Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham INET Melesat 24 Persen Usai Kantongi Restu OJK untuk Rights Issue Jumbo

M Nurhadi

Selasa, 23 Desember 2025 | 19:55 WIB
Saham INET Melesat 24 Persen Usai Kantongi Restu OJK untuk Rights Issue Jumbo
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melonjak 21,17% menjadi Rp830.
  • INET akan melaksanakan rights issue menerbitkan 12,8 miliar saham baru dengan target dana Rp3,2 triliun pada harga Rp250 per lembar.
  • Sebagai insentif, INET membagikan Waran Seri II gratis dengan rasio 50:9 bagi pemegang HMETD yang melaksanakan hak belinya.

Suara.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan lonjakan harga yang signifikan, dipicu oleh kabar kepastian aksi korporasi besar yang telah dinanti-nantikan oleh para pelaku pasar.

Saham INET terpantau meroket hingga 21,17% dan menyentuh level harga Rp830 per lembar pada sesi II perdagangan.

Kenaikan tajam ini terjadi secara instan sesaat setelah munculnya pengumuman mengenai status "efektif" dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana penambahan modal perusahaan.

Laju positif instrumen investasi ini merupakan respons langsung terhadap pernyataan efektif OJK yang terbit tepat pada hari ini, Selasa, 23 Desember 2025.

Dalam dunia pasar modal, pernyataan efektif adalah "lampu hijau" final yang memungkinkan sebuah perusahaan terbuka untuk memulai eksekusi aksi korporasi di bursa.

Dengan restu OJK di tangan, manajemen INET kini memiliki legitimasi penuh untuk menjalankan agenda penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau yang lebih populer disebut dengan rights issue.

Berdasarkan prospektus resmi perusahaan, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk berencana menawarkan saham baru dalam jumlah yang sangat masif.

Perseroan menargetkan penerbitan sebanyak-banyaknya 12,8 miliar lembar saham. Angka ini bukan jumlah yang kecil, mengingat nilai keseluruhan dari aksi korporasi ini diproyeksikan mencapai Rp3,2 triliun.

Harga pelaksanaan yang ditetapkan oleh perseroan berada di angka Rp250 per saham. Mengingat harga pasar saat ini berada di level Rp830, terdapat selisih harga yang cukup lebar, yang secara teoritis memberikan daya tarik bagi pemegang saham lama untuk mengeksekusi haknya.

baca juga

Dalam prospektusnya, manajemen INET menjelaskan mekanisme teknis bagi para investor:

"setiap pemegang 3 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 6 Januari 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 4 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 250."

Dengan rasio $3:4$ tersebut, pemegang saham lama memiliki kesempatan untuk memperbesar kepemilikannya secara signifikan guna menghindari efek dilusi yang besar.

Tidak hanya berhenti pada penerbitan saham baru, INET juga menyiapkan "pemanis" (sweetener) bagi para pemegang saham yang bersedia berpartisipasi dalam PMHMETD I ini.

Perseroan secara simultan akan menerbitkan 2.304.000.000 lembar Waran Seri II yang diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Mekanisme pemberian insentif ini diatur dengan rasio $50:9$. Artinya, setiap pemegang HMETD yang melaksanakan haknya untuk membeli 50 saham baru berhak mendapatkan 9 lembar Waran Seri II secara cuma-cuma.

Setiap satu lembar waran tersebut memberikan hak kepada pemiliknya untuk menebus satu saham baru lagi di masa depan.

Harga pelaksanaan untuk Waran Seri II ini dipatok sebesar Rp300. Periode pelaksanaannya pun cukup panjang, yakni mulai dari 13 Juli 2026 hingga 13 Juli 2028. Jika seluruh waran ini dieksekusi oleh pemegang saham, INET berpotensi meraup dana tambahan hingga Rp691,2 miliar.

Harga saham INET sendiri hari ini ditutup berada di kisaran 850. Menguat 24,80% dalam sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Dinamika Bisnis Menyeruak dalam RUPSLB SMGR

Isu Dinamika Bisnis Menyeruak dalam RUPSLB SMGR

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 15:42 WIB

Di Balik Tender Offer Saham PIPA Oleh Morris Capital Indonesia

Di Balik Tender Offer Saham PIPA Oleh Morris Capital Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 13:12 WIB

Melantai di Bursa, Saham SUPA Meroket 93% dalam Tiga Hari Perdagangan

Melantai di Bursa, Saham SUPA Meroket 93% dalam Tiga Hari Perdagangan

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:21 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB