Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Daftar Pemegang Saham Superbank (SUPA), Ada Raksasa Singapura dan Grup Konglo

M Nurhadi

Rabu, 10 Desember 2025 | 17:22 WIB
Daftar Pemegang Saham Superbank (SUPA), Ada Raksasa Singapura dan Grup Konglo
Superbank

Suara.com - Superbank, atau PT Super Bank Indonesia (SUPA), tengah bersiap membuat gebrakan besar di pasar modal Indonesia. Bank digital yang sedang naik daun ini akan segera melakukan Penawaran Perdana Saham (IPO).

Ini adalah langkah strategis yang akan mengubah peta industri perbankan digital di Tanah Air.

Superbank berencana melepas sejumlah besar saham, yaitu maksimal 4,40 juta lembar saham baru. Jumlah ini setara dengan 13% dari total modal perusahaan setelah IPO.

Dengan harga penawaran yang dipatok di kisaran Rp 525 hingga Rp 695 per saham, Superbank berpotensi mengumpulkan dana segar hingga mencapai Rp 3,06 triliun!

Dana sebesar ini tentu akan menjadi amunisi kuat bagi Superbank untuk mengembangkan layanannya dan bersaing di pasar bank digital yang semakin ketat.

Siapa Nakhoda Superbank?

Di balik transformasi Superbank, ada sosok bankir senior yang sudah kenyang pengalaman, yaitu Tigor Siahaan. Ia menjabat sebagai Presiden Direktur Superbank sejak Januari 2022.

Penunjukan ini terjadi tak lama setelah Superbank diakuisisi oleh Grup Emtek, yang saat itu masih bernama Bank Fama International.

Tigor Siahaan bukanlah nama baru. Ia memiliki karier gemilang di industri perbankan selama lebih dari 30 tahun.

Ia pernah berkarya di Citibank Indonesia selama dua dekade, memulai dari posisi Management Associate pada 1995 hingga mencapai jabatan puncak sebagai Country Chief Operating Officer (CCO) pada 2011–2015.

Tigor bahkan tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang berhasil menduduki posisi tertinggi di bank global asal Amerika Serikat tersebut.

Dari Bank Konvensional Menjadi Bank Digital

Superbank sendiri memiliki sejarah panjang. Sebelumnya, perusahaan ini dikenal sebagai PT Bank Fama International, sebuah lembaga keuangan yang didirikan di Bandung pada tahun 1993.

Setelah hampir tiga dekade beroperasi sebagai bank konvensional, perusahaan ini melakukan transformasi radikal.

Pada tahun 2023, Bank Fama secara resmi berganti nama menjadi Superbank dan memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta. Perubahan ini menandai dimulainya era baru Superbank sebagai bank digital yang fokus pada inovasi dan layanan berbasis teknologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

COIN Siap Perkuat Transparansi dan Tata Kelola Industri Kripto Usai Arsari jadi Investor Strategis

COIN Siap Perkuat Transparansi dan Tata Kelola Industri Kripto Usai Arsari jadi Investor Strategis

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:06 WIB

Alasan Arsari Group Pegang Saham COIN

Alasan Arsari Group Pegang Saham COIN

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:01 WIB

IHSG Rebound Balik ke 8.700, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Rebound Balik ke 8.700, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:58 WIB

Terkini

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:33 WIB

Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI

Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram

Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian

Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:59 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:54 WIB

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:51 WIB

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:36 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:15 WIB

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB