Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 17 Desember 2025 | 18:05 WIB
Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe
Ilustrasi. Saham raksasa alat berat dan pertambangan yang terafiliasi Grup Astra PT United Tractors Tbk (UNTR), terpantau mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan pekan ini. Foto Ist
  • Saham PT United Tractors Tbk (UNTR), terpantau mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan pekan ini.
  • Saham emiten Grup Astra ini ditutup di level Rp28.050 merosot -5,87% atau hilang 1.750 poin.
  • Tekanan jual ini muncul di tengah awan mendung yang menyelimuti anak usahanya, PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Sumatera Utara.

Suara.com - Saham raksasa alat berat dan pertambangan, PT United Tractors Tbk (UNTR), terpantau mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan pekan ini.

Berdasarkan data pasar pada Rabu (17/12/2025), saham emiten Grup Astra ini ditutup di level Rp28.050 merosot -5,87% atau hilang 1.750 poin dalam lima hari terakhir.

Tekanan jual ini muncul di tengah awan mendung yang menyelimuti anak usahanya, PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Sumatera Utara.

Pantauan pasar modal hingga pukul 16.08 WIB, saham UNTR parkir di level Rp28.050 per lembar. Jika ditarik garis dalam lima hari perdagangan terakhir, saham ini sudah mengalami penurunan kumulatif sebesar -5,87% atau terpangkas sebanyak 1.750 poin.

Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, saham UNTR sebenarnya sempat dibuka di level Rp28.150 per lembar. Namun, tekanan jual yang cukup masif membawa harga berfluktuasi hingga menyentuh titik terendah harian di Rp27.850.

Meskipun sempat mencoba bangkit ke titik tertinggi harian di Rp28.200, saham ini tidak mampu bertahan dan harus rela ditutup melemah di bawah level pembukaannya.

Sentimen negatif utama yang menekan harga saham UNTR adalah langkah pemerintah yang sedang mengusut operasional Tambang Emas Martabe. Fasilitas tambang ini diduga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir bandang dan kerusakan lingkungan di wilayah Sumatera Utara belakangan ini.

Pemerintah melalui kementerian terkait tengah melakukan audit lingkungan mendalam. Dampaknya, sebagian fasilitas operasional terpaksa ditutup sementara untuk keperluan investigasi. Bagi investor, ketidakpastian mengenai kapan operasional akan kembali normal memicu aksi ambil untung (profit taking), mengingat Martabe adalah salah satu "mesin uang" utama bagi UNTR di sektor mineral non-batubara.

Penutupan operasional, meski sementara, akan berdampak langsung pada kinerja keuangan konsolidasi United Tractors, tercatat lahan tambang ini memberikan kontribusi pendapatan yang cukup besar yakni Rp10 triliun.

Tambang emas Martabe adalah pilar utama strategi UNTR untuk melepaskan ketergantungan dari batubara. Sektor pertambangan emas menyumbang porsi signifikan terhadap laba bersih perusahaan saat harga batubara fluktuatif.

Emas dikenal memiliki margin keuntungan yang lebih stabil dibandingkan lini bisnis penjualan alat berat (Komatsu). Pada tahun-tahun sebelumnya, produksi emas dari Martabe rata-rata mencapai 200.000 hingga 250.000 ons per tahun.

Tambang Martabe (melalui PT Agincourt Resources) secara konsisten berkontribusi sekitar 10% hingga 15% terhadap total laba bersih konsolidasi UNTR. Jika investigasi pemerintah berlarut-larut, target produksi tahunan UNTR dipastikan akan terkoreksi.

Meskipun secara fundamental UNTR masih memiliki rasio P/E yang rendah (6,61x) dan dividen tinggi (7,31%), investor kini bersikap konservatif. Pasar menunggu kejelasan hasil investigasi pemerintah. Jika terbukti ada pelanggaran lingkungan, UNTR terancam denda besar atau biaya reklamasi tambahan yang dapat menggerus dividen di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Lahan Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Lahan Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:34 WIB

Efek Banjir Sumatra, Kemenkeu Permudah Cairkan Dana Transfer ke Daerah Terdampak Bencana

Efek Banjir Sumatra, Kemenkeu Permudah Cairkan Dana Transfer ke Daerah Terdampak Bencana

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:30 WIB

Kemenkeu Salurkan Dana Rp 4 Miliar ke Korban Banjir Sumatra

Kemenkeu Salurkan Dana Rp 4 Miliar ke Korban Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:12 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB