Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB
Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg
Pedagang merapikan cabai rawit merah yang dibeli pelanggannya di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
  • IKAPPI melaporkan kenaikan harga hampir semua komoditas pangan di Jabodetabek selama masa Nataru 2025/2026.
  • Kenaikan harga signifikan terjadi pada bawang merah, bawang putih, telur, gula, minyak goreng, cabai, dan daging.
  • IKAPPI menyarankan pemerintah menerapkan subsidi distribusi seperti inisiatif Ferry Irwandi untuk menstabilkan harga pangan.

Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengungkapkan, harga pangan pada masa natal dan tahun Baru (nataru) 2025/2026 mengalami kenaikan di seluruh komoditas.

"Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia menyampaikan bahwa laporan dari beberapa teman-teman di Jabodetabek ada kenaikan, hampir semua komoditas," kata Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan lewat keterangannya pada Kamis (25/12/2025). 

Ia memaparkan, harga bawang merah terjadi naik menjadi Rp 40.000 per kg dari sebelumnya Rp 35.000, dan bawang putih dari Rp 40.000 menjadi  Rp 50.000 per kg.

Kemudian, harga beras tercatat di kisaran Rp 17.000 hingga Rp 18.000 per kg, dan harga beras medium Rp 11.000 hingga Rp 12.000. 

Pedagang di Pasar Beringharjo mengeluhkan kenaikan harga komoditas pangan pada Ramadan ini, Kamis (06/3/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
Pedagang di Pasar Beringharjo mengeluhkan kenaikan harga komoditas pangan pada Ramadan ini, Kamis (06/3/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Selanjutnya, telur naik menjadi Rp 32.000 per kg dari Rp 29.000. Gula dari Rp17.000 menjadi Rp 19.000 per kg.

Lalu, harga minyak goreng merek MinyaKita dari Rp 16.000 menjadi Rp 18.000, bahkan IKAPPI mendapati yang menjual di kisaran Rp 19.000. 

Setelah itu, harga cabai rawit menjadi Rp Rp 80.000 per kg ribu, padahal sebelumnya sempat turun di harga Rp 45.000. 

Harga ayam naik menjadi Rp 45.000 per kg dari sebelumnya Rp 35.000, ayam kampung dari 45.000 per kg menjadi Rp 57.000, dan daging dari Rp 110.000 menjadi  Rp125.000 per kg.

Menurut IKAPPI kenaikan harga sejumlah komoditas itu seharusnya bisa dikendalikan oleh pemerintah. Mereka menyoroti langkah yang diambil conten creator, Ferry Irwandi yang mendistribusikan cabai dari petani di Aceh ke Jakarta. 

Menurut Reynaldi, langkah Ferry Irwandi bukan hanya membantu petani yang terdampak bencana di Aceh, tapi juga menurunkan harga cabai di Jakarta. 

"Awalnya cabai di Jakarta 120,000 per kg karena ada isu ini dapat menurunkan harga. Cara ini sesungguhnya bisa digunakan oleh pemerintah kami menyebutnya subsidi distribusi," katanya. 

Reynaldi memaparkan hampir setiap provinsi di Indonesia merupakan sentra-sentra penghasil komoditas pertanian. 

Misalnya, Nusa Tenggara Barat yang terkenal dengan pertanian bawang merah. Saat panen raya, hasil pertanian melimpah, tapi tak semuanya terserap sehingga menyebabkan surplus. Sementara di daerah lain terjadi defisit atau kekurangan. 

"Jika pola yang dilakukan oleh Ferry Irwandi di-eskalasi jauh lebih besar dan masif tentu stabilitas harga pangan akan terbentuk dan Astacita Presiden Prabowo bisa terlaksana, yaitu swasembada pangan Indonesia," kata Reynaldi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 14:10 WIB

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 12:37 WIB

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB