Saham Emiten Keluarga Bakrie Mulai Bangkit dari Kubur

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 15 Desember 2025 | 18:43 WIB
Saham Emiten Keluarga Bakrie Mulai Bangkit dari Kubur
Ilustrasi. Setelah bertahun-tahun terperangkap dalam status "saham gocap" (harga Rp50 per lembar) yang mematikan, emiten-emiten di bawah payung Grup Bakrie menunjukkan manuver comeback yang mengejutkan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir-akhir ini.
baca 10 detik
  • Saham Grup Bakrie mulai bangkit kembali.
  • Dahulu dikenal dengan saham gocapan.
  • Kenaikan harga saham mereka yang tiba-tiba dan signifikan menjadi sinyal bahwa raksasa konglomerasi ini sedang bangun dari tidur panjangnnya.

Suara.com - Setelah bertahun-tahun terperangkap dalam status "saham gocap" (harga Rp50 per lembar) yang mematikan, emiten-emiten di bawah payung Grup Bakrie menunjukkan manuver comeback yang mengejutkan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir-akhir ini.

Kenaikan harga saham mereka yang tiba-tiba dan signifikan menjadi sinyal bahwa raksasa konglomerasi ini sedang bangun dari tidur panjangnnya.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (15/12/2025), setidaknya lima emiten Grup Bakrie yang akrab disapa "Bakris" berhasil menunjukkan tren positif, lepas dari jurang saham gocap.

1. BRMS

Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menutup perdagangan menjelang akhir tahun dengan performa yang mencuri perhatian investor. Meskipun mengalami koreksi di sesi penutupan hari ini, secara jangka panjang, saham emiten pertambangan mineral ini telah mencatatkan kenaikan yang fantastis, menjadikannya salah satu saham dengan pertumbuhan harga tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data penutupan perdagangan pada Senin pukul 16.14 WIB, saham BRMS ditutup pada harga Rp1.125,00 per saham.

Pergerakan harga saham BRMS dalam lima tahun terakhir menjadi sorotan utama. Saham ini telah mengalami lonjakan harga sebesar 1.361,99% atau naik sebesar 1.048,05 poin dari harga lima tahun lalu di harga 76 perak pada 5 tahun lalu.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), salah satu raksasa pertambangan batu bara di Indonesia, kembali menjadi sorotan tajam di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data pergerakan saham terbaru per Senin (15/12/2025) pukul 16.14 WIB menunjukkan kinerja jangka panjang yang fenomenal, dengan kenaikan mencapai lebih dari tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir.

2. BUMI

baca juga

Harga saham BUMI tercatat berada di level Rp344,00 per lembar. Angka ini menandakan lompatan dahsyat sebesar +263,00 poin atau setara dengan 324,69% dari posisi lima tahun lalu.

Kinerja luar biasa ini menunjukkan pemulihan dan kepercayaan pasar yang kuat terhadap restrukturisasi utang dan prospek bisnis batu bara BUMI. Saham ini pernah berada di titik terendah 52 minggu di level Rp70 namun kini telah terbang tinggi dan menembus batas psikologis.

Pada perdagangan hari ini, Senin (15/12/2025), saham BUMI dibuka pada harga Rp372,00 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp400. Level Rp400 ini sekaligus menyamai rekor tertinggi (Tinggi 52 mg) saham dalam 52 minggu terakhir, sebelum akhirnya ditutup sedikit terkoreksi di level Rp344. setelah sempat menyentuh level terendah harian di Rp340.

Harga penutupan hari ini, Rp344 sangat jauh meninggalkan harga yang tercatat pada Juni 2022, yaitu Rp57 menempatkan BUMI sebagai salah satu hot stock yang paling banyak dibicarakan di kalangan investor beberapa tahun terakhir.

3. DEWA

Perjalanan saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencuri perhatian investor. Meskipun sektor batu bara dan jasa penambangan kerap menghadapi tantangan fluktuasi harga komoditas, saham berkode DEWA ini menunjukkan performa jangka panjang yang sungguh fantastis, melambung nyaris seribu persen dalam lima tahun terakhir!

Pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (15/12/2025) pukul 16.14 WIB, harga saham DEWA bertengger di level Rp540. Angka ini mencerminkan kenaikan luar biasa sebesar 980,00% dalam kurun waktu lima tahun.

4. ENRG

Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menutup perdagangan Senin (15/12/2025) dengan kinerja fantastis, menegaskan posisinya sebagai salah satu primadona di sektor energi. Data per 15 Desember 2025 menunjukkan harga saham ENRG berada di level Rp1.390,00 per saham.

Yang paling mencolok, performa jangka panjang saham ini benar-benar melesat. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, saham ENRG telah melonjak hingga 1.025,23%, dari harga dasarnya di sekitar Rp123,53 menjadi Rp1.390 saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lineup Lengkap Big Bang Festival 2025/2026 Bocor: Ada Dewa 19, Tulus, sampai Weird Genius!

Lineup Lengkap Big Bang Festival 2025/2026 Bocor: Ada Dewa 19, Tulus, sampai Weird Genius!

Entertainment | Minggu, 14 Desember 2025 | 21:09 WIB

Teknologi Cerdas untuk Bumi Lebih Bersih: Mengelola Emisi dengan Data

Teknologi Cerdas untuk Bumi Lebih Bersih: Mengelola Emisi dengan Data

Lifestyle | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:05 WIB

DEWA dan BUMI Meroket, IHSG Menguat ke Level 8.693 dengan Transaksi 19 Triliun

DEWA dan BUMI Meroket, IHSG Menguat ke Level 8.693 dengan Transaksi 19 Triliun

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×