Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Garap Proyek Emas, Merdeka Gold Resources (EMAS) Kantongi Utang US$350 Juta

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Desember 2025 | 11:32 WIB
Garap Proyek Emas, Merdeka Gold Resources (EMAS) Kantongi Utang US$350 Juta
Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)
  • EMAS kantongi RCF US$350 juta untuk percepat konstruksi Tambang Emas Pani.
  • Commissioning ADR capai target, gold pour pertama dijadwalkan awal 2026.
  • Proyek Pani 83% rampung dan siap jadi produsen emas utama nasional.

Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA), resmi mengumumkan sejumlah pencapaian besar yang menandai percepatan menuju fase produksi di Tambang Emas Pani, Pohuwato, Gorontalo.

Melalui tiga entitas operasionalnya PT Pani Bersama Tambang (PBT), PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) perusahaan berhasil menutup fasilitas pinjaman Revolving Credit Facility (RCF) senilai US$350 juta, sebuah langkah strategis untuk mengamankan pendanaan tahap akhir konstruksi tambang.

RCF yang diteken pada 4 Desember 2025 bersama konsorsium lender domestik dan global melengkapi pendanaan IPO EMAS pada September 2025 yang mengantongi Rp 4,9 triliun (US$280 juta).

Kombinasi pendanaan ini memperkuat likuiditas perusahaan di tengah realisasi belanja modal yang telah mencapai US$208,7 juta per akhir kuartal III 2025.

Dana dari RCF akan dialokasikan untuk refinancing pinjaman anak usaha, kebutuhan modal kerja selama commissioning dan awal operasi, serta pembiayaan lanjutan pengembangan Tambang Emas Pani.

Progres operasional tambang menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah proses crushing bijih dimulai pada 12 November 2025, fasilitas Adsorption, Desorption & Recovery (ADR) memasuki tahap energization pada 1 Desember 2025. Seluruh rangkaian commissioning mencakup mekanik, elektrikal, dan sistem air ditargetkan selesai sebelum akhir Desember 2025.

Dengan demikian, irigasi reagen pertama diproyeksikan berlangsung pada awal Januari 2026, menjelang target penuangan emas perdana (gold pour) pada kuartal I 2026.

Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, menegaskan bahwa kemajuan ADR adalah momentum penting menuju fase produksi. Ia optimistis struktur pendanaan yang kuat dan eksekusi operasional yang disiplin akan menjadikan Pani salah satu kontributor utama emas nasional.

Hingga akhir September 2025, pembangunan Tambang Emas Pani telah mencapai 83% untuk infrastruktur utama, termasuk heap leach pad, fasilitas pengolahan bijih, dan pabrik ADR. Kegiatan penambangan yang dimulai pada 1 Oktober 2025 berjalan seiring dengan beroperasinya Ore Preparation Plant (OPP), sementara suplai listrik 150 kV berbasis energi terbarukan dari PLN telah masuk sejak hari pertama.

Operasi Pani akan berkembang bertahap:

  1. Tahap awal (2026): metode heap leach berkapasitas 7 juta ton bijih per tahun.
  2. Tahap lanjutan (2028): pengoperasian proses Carbon-in-Leach (CIL).

Pada kapasitas puncak, Tambang Emas Pani diproyeksikan mampu menghasilkan hingga 500.000 ounce emas per tahun.

Dengan cadangan mencapai 190 juta ton bijih mengandung 4,8 juta ounces emas, Pani menjadi salah satu sumber daya emas primer terbesar di Indonesia dan tulang punggung pertumbuhan jangka panjang Merdeka Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Menguat Cukup Signifikan

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Menguat Cukup Signifikan

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 08:05 WIB

Menambang Kenangan! Reuni 90 Tambang UPN Bernuansa Nostalgia

Menambang Kenangan! Reuni 90 Tambang UPN Bernuansa Nostalgia

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 07:20 WIB

Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil

Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 19:05 WIB

Terkini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:40 WIB

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:32 WIB

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:26 WIB

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:02 WIB

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:52 WIB

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:39 WIB

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:38 WIB

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:26 WIB

Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI

Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:16 WIB

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:15 WIB