Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Modal Inti Superbank (SUPA) Tembus Rp8 Triliun, Naik Kelas ke KBMI 2

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 18:59 WIB
Modal Inti Superbank (SUPA) Tembus Rp8 Triliun, Naik Kelas ke KBMI 2
Superbank resmi melantai di bursa, Rabu (17/12/2025). [Suara.com/Rina]
  • PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) resmi naik kelas menjadi Bank KBMI 2 setelah IPO pada 17 Desember 2025.
  • Kenaikan kasta ini didukung modal inti mencapai Rp8 triliun, melampaui batas minimum KBMI 1 (hingga Rp6 triliun).
  • Dana IPO Rp2,79 triliun akan dialokasikan untuk penguatan kredit (70%) dan pengembangan teknologi (30%).

Suara.com - PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) mengukir pencapaian signifikan pada hari perdana perdagangannya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/12/2025).

Bank digital yang terafiliasi dengan ekosistem Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS ini secara resmi naik kelas ke Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2.

Kenaikan kasta ini terjadi setelah perseroan berhasil memperkuat struktur permodalannya melalui aksi penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Per hari ini, modal inti Superbank tercatat telah mencapai Rp8 triliun, melonjak signifikan dibandingkan posisi September 2025 yang sebesar Rp4,88 triliun.

Melampaui Ambang Batas KBMI 1

Sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kategori KBMI 1 diperuntukkan bagi bank dengan modal inti hingga Rp6 triliun.

Dengan modal yang kini menyentuh angka Rp8 triliun, Superbank secara kualifikasi telah memenuhi syarat untuk masuk ke jajaran bank KBMI 2.

Presiden Direktur Superbank, Tigor M Siahaan mengatakan, meskipun proses administratif di OJK masih terus berjalan, modal inti saat ini dipastikan sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan dalam jangka pendek maupun menengah.

Penguatan modal ini sejalan dengan dorongan OJK agar industri perbankan nasional lebih kompetitif dan memiliki ketahanan yang kuat dalam memitigasi risiko di masa depan.

Rencana Strategis Pasca-IPO

Dalam aksi korporasinya, Superbank melepas 4,4 miliar saham baru atau setara 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga penawaran Rp635 per saham, emiten berkode saham SUPA ini sukses menghimpun dana segar sebesar Rp2,79 triliun.

Berdasarkan prospektus perusahaan, dana hasil IPO tersebut akan dialokasikan secara strategis untuk dua fokus utama:

Penguatan Kredit (70%): Mayoritas dana akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperluas penyaluran kredit kepada segmen underbanked, baik nasabah ritel maupun pelaku UMKM.

Pengembangan Teknologi (30%): Alokasi ini disiapkan untuk belanja modal guna memperkuat infrastruktur teknologi informasi.

Fokus pengembangan mencakup sistem pembayaran digital, analisis data, keamanan siber (cybersecurity), hingga investasi jangka panjang pada kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Pencatatan perdana saham ini menjadi momentum penting bagi Superbank untuk memperluas jangkauan layanan finansial digitalnya di Indonesia. Pada perdagangan perdananya, saham SUPA pun langsung menunjukkan performa gemilang dengan kenaikan harga yang cukup signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:05 WIB

Ikuti Jejak Rupiah, IHSG Meloyo Hari ini Balik ke Level 8.600

Ikuti Jejak Rupiah, IHSG Meloyo Hari ini Balik ke Level 8.600

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:53 WIB

SMRA Terbitkan Obligasi 500 Miliar di Tengah Penurunan Laba Bersih

SMRA Terbitkan Obligasi 500 Miliar di Tengah Penurunan Laba Bersih

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 13:37 WIB

Terkini

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB