Purbaya Respons Konflik China-Taiwan, Ini Efeknya ke Ekonomi RI

Dicky Prastya Suara.Com
Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:18 WIB
Purbaya Respons Konflik China-Taiwan, Ini Efeknya ke Ekonomi RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan konflik geopolitik Tiongkok-Taiwan berada di luar kendalinya sebagai Menkeu.
  • Purbaya menegaskan fokusnya adalah kebijakan domestik serta penguatan daya saing ekonomi di pasar global.
  • Jika konflik berlanjut, stabilitas ekonomi dipastikan melalui penguatan pasar domestik berkontribusi 90 persen.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal konflik China dan Taiwan yang memanas beberapa waktu belakangan. Ia menyebut kalau hal itu bukan berada di bawah kendalinya.

"Kalau geopolitik itu hal yang di luar kendalinya kita," kata Menkeu Purbaya saat konferensi pers akhir di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Purbaya menyebut kalau dirinya ikut memperhatikan konflik China-Taiwan yang memanas sejak ia masih di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). Namun setelah menjabat Menkeu, dia ingin fokus di kebijakan dalam negeri.

"Saya akan fokus ke kebijakan dalam negeri saja, dan kebijakan-kebijakan yang memperkuat daya saing kita di pasar luar negeri. Masalah geopolitik di luar kendali saya," tambahnya.

Jika konflik terus berlanjut, Purbaya memastikan bakal memperkuat ekonomi dalam negeri. Ia mengklaim pasar domestik memberikan kontribusi 90 persen ke perekonomian.

Purbaya juga meminta untuk tidak takut dengan konflik luar negeri.

"Seandainya ribut pun, kalau kita bisa jaga domestik ekonominya, di mana domestik demand memberi kontribusi kita 90 persen terhadap perekonomian, harusnya kita akan aman-aman saja. Jadi anda enggak usah takut, anda di tangan orang yang ahli," umbarnya.

"Kalau kita sudah bersatu, harusnya sih enggak ada masalah untuk perekonomian kita," jelas dia.

Baca Juga: Dana Sisa Anggaran Himbara Ditarik Rp75 Triliun, Menkeu Mau Bagi-bagi ke Kementerian

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI