Pemerintah Setop Insentif Mobil Listrik, Harga Moblis Bakal Makin Mahal?

M Nurhadi

Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:25 WIB
Pemerintah Setop Insentif Mobil Listrik, Harga Moblis Bakal Makin Mahal?
Ilustrasi pekerja sedang merakit mobil di sebuah pabrik otomotif. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia mengindikasikan subsidi besar untuk kendaraan listrik tidak diperpanjang.
  • Anggaran subsidi EV akan dialihkan untuk mendukung pengembangan dan kemandirian produksi Mobil Nasional (Mobnas).
  • Penghentian insentif, termasuk pembebasan PPN DTP dan PPnBM, diprediksi menyebabkan lonjakan harga jual mobil listrik.

Fasilitas ini diberikan dengan syarat yang cukup ketat. Produsen wajib memberikan komitmen investasi berupa produksi lokal di masa depan dengan rasio 1:1.

Artinya, jumlah mobil yang diimpor tanpa bea masuk harus diganti dengan jumlah produksi lokal yang sama dalam periode 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027.

Sebanyak enam pabrikan telah menyanggupi komitmen ini, termasuk BYD, VinFast, Geely, Xpeng, Great Wall Motor, serta PT National Assemblers (AION, Citroen, Maxus, VW).

3. Bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)

Melalui PMK No. 135 Tahun 2024, pemerintah memberikan insentif PPnBM 100 persen ditanggung pemerintah untuk mobil listrik berbasis baterai tertentu. Insentif ini mencakup unit yang diimpor secara CBU maupun yang dirakit di dalam negeri secara CKD (Completely Knocked Down).

Kebijakan ini sangat krusial karena tanpa insentif, mobil listrik dikategorikan sebagai barang mewah yang memiliki tarif pajak tinggi.

Pembebasan PPnBM ini menjadi alasan mengapa mobil listrik kelas menengah ke atas tetap bisa memiliki harga yang masuk akal di pasar otomotif nasional.

Langkah mengejutkan ini memicu perdebatan mengenai masa depan ekosistem hijau di Indonesia. Pemerintah berargumen bahwa pengembangan mobil nasional akan memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih berkelanjutan daripada terus-menerus memberikan subsidi pada produk yang komponen utamanya masih banyak bergantung pada rantai pasok global.

Pengembangan mobil nasional diharapkan dapat menghidupkan industri komponen lokal secara lebih masif, menciptakan lapangan kerja bagi tenaga ahli dalam negeri, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok otomotif regional.

baca juga

Namun, di sisi lain, penghentian insentif EV dikhawatirkan akan menghambat target net zero emission yang telah dicanangkan pemerintah.

Jika rencana ini benar-benar dieksekusi, kenaikan harga mobil listrik tidak dapat dihindari.

Sebagai gambaran, mobil listrik seharga Rp400 juta yang saat ini mendapat PPN DTP 10 persen bisa mengalami kenaikan harga sekitar Rp40 juta hanya dari sektor pajak saja. Belum lagi ditambah beban PPnBM yang mungkin akan kembali diberlakukan.

Para analis otomotif memprediksi penjualan mobil listrik akan mengalami penurunan tajam (anjlok) jika tidak ada skema transisi yang mulus.

Konsumen kemungkinan besar akan kembali melirik mobil hybrid atau bahkan kembali ke mobil konvensional karena faktor harga yang lebih ekonomis.

Bagi para produsen yang sudah terlanjur menanamkan modal besar dengan harapan adanya dukungan regulasi jangka panjang, kebijakan ini tentu menjadi tantangan berat bagi rencana bisnis mereka di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cas Mobil Listrik Berujung Maut, 5 Nyawa Melayang dalam Kebakaran di Teluk Gong

Cas Mobil Listrik Berujung Maut, 5 Nyawa Melayang dalam Kebakaran di Teluk Gong

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:20 WIB

Modal Changan Lumin Bertarung di Segmen Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta

Modal Changan Lumin Bertarung di Segmen Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta

Otomotif | Jum'at, 19 Desember 2025 | 08:32 WIB

Update Harga Toyota Avanza Terbaru Desember 2025, Lengkap dengan Estimasi Pajak

Update Harga Toyota Avanza Terbaru Desember 2025, Lengkap dengan Estimasi Pajak

Otomotif | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:46 WIB

Terkini

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

×