Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 12:51 WIB
Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru
Bumi Resources Minerals
  • Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan penguatan signifikan, ditutup Senin (5/1/2026) di Rp1.275 (naik 8%).
  • Kinerja BRMS selama setahun terakhir mencapai pertumbuhan fantastis yaitu 173,1 persen, menarik minat investor.
  • Beberapa sekuritas memproyeksikan target harga jangka pendek, seperti BRI Danareksa Sekuritas di rentang Rp1.220 hingga Rp1.295.

Suara.com - Salah satu bintang utamanya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), yang kembali mencatatkan performa gemilang pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Emiten yang berfokus pada penambangan emas dan mineral berharga ini menunjukkan tren penguatan yang konsisten, memicu optimisme tinggi di kalangan investor ritel maupun institusi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Hari ini, Senin (5/1/2026), saham BRMS ditutup berada di angka 1.275 (menguat 8% jika dibandingkan pembukaan pasar).

Sementara pada Jumat (2/1/2026), harga saham BRMS melonjak tajam sebesar 7,27 persen, berakhir di posisi Rp1.180 per lembar saham.

Kenaikan ini bukan sekadar fluktuasi harian biasa, melainkan kelanjutan dari reli panjang yang telah terbentuk selama setahun terakhir.

Data pasar menunjukkan bahwa dalam kurun waktu satu pekan saja, saham BRMS sudah melejit hingga 20,4 persen, sementara performa tahunannya mencatat angka fantastis dengan pertumbuhan mencapai 173,1 persen.

Analisis Saham BRMS

Melihat momentum bullish yang begitu kuat, sejumlah perusahaan sekuritas terkemuka memberikan pandangan teknikal dan target harga baru bagi emiten ini.

CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa dalam waktu dekat, saham BRMS memiliki potensi besar untuk menembus level psikologis Rp1.240.

Dalam ulasan yang dirilis pada Senin (5/1/2026), tim analis CGS International merekomendasikan strategi speculative buy bagi para pelaku pasar.

Mereka menetapkan level support di angka 1.150 dan menyarankan langkah cut loss jika harga merosot di bawah 1.120.

"BRMS spec buy dengan support 1.150, cutloss jika break di bawah 1.120. Jika tidak break di bawah 1.150, potensi naik ke 1.210-1.240 short term," tulis mereka dalam laporan tersebut.

Senada dengan proyeksi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas juga memasang target harga yang cukup agresif. Mereka memperkirakan harga saham BRMS akan bergerak di rentang Rp1.220 hingga Rp1.295 dalam periode jangka pendek.

Rentang harga ini dianggap realistis mengingat volume perdagangan yang terus meningkat seiring dengan masuknya aliran dana segar ke sektor komoditas.

Kinerja mentereng BRMS juga mendapat pengakuan dari Mirae Asset Sekuritas. Berdasarkan catatan mereka, BRMS menjadi salah satu pilihan unggulan yang berhasil memberikan imbal hasil jauh di atas rata-rata pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 11:18 WIB

Libur Panjang Usai, IHSG Masih Kuat Menghijau pada Senin Pagi di Level 8.778

Libur Panjang Usai, IHSG Masih Kuat Menghijau pada Senin Pagi di Level 8.778

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 09:16 WIB

IHSG Resistance Menuju 8.820, Target Diprediksi Naik Ditopang Aksi Beli Asing

IHSG Resistance Menuju 8.820, Target Diprediksi Naik Ditopang Aksi Beli Asing

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 08:37 WIB

Terkini

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB