Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Industri Petrokimia Dinilai Punya Peluang Besar Berkembang di Indonesia

Vania Rossa

Selasa, 23 Desember 2025 | 22:06 WIB
Industri Petrokimia Dinilai Punya Peluang Besar Berkembang di Indonesia
Ilustrasi industri petrokimia. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Industri petrokimia dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang di Indonesia, seiring perannya yang semakin strategis dalam mendukung hilirisasi dan berbagai sektor ekonomi, termasuk energi baru dan terbarukan.
  • Penguatan kerja sama antar pelaku industri menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan pasokan, meningkatkan daya saing produk dalam negeri, serta memperluas manfaat ekonomi hingga ke sektor turunan.
  • Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, industri petrokimia diharapkan mampu tumbuh sebagai salah satu motor penggerak perekonomian nasional.

Suara.com - Industri petrokimia dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang di Indonesia, seiring perannya yang kian strategis dalam menopang berbagai sektor, termasuk energi baru dan terbarukan. Potensi tersebut turut didorong oleh upaya hilirisasi yang konsisten dilakukan pelaku industri nasional.

Komitmen penguatan industri petrokimia itu salah satunya ditunjukkan melalui perpanjangan kerja sama jual beli produk petrokimia antara PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem).

Penandatanganan perpanjangan kerja sama tersebut dilakukan di Jakarta dan dihadiri jajaran direksi serta manajemen kedua perusahaan, bersama sejumlah mitra strategis sektor petrokimia dalam negeri, Jumat (19/12).

Direktur Optimasi Feedstock & Produk KPI, Erwin Suryadi, menyatakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Grup dalam mendorong hilirisasi petrokimia yang menjadi agenda strategis pemerintah.

“Kerja sama ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional dan mendukung agenda hilirisasi industri,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, rantai hilirisasi petrokimia tidak berhenti di tingkat perusahaan, melainkan diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi industri turunan hingga masyarakat.

Kerja sama KPI dan Pertachem sendiri telah terjalin sejak 2021. Dalam perpanjangan kali ini, kedua perusahaan menandatangani tiga perjanjian penting yang mencakup perpanjangan jual beli produk aromatik, olefin, dan resin polytam, serta penandatanganan perjanjian baru untuk penjualan produk special chemical.

VP Commercial & Sales KPI, Aji Danardono, menilai industri petrokimia memiliki prospek cerah di Indonesia, salah satunya karena perannya dalam mendukung pengembangan sektor energi baru dan terbarukan.

“Industri petrokimia memiliki peluang besar di Indonesia, termasuk dalam menopang pengembangan renewable energy. Dengan fondasi yang kuat ini, kami berharap kerja sama KPI dan Pertachem dapat menjadi motor penggerak industri petrokimia nasional,” ujar Aji.

baca juga

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi di dalam ekosistem Pertamina menjadi kunci agar produk petrokimia dalam negeri dapat terserap optimal oleh industri pengguna.

“Tujuan kita agar produk-produk yang dihasilkan bisa dimanfaatkan oleh industri, sehingga pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pertachem, Aribawa, menegaskan bahwa Pertamina Grup—khususnya KPI dan Pertachem—memiliki peran signifikan dalam mendorong hilirisasi petrokimia di Indonesia. Kerja sama yang berkelanjutan dinilai penting untuk menjamin ketersediaan pasokan dan mendukung pertumbuhan industri secara nasional.

“Kerja sama ini turut menjamin keberlanjutan pasokan petrokimia, sehingga industri petrokimia nasional dapat terus berkembang,” kata Aribawa.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama empat tahun terakhir.

“Pertachem siap mendukung hilirisasi produk-produk petrokimia yang diproduksi kilang KPI guna meningkatkan nilai tambah, baik bagi Pertamina maupun industri petrokimia dalam negeri,” tuturnya.

Penandatanganan perjanjian tersebut diwakili oleh Direktur Optimasi Feedstock & Produk KPI Erwin Suryadi, Direktur Utama Pertachem Aribawa, VP Commercial & Sales KPI Aji Danardono, serta Direktur Pemasaran dan Penjualan Pertachem Arief Ibadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

METI: Transisi Energi Berkeadilan Tak Cukup dengan Target, Perlu Aksi Nyata

METI: Transisi Energi Berkeadilan Tak Cukup dengan Target, Perlu Aksi Nyata

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:19 WIB

Laporan CPI: Transisi Energi Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Nelayan di Maluku

Laporan CPI: Transisi Energi Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Nelayan di Maluku

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:58 WIB

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:21 WIB

Terkini

Perdana di Langit Jakarta, Rafale Terbang Rendah di Istana Jelang HUT RI ke-81

Perdana di Langit Jakarta, Rafale Terbang Rendah di Istana Jelang HUT RI ke-81

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Insiden Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Aksi Boikot Produk OT Group Menggema, Apa Saja Produknya?

Insiden Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Aksi Boikot Produk OT Group Menggema, Apa Saja Produknya?

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Gen Z dan Era AI: Merdeka Berkreasi atau Makin Bergantung pada Teknologi?

Gen Z dan Era AI: Merdeka Berkreasi atau Makin Bergantung pada Teknologi?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Review Jujur 3 Serum Vitamin C Terbaik, Dari Harga Pelajar hingga Pilihan Tasya Farasya!

Review Jujur 3 Serum Vitamin C Terbaik, Dari Harga Pelajar hingga Pilihan Tasya Farasya!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Modus 'Selipkan di Celana', Dua Pencuri Raket Padel di Padel Avenue Diburu Polisi

Modus 'Selipkan di Celana', Dua Pencuri Raket Padel di Padel Avenue Diburu Polisi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen

Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen

Sumut | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:57 WIB

5 Shade Wardah Colorfit Last All Day Lip Paint untuk Kulit Sawo Matang, Tahan Lama dan Bibir Segar

5 Shade Wardah Colorfit Last All Day Lip Paint untuk Kulit Sawo Matang, Tahan Lama dan Bibir Segar

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta

Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Solidaritas Perempuan Bakal Gugat UU Ciptaker: Picu Kekerasan dan Diskriminasi Gender

Solidaritas Perempuan Bakal Gugat UU Ciptaker: Picu Kekerasan dan Diskriminasi Gender

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Istana Ungkap Sejumlah Menteri Aktif Masuk Daftar Penerima Tanda Kehormatan, Siapa Saja?

Istana Ungkap Sejumlah Menteri Aktif Masuk Daftar Penerima Tanda Kehormatan, Siapa Saja?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:50 WIB

×