Pertamina Rilis Biosolar Performance, BBM Khusus Pabrik

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 19:56 WIB
Pertamina Rilis Biosolar Performance, BBM Khusus Pabrik
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa Biosolar Performance merupakan evolusi dari Biosolar konvensional yang kini telah diperkaya dengan formula Pertatec (Pertamina Technology). Foto Yaumal-Suara.com
  • Pertamina luncurkan Biosolar Performance dengan formula Pertatec untuk sektor industri di Q1-2026.
  • Produk ini diklaim mampu tingkatkan efisiensi mesin, bersihkan deposit, dan tekan biaya perawatan.
  • Target komersial awal 2026, fokus pada keandalan operasional sektor hulu migas dan pertambangan.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga resmi memperkenalkan inovasi bahan bakar terbaru bertajuk Biosolar Performance. Produk BBM nonsubsidi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sektor industri yang memiliki beban kerja berat dan jam operasional tinggi.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa Biosolar Performance merupakan evolusi dari Biosolar konvensional yang kini telah diperkaya dengan formula Pertatec (Pertamina Technology). Produk ini dijadwalkan tersedia secara komersial pada kuartal pertama tahun 2026.

“Biosolar Performance kami siapkan sebagai BBM high performance yang mendukung keberlanjutan kegiatan industri. Produk ini mampu meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional konsumen,” ujar Ega dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Keunggulan utama dari Biosolar Performance terletak pada kemampuannya menjaga kebersihan sistem bahan bakar dan menekan pembentukan deposit. Berdasarkan hasil pengujian internal, produk ini diklaim mampu menurunkan kecenderungan penyumbatan filter bahan bakar (filter blocking tendency).

VP Business Development & Subsidiary Patra Niaga, Sigit Setiawan, menambahkan bahwa produk ini memberikan reliability operasional yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan B40 konvensional. “Ini adalah solusi jangka panjang bagi industri dengan beban mesin berat agar biaya operasional tetap kompetitif,” tuturnya.

Sebelum dilepas ke pasar luas, Pertamina telah melakukan uji coba ketat pada sektor-sektor kritis. VP Industrial & Marine Fuel, Oos Kosasih, menyebutkan bahwa Biosolar Performance telah diuji pada sektor hulu migas dan pertambangan.

“Kami menargetkan produk ini mulai tersedia secara komersial pada awal 2026 melalui skema layanan Industrial & Marine Fuel Business,” kata Oos. Selain menjual produk, Pertamina juga menjanjikan pendampingan teknis dan komersial bagi para konsumen industri guna memastikan transisi penggunaan bahan bakar ini berjalan optimal.

Langkah ini mempertegas posisi Pertamina Patra Niaga dalam menghadirkan solusi energi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mendukung efisiensi ekonomi bagi sektor industri nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Nataru, Konsumsi Bensin dan LPG Diramal Meningkat, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam!

Jelang Nataru, Konsumsi Bensin dan LPG Diramal Meningkat, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam!

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 19:28 WIB

Distribusi BBM di Sebagian Wilayah Aceh Masih Sulit, Pertamina: Kami Terus Untuk Recovery

Distribusi BBM di Sebagian Wilayah Aceh Masih Sulit, Pertamina: Kami Terus Untuk Recovery

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 18:13 WIB

Skutik Harian yang Bikin Dompet Anti Jebol, Tapi Tetap Tawarkan Performa

Skutik Harian yang Bikin Dompet Anti Jebol, Tapi Tetap Tawarkan Performa

Otomotif | Senin, 22 Desember 2025 | 15:55 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB