Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra

Dicky Prastya

Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:02 WIB
Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Terminal Operasi 3 IPC TK, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan menolak usulan Bea Cukai menyumbangkan pakaian bekas sitaan kepada korban bencana banjir Sumatra.
  • Usulan tersebut datang dari Direktur Komunikasi Bea Cukai; Menteri memilih membeli barang baru untuk donasi.
  • Alasan penolakan adalah karena barang sitaan tersebut merupakan barang impor ilegal meskipun kondisinya baru.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) untuk menyumbangkan pakaian bekas ilegal hasil sitaan ke korban bencana banjir Sumatra.

Usulan ini bermula dari Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto. Ia tak menampik peluang mengirimkan hasil sitaan impor bal pakaian bekas (balpres) ke korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Ada opsi, coba nanti kita tergantung Pemerintah mau arahkan ke mana. Setelah menjadi milik negara, itu terserah Pemerintah," katanya pada Kamis (11/12/2025) lalu.

Mendengar usulan itu, Purbaya sempat mengkonfirmasi ulang ke Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budhi Utama yang ada di dekatnya. Ia mengaku kalau itu baru sekadar opsi.

"Kalau memungkinkan dan diizinkan, selama ini kan aturannya belum memungkinkan untuk dikirim," ucap Djaka saat ditemui di Terminal Operasi 3 IPC TPK, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Purbaya lalu menegaskan kalau usulan itu tidak akan dilakukan. Apabila Pemerintah ingin menyumbang, maka dirinya lebih memilih untuk membeli barang baru alih-alih hasil sitaan Bea Cukai.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Kalau saya suruh sumbang, saya beli barang baru, saya kirim ke sana," timpal Purbaya.

Meskipun pakaian bekas sitaan itu adalah produk baru, ia tetap melarang Bea Cukai mengirim ke korban bencana Sumatra. Alasannya, itu adalah barang ilegal.

"(Walaupun barang bekas baru?) Biar saja, itu kan ilegal. Paling enggak secara formal enggak ada kebijakan ke arah sana. Even dari Presiden pun saya pernah diskusi, dia bilang jangan dulu, kecuali berubah. Sampai sekarang belum ada," tegasnya lagi.

baca juga

Purbaya juga sempat menegur Nirwala yang ada di lokasi untuk melarang usulan tersebut. Ia menilai lebih baik jika Pemerintah membeli barang-barang dalam negeri buatan UMKM untuk dikirim ke korban bencana.

"Bagaimana ini? Enak saja lu ngomong. Ah menterinya gue, dia (Nirwala) bukan menteri. Jangan sampai nanti gara-gara itu banyak lagi balpres karena alasan kan bagus buat itu bencana. Lebih baik kita beli barang-barang dalam negeri, produk UMKM, dikirim ke bencana yang baru," papar dia.

"Saya lebih baik ngeluarin uang di situ dibanding pakai barang-barang balpres itu (disumbang ke korban bencana," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!

Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:37 WIB

Purbaya Butuh Rp 45 Miliar buat Investasi Teknologi AI di Pelabuhan

Purbaya Butuh Rp 45 Miliar buat Investasi Teknologi AI di Pelabuhan

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:24 WIB

Menteri Purbaya Sindir Kinerja Bea Cukai: Orangnya Pintar-pintar, Tinggal Digebukin Aja

Menteri Purbaya Sindir Kinerja Bea Cukai: Orangnya Pintar-pintar, Tinggal Digebukin Aja

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:04 WIB

Purbaya Resmikan 3 Teknologi AI Canggih di Pelabuhan, Biar Kerja Bea Cukai Tak Lagi Lambat

Purbaya Resmikan 3 Teknologi AI Canggih di Pelabuhan, Biar Kerja Bea Cukai Tak Lagi Lambat

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:48 WIB

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:11 WIB

Prabowo Pastikan Anggaran Huntara dan Huntap Korban Bencana Sumatra Cair, Tapi...

Prabowo Pastikan Anggaran Huntara dan Huntap Korban Bencana Sumatra Cair, Tapi...

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:34 WIB

Terkini

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

×