Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 02 Januari 2026 | 19:17 WIB
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
Ilustrasi /ist
baca 10 detik
  • Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi Tahun 2026 dibuka serentak di tiga bursa untuk memperkuat harga acuan komoditas nasional.
  • Wakil Menteri Perdagangan menekankan peran strategis bursa berjangka dalam memberikan lindung nilai bagi pelaku usaha.
  • Volume transaksi perdagangan berjangka 2025 mencapai 14,56 juta lot, menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Suara.com - Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi Indonesia Tahun 2026 resmi dimulai. Pemerintah menekankan pentingnya peran bursa berjangka dalam memperkuat pembentukan harga dan harga acuan komoditas nasional.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan pembukaan perdagangan berjangka tahun ini menjadi momentum untuk menyatukan tujuan seluruh pemangku kepentingan. Perdagangan berjangka dinilai memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional.

“Agenda kita pada pagi hari ini menjadi momentum yang baik untuk menyatukan tujuan dan persepsi dalam mengoptimalkan peran serta manfaat perdagangan berjangka komoditi bagi perekonomian nasional,” ujar Roro melalui kanal YouTube Kemendag, Jumat (2/1/2025).

Di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global, Roro menyoroti kinerja perdagangan Indonesia yang masih mencatatkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus USD 35,88 miliar.

Surplus tersebut berasal dari nilai ekspor sebesar USD 234,04 miliar dan impor USD 198,16 miliar. Dari total ekspor tersebut, sektor nonmigas mendominasi dengan nilai USD 223,12 miliar, sementara sektor migas sebesar USD 10,93 miliar.

Roro juga menyoroti komoditas nonmigas dengan nilai ekspor terbesar, yakni lemak dan minyak hewan atau nabati termasuk crude palm oil (CPO), yang mencapai USD 28,37 miliar. Komoditas unggulan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dioptimalkan melalui mekanisme perdagangan berjangka.

“Melalui mekanisme perdagangan berjangka, pembentukan harga dan harga acuan dapat dilakukan secara transparan,” kata Roro.

Ia mendorong agar komoditas unggulan Indonesia yang belum diperdagangkan di bursa berjangka dapat segera masuk ke dalam sistem tersebut. Langkah ini diharapkan memberi manfaat pembentukan harga, harga acuan, serta lindung nilai bagi pelaku usaha.

“Dengan demikian, manfaat pembentukan harga, harga acuan, serta lindung nilai atau hedging dapat dirasakan secara optimal oleh para pelaku usaha,” ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya mengatakan pembukaan perdagangan berjangka 2026 menjadi tonggak awal di tahun baru. Untuk pertama kalinya, pembukaan perdagangan dilakukan secara serentak di tiga bursa berjangka.

“Hari ini untuk pertama kalinya dilakukan pembukaan perdagangan berjangka komoditi secara serentak di tiga bursa,” ucap Tirta.

Ia menjelaskan perdagangan berjangka komoditi telah dikenal sebagai instrumen untuk lindung nilai risiko harga, pembentukan harga yang transparan, serta perluasan akses investasi di pasar yang terorganisasi.

“Perdagangan berjangka komoditi merupakan salah satu instrumen perdagangan yang telah dikenal secara nasional maupun global sebagai sarana lindung nilai risiko harga, pembentukan harga yang transparan, serta memperluas akses investasi di pasar yang teratur, wajar, dan transparan,” lanjutnya.

Tirta menambahkan, pada 2026 Bappebti menargetkan pertumbuhan perdagangan berjangka dengan bertumpu pada capaian positif tahun sebelumnya.

Sepanjang Januari hingga November 2025, volume transaksi perdagangan berjangka tercatat mencapai 14,56 juta lot atau tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi nilai, total transaksi perdagangan berjangka tercatat sebesar Rp42,08 triliun atau tumbuh 49,8 persen. Kontrak berjangka berbasis komoditas disebut masih menjadi kontributor terbesar dalam aktivitas perdagangan berjangka nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Nak, Belajar Soal Uang Adalah Bekal Kehidupan: 4 Tahap Bangun Kekayaan

Ulasan Buku Nak, Belajar Soal Uang Adalah Bekal Kehidupan: 4 Tahap Bangun Kekayaan

Your Say | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:55 WIB

Purbaya Respons Konflik China-Taiwan, Ini Efeknya ke Ekonomi RI

Purbaya Respons Konflik China-Taiwan, Ini Efeknya ke Ekonomi RI

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:18 WIB

Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?

Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:38 WIB

Terkini

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Dapat Rapor Terburuk Versi CELIOS, Bahlil Tegaskan Tetap Rangkap Jabatan: Jalankan Perintah Presiden

Dapat Rapor Terburuk Versi CELIOS, Bahlil Tegaskan Tetap Rangkap Jabatan: Jalankan Perintah Presiden

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Rekomendasi Aroma Parfum Sesuai Zodiak dan Elemen Emosional Menurut Scent Astrology

Rekomendasi Aroma Parfum Sesuai Zodiak dan Elemen Emosional Menurut Scent Astrology

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:11 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Retinol untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bantu Cegah Penuaan

5 Rekomendasi Moisturizer Retinol untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bantu Cegah Penuaan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara

Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara

Kalbar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Sejoli Asal Ciputat Diciduk saat Nyabu di Kampung Boncos

Sejoli Asal Ciputat Diciduk saat Nyabu di Kampung Boncos

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Hadirkan Ghea Indrawari hingga Mahalini, Malam Puncak Miss Indonesia 2026 Siap Digelar

Hadirkan Ghea Indrawari hingga Mahalini, Malam Puncak Miss Indonesia 2026 Siap Digelar

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:06 WIB

×