun 2024 dan menjadikannya salah satu wilayah dengan ekspansi ekonomi paling progresif di Indonesia.

Namun, di balik geliat ekonomi itu, Batam masih menghadapi tantangan besar berupa tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mencapai 7,68 persen, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 4,02 persen.

Untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan kapasitas tenaga kerja, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan Program Manajemen Talenta Batam (Mantab).

Program ini dirancang sebagai ekosistem talenta terintegrasi yang menggabungkan pemetaan kompetensi, pelatihan terarah, dan penempatan tenaga kerja berbasis platform digital yang terbuka bagi perusahaan maupun pencari kerja.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan urgensi terobosan baru dalam mengelola SDM Batam.

“Kita harus membuat terobosan. Tidak hanya pelatihan atau sertifikasi, tetapi harus ada platform yang menjembatani pencari kerja dengan industri-industri di Batam. Ini akan memudahkan bukan hanya pencari kerja namun juga perusahaan,” ujarnya.

Menurut Fary, Mantab juga diproyeksikan mendukung proses sertifikasi nasional maupun internasional guna meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan nota komitmen perekrutan 55.375 tenaga kerja bersama berbagai pelaku usaha di Kota Batam angka yang menunjukkan tingginya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil.

Dukungan terhadap program ini datang dari mitra teknologi, IDSurvey, yang menjadi pengembang platform Mantab. COO IDSurvey, Andry Tanudjaja, menyebut program ini sebagai langkah strategis yang mampu menjawab masalah pengangguran secara konkret. “Melalui pendekatan baru Aplikasi Mantab ini semoga dapat mengurangi pengangguran di Kota Batam. Kami juga siap membantu proses sertifikasi talenta agar dapat diserap sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia teknologi—Program Manajemen Talenta Batam diharapkan menjadi akselerator dalam menurunkan angka pengangguran, memperkuat daya saing SDM lokal, dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi masyarakat Batam di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang terus menanjak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:50 WIB

Ekonomi Indonesia Tertekan Imbas Bencana Dahsyat Sumatera-Aceh

Ekonomi Indonesia Tertekan Imbas Bencana Dahsyat Sumatera-Aceh

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 15:01 WIB

Purbaya Blak-blakan Kondisi RI Era Jokowi: Ekonomi Susah, Swasta Enggak Dikasih Ruang

Purbaya Blak-blakan Kondisi RI Era Jokowi: Ekonomi Susah, Swasta Enggak Dikasih Ruang

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 13:33 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB