Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BUMN PTPN III Disegel, Jadi Salah Satu Penyebab Banjir Bandang Sumatra

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Desember 2025 | 14:46 WIB
BUMN PTPN III Disegel, Jadi Salah Satu Penyebab Banjir Bandang Sumatra
Ilustrasi. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).
baca 10 detik
  • Empat perusahaan di Batang Toru disegel, termasuk BUMN PTPN III.
  • Proyek besar PLTA dan Tambang Martabe ikut diperiksa dampaknya.
  • Pemerintah perketat pengawasan lingkungan cegah banjir berulang.
 
 

Suara.com - Pemerintah bergerak cepat menindak perusahaan yang diduga memperparah bencana banjir bandang di Sumatra. Empat perusahaan yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru resmi disegel Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) setelah ditemukan indikasi kuat pelanggaran lingkungan yang berpotensi memperparah banjir dan longsor.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengungkapkan bahwa dari total delapan perusahaan yang dipanggil, empat telah disegel pada Senin (9/12/2025).

Pemerintah memasang Papan Pengawasan dan PPLH Line sebagai tanda penghentian sementara aktivitas sampai proses investigasi tuntas.

1. PTPN III Jadi Sorotan: BUMN Perkebunan Ikut Disegel

Salah satu perusahaan yang disegel adalah PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III, BUMN yang memimpin holding perkebunan nasional. Perusahaan dengan total luas lahan lebih dari 1,18 juta hektare ini dituding berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan di kawasan Batang Toru.

PTPN III mengelola komoditas strategis mulai dari sawit, teh, karet hingga tebu. Dengan luasan sawit mencapai 733.378 hektare mayoritas berada di Sumatra perusahaan dinilai memiliki dampak besar terhadap tata kelola lahan. Penyegelan ini menambah tekanan bagi perusahaan yang tengah menjalankan restrukturisasi besar sejak ditetapkan sebagai induk holding melalui PP No. 72/2014.

2. PLTA Batang Toru, Proyek Strategis Turut Diperiksa

Proyek raksasa PLTA Batang Toru yang dikelola PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) ikut menjadi target penyegelan. Pembangkit 510 MW ini merupakan proyek penting bagi sistem kelistrikan Sumatera Utara karena menyumbang sekitar 15% kebutuhan beban puncak.
Namun, aktivitas konstruksi dan perubahan bentang alam diduga turut memengaruhi stabilitas kawasan DAS. Meski begitu, pemerintah menegaskan penyegelan bersifat sementara menunggu evaluasi dampak lingkungan lebih mendalam.

3. Tambang Emas Martabe Milik Agincourt Resources Ikut Disetop

baca juga

PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola tambang Emas Martabe, juga terkena segel. Perusahaan tambang yang memproses lebih dari 6 juta ton bijih per tahun itu tengah diperiksa karena aktivitas pertambangan di wilayah seluas 646 hektare berpotensi berkontribusi pada kerentanan DAS.

Dengan sumber daya 6,4 juta ons emas dan 58 juta ons perak, serta cadangan besar yang masih terus bertambah, perusahaan ini menjadi salah satu pemain terbesar industri emas nasional.

4. PT Sago Nauli, Perkebunan Sawit Lokal Juga Terkena Dampak

PT Sago Nauli, perusahaan sawit yang mengelola lebih dari 8.500 hektare kebun inti dan plasma, turut disegel. Aktivitas perkebunan dekat area Batang Toru dinilai perlu dikaji kembali karena berkaitan dengan tata air dan perubahan fungsi lahan.

Perusahaan yang menggunakan model kemitraan PIR-Trans ini diketahui memiliki pabrik sawit berkapasitas 60 ton TBS per jam. Struktur kepemilikannya relatif tertutup, namun tercatat dimiliki oleh Igansius Sago dengan Dirut H. Nur Kholis.

Diaz menegaskan bahwa penyegelan adalah bagian dari langkah pengetatan pengawasan serta komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola lingkungan. “Kami ingin memastikan tidak ada kegiatan yang memperburuk kondisi di DAS Batang Toru,” ujarnya.
Investigasi lanjutan akan menentukan sanksi administratif, pidana, maupun perbaikan teknis yang harus dijalankan perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari 10 Negara Siap Bantu Bencana Sumatra: PM Jepang Hingga Pangeran Arab

Lebih dari 10 Negara Siap Bantu Bencana Sumatra: PM Jepang Hingga Pangeran Arab

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:09 WIB

Jerome Polin Jelaskan Skala Deforestasi Indonesia Lewat Hitungan Matematika

Jerome Polin Jelaskan Skala Deforestasi Indonesia Lewat Hitungan Matematika

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:45 WIB

Gajah di Tengah Puing, Mengingatkan Kita Mereka Pun Kehilangan Rumah

Gajah di Tengah Puing, Mengingatkan Kita Mereka Pun Kehilangan Rumah

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×