Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Program MBG: Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:49 WIB
Program MBG:  Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • MBG memutus rantai tengkulak dan menstabilkan harga pangan melalui SPPG.
  • Investasi gizi tetap berjalan di masa libur demi target Indonesia Emas 2045.
  • Program MBG menyerap lebih dari 741 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Suara.com - Di tengah riuh kekhawatiran publik mengenai potensi kenaikan harga pangan akibat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), sejumlah pakar justru melihat perspektif sebaliknya. 

Program ini dinilai bukan beban bagi inflasi, melainkan stimulus yang mampu memutus rantai spekulan dan memperkuat ekonomi kerakyatan secara masif.

Ekonom Harryadin Mahardika menegaskan bahwa hadirnya Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) justru menjadi penyeimbang harga. Selama ini, petani dan peternak kerap terjepit oleh permainan tengkulak karena minimnya akses langsung ke pasar.

"Justru menurut saya para spekulan agak sulit mempermainkan harga lagi karena produk petani bisa langsung dibeli SPPG. Opsi bagi produsen pangan jadi lebih banyak," ujar Harryadin kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).

Menariknya, program MBG tetap berjalan meski di masa libur sekolah. Guru Besar UMJ, Sri Yunanto, menampik tudingan bahwa hal ini sekadar upaya menghabiskan anggaran. Menurutnya, pemenuhan gizi adalah investasi jangka panjang untuk Indonesia Emas 2045 yang tidak boleh terputus oleh kalender akademik.

Hingga 24 Desember 2024, data menunjukkan skala program ini telah mencapai angka yang fantastis dimana sebanyak 17.555 SPPG telah beroperasi di 38 provinsi, 50 Juta lebih penerima manfaat telah terlayani dan 741.985 tenaga kerja terserap langsung dalam ekosistem ini.

Di balik angka-angka makro tersebut, terselip kisah kemanusiaan yang mendalam. Maria Sudilaksana Mega (42), seorang ibu tunggal di Tangerang Selatan, adalah salah satu dari ratusan ribu relawan yang menggantungkan hidup pada program ini. Di tengah kondisi hamil enam bulan, ia kini memiliki penghasilan layak sebagai juru racik untuk 3.300 porsi makanan setiap harinya.

Bagi Mega dan jutaan orang lainnya, MBG bukan sekadar kebijakan di atas kertas, melainkan jembatan untuk menyambung hidup dan memastikan masa depan pendidikan anak-anak mereka tetap terjaga di tengah masa sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 14:10 WIB

Selain UMP Naik, Pramono Anung Siapkan Subsidi Pangan dan Transportasi Buat Buruh

Selain UMP Naik, Pramono Anung Siapkan Subsidi Pangan dan Transportasi Buat Buruh

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB