Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram

Achmad Fauzi

Senin, 05 Januari 2026 | 08:57 WIB
Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
baca 10 detik
  • Harga emas Antam 1 gram pada Senin, 5 Januari 2026, mencapai Rp 2.515.000, naik Rp 27.000 dari Sabtu sebelumnya.
  • Harga emas dunia (XAU/USD) menguat mendekati USD 4.370 per ons akibat meningkatnya risiko geopolitik global.
  • Kenaikan harga emas global didorong ketegangan penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat dan prospek suku bunga The Fed.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 5 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.515.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melonjak Rp 27.000 dibandingkan hari Sabtu, 3 Januari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.371.000 per gram.

Harga buyback itu juga lompat tinggi sebesar Rp 25.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu kemarin.

Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]
Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.307.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.515.000
  • Emas 2 gram Rp 4.979.000
  • Emas 3 gram Rp 7.430.000
  • Emas 5 gram Rp 12.350.000
  • Emas 10 gram Rp 24.645.000
  • Emas 25 gram Rp 61.487.000
  • Emas 50 gram Rp 122.895.000
  • Emas 100 gram Rp 245.712.000
  • Emas 250 gram Rp 614.015.000
  • Emas 500 gram Rp 1.222.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.455.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Melesat

Harga emas dunia kembali menguat pada awal perdagangan Asia, Senin (5/1/2026). Logam mulia emas spot atau XAU/USD tercatat naik hingga mendekati level USD 4.370 per ons, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.

Mengutip FXStreet, kenaikan harga emas ini terjadi di tengah melonjaknya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat (AS) dilaporkan menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Situasi tersebut mendorong investor kembali memburu aset safe haven, termasuk emas.

baca juga

Para pelaku pasar juga tengah mencermati perkembangan terbaru terkait penangkapan Maduro oleh AS, sembari menanti rilis data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM AS yang dijadwalkan rilis pada Senin waktu setempat.

Laporan CNN menyebutkan, pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyerukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Maduro untuk menghadapi dakwaan, tanpa persetujuan Kongres.

Trump juga menyatakan AS akan mengambil alih kendali Venezuela hingga negara tersebut mampu melakukan transisi secara aman dan tepat.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Minggu menegaskan bahwa Washington akan memanfaatkan pengaruhnya di sektor minyak untuk mendorong perubahan lebih lanjut di Venezuela.

Langkah ini diperkirakan akan memicu ketegangan geopolitik yang lebih luas dan meningkatkan ketidakpastian global.

"Situasi tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven tradisional seperti emas," tulis FXStreet.

Dari sisi kebijakan moneter, risalah rapat terbaru Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan sebagian besar pejabat The Fed memandang penurunan suku bunga lanjutan masih relevan, seiring inflasi yang secara bertahap menurun. Namun, para pejabat masih berbeda pandangan terkait waktu dan besaran pemangkasan suku bunga tersebut.

Suku bunga yang lebih rendah cenderung mengurangi biaya peluang dalam memegang emas, sehingga memberikan dukungan tambahan bagi harga logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada rilis laporan ketenagakerjaan AS bulan Desember yang dijadwalkan pada Jumat mendatang. Konsensus pasar memperkirakan data Nonfarm Payrolls (NFP) akan bertambah sekitar 57.000 lapangan kerja.

Jika data tersebut dirilis lebih kuat dari perkiraan, hal itu berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan harga emas serta komoditas lain yang diperdagangkan dalam denominasi dolar dalam jangka pendek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini, 5 Januari 2026

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini, 5 Januari 2026

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 08:21 WIB

Ramalan Harga Emas Batangan Pekan Depan Bisa Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

Ramalan Harga Emas Batangan Pekan Depan Bisa Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:19 WIB

Harga Emas Antam Merosot Lebih dari Rp 100 Ribu, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Merosot Lebih dari Rp 100 Ribu, Saatnya Beli?

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 09:35 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×