Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:38 WIB
Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Sireger di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026). [Suara.com/Rina]
  • OJK dorong kontribusi pasar modal terhadap PDB naik menjadi 72% pada 2025, namun masih lebih rendah dibanding negara tetangga.
  • Peningkatan porsi investor ritel menjadi 50% pada 2025 meningkatkan urgensi penguatan perlindungan dari praktik transaksi tidak wajar.
  • OJK bersama pemangku kepentingan fokus program strategis seperti peningkatan kualitas perusahaan tercatat dan transparansi kepemilikan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal terus mendorong kontribusi pasar modal ke pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, masih harus ada perbaikan di pasar modal agar tidak tertinggal.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Sireger, mengatakan kontribusi pasar saham terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) angkanya naik 72 persen di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 56 persen.

Namun, kontribusi itu masih kalah dengan negara tetangga.

"Sungguh kenaikan yang luar biasa. Sekalipun demikian, angka itu masih berada di bawah negara-negara di kawasan kita. Seperti India 140 persen, Thailand 101 persen, dan Malaysia 97 persen," kata Mahendra di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026).

Kata dia, masih banyak ruang perbaikan yang harus dilakukan. Hal itu terlihat dari Indeks LQ45 yang berisi saham perusahaan-perusahaan terbesar dan menjadi rujukan investasi fund manager global maupun domestik hanya tumbuh 2,41 persen jauh di bawah kenaikan IHSG.

"Dari PDB mereka masing-masing. Yang artinya potensi pengembangan masih lebih besar lagi," bebernya.

Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]
Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, porsi investor retail pun meningkat dari 38 persen per akhir tahun 2024 menjadi 50 persen per akhir tahun 2025.

Apalagi, beberapa negara-negara lainnya lebih mengandalkan investor institusional dalam maupun luar negeri.

"Artinya semakin meningkatkan urgensi penguatan aspek perlindungan, termasuk melindungi investor retail dari praktik kemungkinan goreng menggoreng saham, transaksi tidak wajar serta bentuk kemungkinan manipulasi lainnya," bebernya.

Dia menambahkan, OJK bersama seluruh pemangku kepentingan termasuk SRO berkomitmen mengimplementasikan berbagai program strategik yang difokuskan pada peningkatan integritas dan kedalaman pasar.

Antara lain, pertama peningkatan kualitas perusahaan tercatat melalui penyempurnaan kebijakan secara menyeluruh dari entry requirement.

Kedua peningkatan free float atau floating shares termasuk continuous free float. Terakhir yaitu meningkatkan transparansi ultimate beneficial owner sampai exit policy yang jelas.

"Dan untuk itu kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua, Pimpinan, dan seluruh anggota Komisi XI yang memiliki komitmen kuat untuk melakukan hal ini guna meningkatkan pendalaman pasar," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Optimis Kondisi Perbankan Indonesia Meningkat di Tahun 2026

OJK Optimis Kondisi Perbankan Indonesia Meningkat di Tahun 2026

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 09:50 WIB

2.263 Pinjol Ilegal Dibasmi! Ini Modus Penagihan Baru Debt Collector yang Harus Anda Waspadai

2.263 Pinjol Ilegal Dibasmi! Ini Modus Penagihan Baru Debt Collector yang Harus Anda Waspadai

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 07:42 WIB

OJK Beberkan Update Kasus Gagal Bayar P2P Akseleran

OJK Beberkan Update Kasus Gagal Bayar P2P Akseleran

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 17:14 WIB

Transformasi Makin Cepat, Potensi Ekonomi Digital Bisa Tembus 360 Miliar Dolar AS

Transformasi Makin Cepat, Potensi Ekonomi Digital Bisa Tembus 360 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 12:42 WIB

Total 117.301 Rekening Ditutup Imbas Penipuan, Nilai Kerugian Tembus Rp8,2 Triliun

Total 117.301 Rekening Ditutup Imbas Penipuan, Nilai Kerugian Tembus Rp8,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 11:25 WIB

OJK: Paylater Hanya Boleh Ada di Bank dan Multifinance

OJK: Paylater Hanya Boleh Ada di Bank dan Multifinance

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 07:52 WIB

Terkini

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:26 WIB

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:15 WIB

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:14 WIB

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:32 WIB

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB