Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 17:59 WIB
Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor
Ilustrasi. Implementasi penuh Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa tahun ini memaksa sektor manufaktur nasional mempercepat dekarbonisasi agar tetap kompetitif. Foto Pixbay.
  • SUN Energy pimpin dekarbonisasi industri 2026 lewat integrasi PLTS dan teknologi baterai BESS.
  • Kapasitas PLTS industri capai 240 MW; fokus pada efisiensi emisi untuk penuhi standar CBAM Eropa. 
  • Inovasi CBESS pertama di sektor tambang dukung pasokan energi bersih yang stabil dan terintegrasi.

Suara.com - Memasuki awal tahun 2026, operasional rendah karbon bukan lagi sekadar pilihan bagi pelaku industri di Indonesia, melainkan prasyarat mutlak untuk menembus pasar global.

Implementasi penuh Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa tahun ini memaksa sektor manufaktur nasional mempercepat dekarbonisasi agar tetap kompetitif.

Menjawab tantangan tersebut, SUN Energy mempertegas arah bisnisnya dengan menawarkan solusi keberlanjutan terintegrasi. Tidak hanya fokus pada pemasangan panel surya, perusahaan kini mengandalkan integrasi antara pembangkitan, penyimpanan energi melalui Battery Energy Storage System (BESS), serta sistem manajemen digital untuk memastikan efisiensi emisi yang sistematis.

Data PLN mencatat pertumbuhan pesat PLTS Atap yang kini mencapai 11.392 pelanggan dengan kapasitas 772,9 MW. Di tengah tren ini, SUN Energy mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pengembang terbesar dengan kapasitas terpasang di Indonesia mencapai 240 MW.

Pertumbuhan signifikan tercatat pada sektor dengan intensitas energi tinggi, seperti semen, FMCG, kertas, elektronik, hingga otomotif yang terkonsentrasi di pusat manufaktur Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten. Secara global, SUN Energy bahkan telah mengoperasikan proyek sebesar 420 MW di empat negara, yang berkontribusi pada penurunan emisi karbon hingga 506 juta kg CO.

Salah satu tonggak penting SUN Energy adalah keberhasilan implementasi Containerized Battery Energy Storage System (CBESS) di sektor pertambangan pada 2025. Proyek ini merupakan yang pertama di Indonesia, memungkinkan optimalisasi energi bersih untuk operasional industri dengan karakteristik beban tinggi dan fluktuatif.

“Fokus kami pada 2026 tidak hanya pada proyek surya, tetapi juga pada pengembangan teknologi penyimpanan energi (BESS). Integrasi antara pembangkitan dan penyimpanan menjadi pondasi penting untuk memastikan keandalan pasokan sekaligus efisiensi emisi,” ujar Emmanuel Jefferson Kuesar, CEO SUN Energy.

Ke depan, SUN Energy memperluas kolaborasi dengan kawasan industri strategis seperti KIIC, GIIC, dan Jababeka, melayani lebih dari 20 tenant dengan total kapasitas melampaui 20 MW.

“Kami membuka kerja sama yang lebih erat dengan kawasan industri untuk membangun sistem energi terintegrasi, termasuk integrasi dengan elektrifikasi armada kendaraan operasional dan infrastruktur kendaraan listrik. Pendekatan ini memungkinkan industri mengelola energi dan emisi secara menyeluruh, dari sumber energi, penyimpanan, hingga mobilitas, sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.” katanya.

Memasuki 2026, SUN Energy akan melanjutkan penguatan peran di sektor industri sekaligus memperluas keterlibatan di segmen Independent Power Producer (IPP) guna mendukung pengembangan proyek energi surya berskala lebih besar. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat kontribusi terhadap bauran energi nasional serta memperluas jangkauan solusi energi surya.

Sejalan dengan perluasan segmen tersebut, SUN Energy juga memperkuat ekosistem bisnis melalui integrasi SUN Mobility sebagai solusi elektrifikasi transportasi dan infrastruktur kendaraan listrik, serta SUN Terra yang berfokus pada pengelolaan dan optimalisasi sistem energi surya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Ekspor November 2025: Sawit dan Batu Bara Melandai, Industri Pengolahan Jadi Penyelamat

Kinerja Ekspor November 2025: Sawit dan Batu Bara Melandai, Industri Pengolahan Jadi Penyelamat

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:38 WIB

Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya

Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:00 WIB

Catatan Akhir Tahun, Aktivitas Industri Manufaktur RI Melambat

Catatan Akhir Tahun, Aktivitas Industri Manufaktur RI Melambat

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:18 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB