Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 09 Desember 2025 | 20:51 WIB
Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren
Gaya hidup frugal jadi tren di Indonesia menurut hasil survei Alvara dan Inventure. Perlambatan ekonomi berkepanjangan dituding sebagai penyebabnya. [unsplash.com/ Kelly Sikkema]
baca 10 detik
  • Survei Inventure–Alvara 2025 menunjukkan 35% responden mengalami penurunan tabungan akibat perlambatan ekonomi.
  • Pelemahan finansial memaksa konsumen Indonesia beralih menjadi frugal consumer yang sangat selektif dan hemat.
  • Pergeseran prioritas terjadi dari pembangunan aset menjadi upaya menjaga arus kas harian tetap stabil dan bertahan.

Suara.com - Lanskap konsumsi masyarakat Indonesia memasuki babak baru. Perlambatan ekonomi berkepanjangan mulai menggerus ketahanan finansial rumah tangga, memaksa banyak keluarga mengalihkan fokus dari membangun aset menuju sekadar menjaga arus kas tetap hidup

Fenomena yang oleh riset InventureAlvara 2025 disebut sebagai frugal consumer kini makin mencolok di berbagai lapisan masyarakat.

Dalam survei terhadap 600 responden itu, gambaran pelemahan keuangan rumah tangga terlihat jelas. Pada pos tabungan, 35 persen responden mengaku simpanan mereka menurun, sedangkan hanya 10 persen yang mengalami peningkatan.

Kondisi yang lebih berat muncul di area investasi karena 40 persen responden melaporkan penurunan, sementara kenaikan hanya dirasakan 7 persen. Situasi tersebut memberikan sinyal kuat adanya pergeseran prioritas finansial masyarakat menuju kebutuhan jangka pendek.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, menggambarkan perubahan ini sebagai titik balik perilaku konsumsi.

“Penurunan tabungan, merosotnya investasi, dan pendapatan yang stagnan telah memaksa masyarakat masuk ke mode bertahan," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Tekanan ekonomi juga tercermin dari jawaban responden mengenai pendapatan. Sebanyak 55 persen menilai pendapatannya masih tetap dan cukup. Namun, kelompok terbesar kedua yakni 14 persen menyatakan pendapatannya tetap tetapi sudah tidak mencukupi kebutuhan.

Ini menandakan stabilitas pendapatan tidak lagi menjadi indikator kemampuan masyarakat memenuhi biaya hidup yang terus meningkat.

"Di fase dormant economy seperti sekarang, konsumen berubah menjadi frugal consumer yaitu jauh lebih hemat, lebih kritis, dan lebih menuntut nilai. Mereka tidak lagi membeli berdasarkan keinginan, tetapi berdasarkan urgensi dan manfaat nyata yang dirasakan," tuturnya.

baca juga

CEO Alvara Research Center, Hasannudin Ali, melihat gejala tersebut sebagai respons realistis masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi jangka panjang.

"Data survei menunjukkan bahwa ketahanan finansial rumah tangga mulai rentan. Ketika pendapatan tidak lagi sebanding dengan kenaikan biaya hidup, konsumen mengalihkan fokus dari akumulasi aset menuju pengamanan arus kas harian," lanjutnya.

Kombinasi penurunan tabungan, melemahnya investasi, dan pendapatan yang stagnan itu mendorong terbentuknya perilaku konsumsi baru yang makin dominan, yakni frugal consumer. Konsumen tak sekadar berhemat, tetapi semakin selektif dan kritis terhadap nilai manfaat setiap pembelian.

Memasuki 2026, tren ini menjadi sinyal kuat bahwa efisiensi dan prioritas kebutuhan esensial akan menjadi norma utama dalam perilaku belanja masyarakat. Di tengah tekanan biaya hidup dan ekonomi yang belum pulih sepenuhnya, “makan tabungan” tampaknya akan menjadi strategi bertahan banyak keluarga Indonesia dalam waktu dekat.

"Dalam kondisi seperti ini, perilaku frugal bukan sekadar pilihan, tetapi strategi adaptif untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:02 WIB

Survei KIC: Tolak Pinjaman Berbunga, Kelas Menengah Memilih Bertahan Hidup dari Makan Tabungan

Survei KIC: Tolak Pinjaman Berbunga, Kelas Menengah Memilih Bertahan Hidup dari Makan Tabungan

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 06:45 WIB

Tolak PPN 12% Viral di X, Apakah Seruan Praktik Frugal Living Efektif?

Tolak PPN 12% Viral di X, Apakah Seruan Praktik Frugal Living Efektif?

Your Say | Selasa, 26 November 2024 | 09:20 WIB

Tanpa Sadar, Ini 5 Tanda Kamu Sudah Menerapkan Frugal Living

Tanpa Sadar, Ini 5 Tanda Kamu Sudah Menerapkan Frugal Living

Lifestyle | Senin, 25 November 2024 | 15:32 WIB

Biar Enggak Makan Tabungan, Ini Pentingnya Bijak Kelola Keuangan dengan Tabungan BRI

Biar Enggak Makan Tabungan, Ini Pentingnya Bijak Kelola Keuangan dengan Tabungan BRI

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:39 WIB

Terkini

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:11 WIB

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:06 WIB

×