Profil PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), Siapa Pemilik Sahamnya?

M Nurhadi

Selasa, 16 Desember 2025 | 09:23 WIB
Profil PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), Siapa Pemilik Sahamnya?
CSIS

Suara.com - Profil PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS): Emiten Properti dan Manufaktur Furnitur Kustom
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) adalah perusahaan publik Indonesia yang memiliki portofolio bisnis yang terdiversifikasi dalam sektor properti, konstruksi, dan perdagangan mebel pesanan.

Emiten berkode saham CSIS ini didirikan pada tanggal 2 Juni 1995 dan berfokus pada pengembangan properti, yang sebagian besar dijalankan melalui anak-anak perusahaannya (seperti PT Olympic Bangun Persada), serta penyediaan furnitur kustom (pesanan khusus) untuk berbagai klien, termasuk hotel, kantor, dan rumah sakit.

Kantor pusat operasional CSIS berlokasi di Kawasan Industri Olympic, Jalan Kaum Sari No. 1, Bogor, Jawa Barat

Struktur Kepemilikan dan Jajaran Manajemen Inti

Dari sisi kepemilikan saham, CSIS didominasi oleh dua pemegang saham utama. PT Andalan Utama Bintara merupakan pemegang saham pengendali terbesar dengan kepemilikan sebesar 57,23%, diikuti oleh PT Olympic Kapital Equity dengan porsi 22,77%.

Sisanya adalah saham yang dimiliki oleh masyarakat (publik).

Jajaran manajemen puncak perusahaan dipimpin oleh Santo Fransiscus sebagai Presiden Komisaris dan Au Bintoro sebagai Presiden Direktur.

Struktur manajemen ini juga mencakup posisi Komisaris Independen yang dijabat oleh Yayat Supriyatna dan Direktur Independen oleh Yohanes Sumarno.

Untuk menjalankan bisnisnya, CSIS didukung oleh beberapa anak perusahaan, di antaranya PT Bogorindo Cemerlang dan PT Cahayabuana Pasific, yang bergerak di bidang kontraktor, developer, dan real estate.

baca juga

Harga saham CSIS berdasarkan pantauan saat artikel ini dibuat (penutupan pasar sesi 2 15 Desember 2025) berada di kisaran Rp 550 dan dalam status ARA atau Auto Rejection Atas yang memiliki definisi kondisi kenaikan saham yang terjadi secara signifikan hingga membuat saham sampai pada batas atas saham dalam 1 hari perdagangan.

Rencana Korporasi: Rights Issue Akhir Tahun 2025

Sebagai langkah strategis terbaru, CSIS telah mengumumkan rencana untuk melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau dikenal sebagai Rights Issue pada akhir tahun 2025.

Tujuan utama dari rights issue ini adalah untuk menambah modal perusahaan guna memperkuat struktur permodalan dan membiayai rencana bisnis di masa mendatang.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Menguat Selasa Pagi, Apa Saja Saham yang Cuan?

IHSG Berbalik Menguat Selasa Pagi, Apa Saja Saham yang Cuan?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:17 WIB

Saham Emiten Keluarga Bakrie Mulai Bangkit dari Kubur

Saham Emiten Keluarga Bakrie Mulai Bangkit dari Kubur

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 18:43 WIB

Tekanan Jual Dorong IHSG Merosot ke Level 8.649 Hari Ini

Tekanan Jual Dorong IHSG Merosot ke Level 8.649 Hari Ini

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 17:17 WIB

Terkini

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:46 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 08:37 WIB

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:36 WIB

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

×