Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perhatian! Tiket Kereta Api Nataru Hampir Habis Terjual

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 25 Desember 2025 | 11:13 WIB
Perhatian! Tiket Kereta Api Nataru Hampir Habis Terjual
Ribuan wisatawan turun dari KRL pada hari pertama Gapeka 2025 di Stasiun Yogyakarta, Sabtu (1/2/2025). [Kontributor Suarajogja.id/Putu]
  • Penjualan tiket KAJJ periode Nataru 2025/2026 hampir habis, mencapai 2.948.025 tiket hingga 25 Desember 2025.
  • KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Nataru.
  • Terdapat program diskon tarif 30 persen yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengungkapkan penjualan tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) untuk natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026 hampir habis terjual.

Tercatat, untuk periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 penjualan tiket mencapai 2.948.025 tiket hingga Jumat, 25 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.

Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2.525.134 tiket, atau 91,5 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk.

Penumpang kereta api memasuki peron stasiun Bandung, Jawa Barat (DOK KAI)
Penumpang kereta api memasuki peron stasiun Bandung, Jawa Barat (DOK KAI)

"Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 422.891 tiket, setara 56,8 persen dari total 745.056 tempat duduk," tulis Manajemen KAI seperti dikutip, Kamis (25/12/2025).

Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal.

Ketersedian ini, untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh pilihan jadwal, rute, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.

Pada masa Nataru ini, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan dalam program tersebut.

Berikut data harian jumlah pelanggan KAJJ dan Lokal:

  • 18 Desember 2025: 157.301 pelanggan
  • 19 Desember 2025: 202.369 pelanggan
  • 20 Desember 2025: 209.925 pelanggan
  • 21 Desember 2025: 223.654 pelanggan
  • 22 Desember 2025: 227.134 pelanggan
  • 23 Desember 2025: 233.671 pelanggan
  • 24 Desember 2025: 259.239 pelanggan
  • 25 Desember 2025: 207.720 pelanggan
  • 26 Desember 2025: 167.704 pelanggan
  • 27 Desember 2025: 160.216 pelanggan
  • 28 Desember 2025: 178.299 pelanggan
  • 29 Desember 2025: 134.645 pelanggan
  • 30 Desember 2025: 120.367 pelanggan
  • 31 Desember 2025: 101.953 pelanggan
  • 1 Januari 2026: 95.788 pelanggan
  • 2 Januari 2026: 84.169 pelanggan
  • 3 Januari 2026: 87.865 pelanggan
  • 4 Januari 2026: 96.006 5 pelanggan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Nataru, 348 Cabang BSI Siap Layani Nasabah

Libur Nataru, 348 Cabang BSI Siap Layani Nasabah

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 09:26 WIB

Tren Mudik Hijau Melesat: Pengguna Mobil Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Siagakan 4.516 SPKLU

Tren Mudik Hijau Melesat: Pengguna Mobil Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Siagakan 4.516 SPKLU

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:33 WIB

BRI Tetap Melayani Saat Libur Nataru: Berikut Jadwal 159 Unit Kerja Operasional

BRI Tetap Melayani Saat Libur Nataru: Berikut Jadwal 159 Unit Kerja Operasional

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB