Mekanisme Buyback TLKM, Pemegang Saham Wajib Tahu

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 18:41 WIB
Mekanisme Buyback TLKM, Pemegang Saham Wajib Tahu
Telkom
  • Telkom menawarkan pembelian kembali saham seharga Rp3.090 bagi pemegang saham yang menolak spin-off Wholesale Fiber Connectivity.
  • Investor harus memenuhi kriteria tertentu seperti terdaftar sebelum 19 November 2025 dan hadir di RUPSLB.
  • Pembayaran buyback akan selesai setelah terbitnya SK Menteri Hukum dan HAM.

Suara.com - Emiten telekomunikasi milik negara, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), secara resmi mengumumkan skema pembelian kembali (buyback) saham bagi para pemegang saham yang menyatakan keberatan atas rencana pemisahan sebagian bisnis dan aset (spin-off) unit Wholesale Fiber Connectivity.

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah diselenggarakan pada 12 Desember 2025.

Berdasarkan data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Telkom menetapkan harga pembelian kembali pada angka Rp3.090 per saham.

Syarat dan Mekanisme Buyback

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TLKM, Arthur Angelo Syailendra, menjelaskan bahwa hak untuk mengajukan buyback ini tidak berlaku bagi seluruh investor. Terdapat kriteria khusus yang harus dipenuhi, antara lain:

Pemegang saham harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 19 November 2025.

Pemegang saham wajib hadir dalam gelaran RUPSLB tanggal 12 Desember 2025.

Pemegang saham secara resmi memberikan suara tidak setuju terhadap agenda pemisahan bisnis tersebut.

Masa penyampaian permohonan untuk aksi korporasi ini telah berlangsung singkat pada 15 hingga 16 Desember 2025.

Adapun proses pembayaran akan diselesaikan paling lambat tiga hari kerja setelah Surat Keputusan dari Menteri Hukum dan HAM terkait akta pemisahan diterbitkan.

Manajemen Telkom menegaskan bahwa proses pembelian kembali saham ini telah diperhitungkan dengan matang. Perseroan optimistis pelaksanaan buyback tidak akan memberikan tekanan negatif yang signifikan terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan operasional perusahaan.

Rencana spin-off unit Wholesale Fiber Connectivity sendiri ditargetkan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026. Langkah strategis ini diharapkan dapat mempertajam fokus bisnis Telkom dalam mengelola infrastruktur konektivitas secara lebih efisien.

Pergerakan Saham TLKM

Hingga akhir jam perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), saham TLKM ditutup pada level Rp3.500. Posisi ini menunjukkan pelemahan minor jika dibandingkan dengan harga pembukaan pasar pada sesi pertama.

Meskipun demikian, harga pasar saat ini terpantau masih berada jauh di atas harga penawaran buyback yang ditetapkan perseroan sebesar Rp3.090.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PaDi Business Forum & Showcase 2025: PaDi UMKM Ciptakan Transaksi Hingga Tembus Rp993 Miliar

PaDi Business Forum & Showcase 2025: PaDi UMKM Ciptakan Transaksi Hingga Tembus Rp993 Miliar

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:22 WIB

TelkomGroup Percepat Recovery BTS di Lokasi Bencana Sumatra, Kerahkan Seluruh Kemampuan

TelkomGroup Percepat Recovery BTS di Lokasi Bencana Sumatra, Kerahkan Seluruh Kemampuan

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:01 WIB

Spin-off InfraNexia Resmi Disetujui, Telkom Percepat Transformasi Infrastruktur Digital Nasional

Spin-off InfraNexia Resmi Disetujui, Telkom Percepat Transformasi Infrastruktur Digital Nasional

Tekno | Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:02 WIB

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:50 WIB

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:38 WIB

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:30 WIB

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:24 WIB

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB