Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Survei: Skincare Ditinggalkan, Konsumen Kini Fokus ke Produk Kesehatan

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 Desember 2025 | 17:01 WIB
Survei: Skincare Ditinggalkan, Konsumen Kini Fokus ke Produk Kesehatan
Survei Inventure–Alvara 2025 menemukan bahwa mayorias konsumen kini lebih fokus berbelanja produk kesehatan ketimbang skincare. Terjadi di tengah pelemahan ekonomi. (freepik)
baca 10 detik
  • Riset Inventure-Alvara 2025 menunjukkan 84% masyarakat Indonesia memprioritaskan inner wellness daripada skincare.
  • Pergeseran fokus ini didorong oleh konsumen yang lebih cerdas dalam mengeluarkan uang di tengah ekonomi melemah.
  • Kondisi ekonomi menekan menciptakan tren frugal consumer yang memprioritaskan manfaat nyata dan jangka panjang.

Suara.com - InventureAlvara 2025 mencatat pergeseran besar dalam cara masyarakat Indonesia mendefinisikan kecantikan. Riset terhadap 573 responden itu menunjukkan mayoritas konsumen kini lebih mengutamakan inner wellness atau kesehatan ketimbang skincare, perubahan yang mencuat di tengah tekanan dormant economy.

Berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 84 persen responden memilih fokus pada wellness, sementara hanya 16 persen yang masih menempatkan skincare sebagai prioritas.

Pergeseran ini menandai perubahan orientasi dari tampilan luar ke kondisi tubuh dan pikiran yang lebih sehat sebagai fondasi kecantikan modern.

Kecantikan tak lagi dikejar lewat serum mahal atau krim premium. Konsumen kini memburu kualitas tidur yang lebih baik, pola makan bersih, kondisi emosi yang stabil, serta rutinitas suplementasi. Inner wellness dipandang memberi hasil nyata dan lebih tahan lama.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, menilai perubahan preferensi ini mencerminkan kecerdasan baru konsumen dalam mengatur pengeluaran.

"Frugal consumer tidak berhenti merawat diri, tetapi mereka mengalihkan fokus dari kosmetik ke kesehatan tubuh secara menyeluruh," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).

Dalam situasi ekonomi yang melemah, konsumen kian selektif dan hanya mau membayar untuk manfaat yang benar-benar terasa. Kestabilan fisik dan mental dianggap memberikan nilai lebih tinggi ketimbang skincare premium yang efeknya kerap lama terlihat atau tidak signifikan.

Gaya hidup urban yang menekan juga menjadi pendorong utama pergeseran ini. Konsumen mengejar ketenangan, energi stabil, kualitas tidur, serta keseimbangan emosi—kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi oleh skincare, tetapi bisa dicapai melalui pendekatan wellness.

Ia menyebut kini wellness bukan lagi sekadar kategori produk. Ia berubah menjadi cara hidup dan strategi perawatan diri yang dianggap lebih relevan dalam menghadapi tekanan ekonomi dan tuntutan hidup modern.

baca juga

"Wellness dianggap memberi dampak nyata dan berjangka panjang, bukan efek instan. Mereka berniat merawat akar masalah, bukan sekadar menutup permukaan," pungkasnya.

Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Sebelumnya dalam survei yang sama ditemukan bahwa perlambatan ekonomi berkepanjangan mulai menggerus ketahanan finansial rumah tangga, memaksa banyak keluarga mengalihkan fokus dari membangun aset menuju sekadar menjaga arus kas tetap hidup. Fenomena ini disebut sebagai frugal consumer.

Dalam survei terhadap 600 responden itu, gambaran pelemahan keuangan rumah tangga terlihat jelas. Pada pos tabungan, 35 persen responden mengaku simpanan mereka menurun, sedangkan hanya 10 persen yang mengalami peningkatan.

Kondisi yang lebih berat muncul di area investasi karena 40 persen responden melaporkan penurunan, sementara kenaikan hanya dirasakan 7 persen. Situasi tersebut memberikan sinyal kuat adanya pergeseran prioritas finansial masyarakat menuju kebutuhan jangka pendek.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, menggambarkan perubahan ini sebagai titik balik perilaku konsumsi.

“Penurunan tabungan, merosotnya investasi, dan pendapatan yang stagnan telah memaksa masyarakat masuk ke mode bertahan," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Tekanan ekonomi juga tercermin dari jawaban responden mengenai pendapatan. Sebanyak 55 persen menilai pendapatannya masih tetap dan cukup. Namun, kelompok terbesar kedua yakni 14 persen menyatakan pendapatannya tetap tetapi sudah tidak mencukupi kebutuhan.

Ini menandakan stabilitas pendapatan tidak lagi menjadi indikator kemampuan masyarakat memenuhi biaya hidup yang terus meningkat.

"Di fase dormant economy seperti sekarang, konsumen berubah menjadi frugal consumer yaitu jauh lebih hemat, lebih kritis, dan lebih menuntut nilai. Mereka tidak lagi membeli berdasarkan keinginan, tetapi berdasarkan urgensi dan manfaat nyata yang dirasakan," tuturnya.

CEO Alvara Research Center, Hasannudin Ali, melihat gejala tersebut sebagai respons realistis masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi jangka panjang.

"Data survei menunjukkan bahwa ketahanan finansial rumah tangga mulai rentan. Ketika pendapatan tidak lagi sebanding dengan kenaikan biaya hidup, konsumen mengalihkan fokus dari akumulasi aset menuju pengamanan arus kas harian," lanjutnya.

Kombinasi penurunan tabungan, melemahnya investasi, dan pendapatan yang stagnan itu mendorong terbentuknya perilaku konsumsi baru yang makin dominan, yakni frugal consumer. Konsumen tak sekadar berhemat, tetapi semakin selektif dan kritis terhadap nilai manfaat setiap pembelian.

Memasuki 2026, tren ini menjadi sinyal kuat bahwa efisiensi dan prioritas kebutuhan esensial akan menjadi norma utama dalam perilaku belanja masyarakat. Di tengah tekanan biaya hidup dan ekonomi yang belum pulih sepenuhnya, “makan tabungan” tampaknya akan menjadi strategi bertahan banyak keluarga Indonesia dalam waktu dekat.

"Dalam kondisi seperti ini, perilaku frugal bukan sekadar pilihan, tetapi strategi adaptif untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini

4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:53 WIB

Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!

Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:31 WIB

4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan

4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:50 WIB

4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:21 WIB

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×