Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Profil PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), Siapa Pemilik Sahamnya?

M Nurhadi

Selasa, 16 Desember 2025 | 09:23 WIB
Profil PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), Siapa Pemilik Sahamnya?
CSIS

Suara.com - Profil PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS): Emiten Properti dan Manufaktur Furnitur Kustom
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) adalah perusahaan publik Indonesia yang memiliki portofolio bisnis yang terdiversifikasi dalam sektor properti, konstruksi, dan perdagangan mebel pesanan.

Emiten berkode saham CSIS ini didirikan pada tanggal 2 Juni 1995 dan berfokus pada pengembangan properti, yang sebagian besar dijalankan melalui anak-anak perusahaannya (seperti PT Olympic Bangun Persada), serta penyediaan furnitur kustom (pesanan khusus) untuk berbagai klien, termasuk hotel, kantor, dan rumah sakit.

Kantor pusat operasional CSIS berlokasi di Kawasan Industri Olympic, Jalan Kaum Sari No. 1, Bogor, Jawa Barat

Struktur Kepemilikan dan Jajaran Manajemen Inti

Dari sisi kepemilikan saham, CSIS didominasi oleh dua pemegang saham utama. PT Andalan Utama Bintara merupakan pemegang saham pengendali terbesar dengan kepemilikan sebesar 57,23%, diikuti oleh PT Olympic Kapital Equity dengan porsi 22,77%.

Sisanya adalah saham yang dimiliki oleh masyarakat (publik).

Jajaran manajemen puncak perusahaan dipimpin oleh Santo Fransiscus sebagai Presiden Komisaris dan Au Bintoro sebagai Presiden Direktur.

Struktur manajemen ini juga mencakup posisi Komisaris Independen yang dijabat oleh Yayat Supriyatna dan Direktur Independen oleh Yohanes Sumarno.

Untuk menjalankan bisnisnya, CSIS didukung oleh beberapa anak perusahaan, di antaranya PT Bogorindo Cemerlang dan PT Cahayabuana Pasific, yang bergerak di bidang kontraktor, developer, dan real estate.

Harga saham CSIS berdasarkan pantauan saat artikel ini dibuat (penutupan pasar sesi 2 15 Desember 2025) berada di kisaran Rp 550 dan dalam status ARA atau Auto Rejection Atas yang memiliki definisi kondisi kenaikan saham yang terjadi secara signifikan hingga membuat saham sampai pada batas atas saham dalam 1 hari perdagangan.

Rencana Korporasi: Rights Issue Akhir Tahun 2025

Sebagai langkah strategis terbaru, CSIS telah mengumumkan rencana untuk melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau dikenal sebagai Rights Issue pada akhir tahun 2025.

Tujuan utama dari rights issue ini adalah untuk menambah modal perusahaan guna memperkuat struktur permodalan dan membiayai rencana bisnis di masa mendatang.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Menguat Selasa Pagi, Apa Saja Saham yang Cuan?

IHSG Berbalik Menguat Selasa Pagi, Apa Saja Saham yang Cuan?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:17 WIB

Saham Emiten Keluarga Bakrie Mulai Bangkit dari Kubur

Saham Emiten Keluarga Bakrie Mulai Bangkit dari Kubur

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 18:43 WIB

Tekanan Jual Dorong IHSG Merosot ke Level 8.649 Hari Ini

Tekanan Jual Dorong IHSG Merosot ke Level 8.649 Hari Ini

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 17:17 WIB

Terkini

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:44 WIB