Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani di Jakarta, Kamis (23/4/2026). [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • RI pegang 42% cadangan nikel dunia, jadi magnet utama modal asing.
  • Investasi bauksit diprediksi melonjak tajam dalam beberapa tahun ke depan.
  • RI sukses bangun rantai pasok baterai dari tambang hingga daur ulang.

Suara.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa komoditas nikel tetap menjadi tulang punggung utama yang menarik minat investor global.

Bukan tanpa alasan, dominasi ini berakar pada posisi strategis Indonesia yang menguasai hampir separuh cadangan nikel di planet bumi.

"Di mineral, memang nikel masih paling banyak. Karena kita ketahui, 42 persen cadangan reserve nikel dunia itu adanya di Indonesia," ujar Rosan saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Rosan menjelaskan, kekayaan sumber daya alam ini secara otomatis menempatkan Indonesia sebagai magnet utama bagi Foreign Direct Investment (FDI) maupun penanaman modal dalam negeri. Meski komoditas lain seperti tembaga, besi baja, hingga bauksit terus menunjukkan tren positif, nikel tetap belum tergoyahkan di posisi puncak.

Namun, Rosan memberikan catatan menarik terkait potensi bauksit. Menurutnya, bauksit diprediksi akan menjadi "bintang baru" yang siap menyusul lonjakan investasi nikel dalam beberapa tahun mendatang.

"Bauksit ini juga akan meningkat di tahun-tahun berikutnya, karena investasi di bauksit untuk hilirisasinya kita lihat sudah mulai baru berjalan," imbuhnya.

Dominasi nikel saat ini berbanding lurus dengan ambisi besar pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) secara total. Indonesia tidak lagi sekadar mengekspor tanah dan air, melainkan fokus pada rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Rosan menekankan bahwa Indonesia kini telah memiliki kapabilitas untuk mengelola seluruh aspek industri baterai secara mandiri.

"Jadi dari the whole ecosystem, dari mining-nya di nikel, sampai dengan ke pembuatan baterai, sel baterai, bahkan recycle baterainya, itu juga sekarang kita sudah punya," pungkasnya optimis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:07 WIB

Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:20 WIB

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:14 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×