Analis Ungkap Dampak Penghapusan SLIK Terhadap Perbankan Maupun Perekonomian

Achmad Fauzi

Kamis, 11 Desember 2025 | 15:53 WIB
Analis Ungkap Dampak Penghapusan SLIK Terhadap Perbankan Maupun Perekonomian
Aplikasi Pinjam Uang Tak Perlu SLIK OJK. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Wacana penghapusan SLIK OJK untuk mempermudah kredit rumah subsidi dikritik keras oleh analis karena potensi risiko besar perbankan.
  • SLIK merupakan instrumen utama bank menilai rekam jejak calon debitur; penghapusannya meningkatkan potensi kredit macet signifikan.
  • Pengamat menyarankan mekanisme hunian sewa bersubsidi sebagai alternatif daripada menghapus SLIK demi menghindari krisis ekonomi.

Suara.com - Wacana penghapusan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK demi mempermudah akses kredit rumah subsidi menuai kritik keras dari kalangan analis.

Pengamat Pasar Modal Hans Kwee menilai langkah tersebut justru berpotensi menimbulkan risiko besar bagi industri perbankan dan perekonomian nasional.

SLIK selama ini menjadi instrumen utama bagi bank maupun lembaga keuangan untuk menilai rekam jejak calon debitur sebelum menyalurkan kredit. Menurut Hans, fungsi tersebut tidak bisa begitu saja dihilangkan.

"Ya, ini usulan yang kurang tepat ya. Kami pikir karena sebenarnya SLIK itu kan track record kredit seseorang. Jadi ini menjadi acuan bank dalam menyalurkan kredit. Nah asumsi yang dipakai disini adalah kalau orang itu pernah punya masalah, maka bank itu harus hati-hati dalam menyalurkan kredit," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Kamis(11/12/2025).

Layanan Bank Mandiri (ANTARA)
Layanan Bank Mandiri (ANTARA)

Ia menjelaskan, tanpa SLIK perbankan ibarat kehilangan alat navigasi dalam manajemen risiko kredit. Dengan tidak tersedia data riwayat kredit, bank akan semakin sulit memastikan kemampuan bayar calon debitur.

"Kalau SLIK tadi dihapus, kemudian orang itu dapat kredit, maka kredit-kredit itu potensi macetnya akan sangat tinggi. Padahal perbankan ini, dia menarik dana masyarakat yang ternyata dana masyarakat itu juga ada cost-nya. Sehingga kalau kita melakukan penghapusan SLIK untuk memberikan kredit pada pihak-pihak yang memang belum layak mendapatkan kredit, itu sama saja memindahkan masalah dari debitur ke industri perbankan," imbuh Hans.

Hans memperingatkan, lonjakan kredit macet dapat mengancam kesehatan perbankan dan menimbulkan efek domino terhadap perekonomian Indonesia.

"Kalau perbankan terganggu, implikasinya luas karena bisa men-trigger terjadinya krisis pada ekonomi Indonesia secara keseluruhan," tambahnya.

Ia bahkan menyinggung krisis subprime mortgage Amerika Serikat pada 2008 sebagai contoh nyata risiko pemberian kredit tanpa seleksi kelayakan yang ketat.

baca juga

"Waktu itu orang yang no income, no job, tetapi mereka punya property dengan bunga yang tinggi. Ya akhirnya keluarlah banyak subprime mortgage yang meledak di 2009 yang menyebabkan ekonomi Amerika dan dunia terpuruk pada krisis gitu," pungkasnya.

Meski kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah memang perlu diakomodasi, Hans menilai tidak semua masyarakat yang membutuhkan otomatis layak menerima kredit.

Alih-alih menghapus SLIK, ia mengusulkan pemerintah menyiapkan mekanisme hunian sewa bersubsidi seperti rumah, rusun, atau apartemen dengan harga terjangkau.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa hunian sewa tersebut dapat diberikan berdasarkan radius tempat bekerja untuk menekan biaya hidup masyarakat.

"Sehingga ini membantu dia bekerja yang tinggalnya dekat daerah tempat tinggalnya, sehingga cost dia menjadi lebih minim. Kemudian waktunya menjadi lebih efisien gitu. Nah mungkin mekanisme itu bisa dipikirkan ya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPS Ungkap Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar Bisa Tingkatkan Risiko Kredit Macet

LPS Ungkap Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar Bisa Tingkatkan Risiko Kredit Macet

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 20:55 WIB

BTN Ungkap Risiko Jika SLIK Dihapus

BTN Ungkap Risiko Jika SLIK Dihapus

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 09:38 WIB

Bankir Ini Nilai Penggunaan AI Jadi Masa Depan Industri Keuangan

Bankir Ini Nilai Penggunaan AI Jadi Masa Depan Industri Keuangan

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 08:47 WIB

Terkini

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

×