Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:39 WIB
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (keempat kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Wamentan Sudaryono (kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (keempat kiri), dan Seskab Teddy Indra Wijaya (ketiga kanan) meninjau sawah dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/foc]
baca 10 detik
  • Pengamat AEPI, Khudori, mempertanyakan rencana panen raya dan pengumuman swasembada pangan oleh pemerintah.
  • Khudori menekankan perlunya definisi jelas mengenai swasembada untuk memudahkan evaluasi publik.
  • Menurut Khudori, Indonesia telah swasembada beras karena impor 2018-2024 rata-rata hanya 3,85 persen.

Suara.com - Rencana pemerintah menggelar panen raya sekaligus pengumuman swasembada pangan dipertanyakan oleh pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori. Ia menilai swasembada beras sejatinya bukan capaian baru bagi Indonesia.

Khudori menyoroti sejak awal soal definisi swasembada yang digunakan pemerintah. Menurut dia, tanpa kejelasan makna, publik akan kesulitan menilai apakah pengumuman tersebut benar-benar mencerminkan capaian baru atau sekadar pengulangan.

Ia mempertanyakan apakah swasembada dimaknai sebagai pemenuhan 90 persen kebutuhan dalam negeri dari produksi domestik atau harus tanpa impor sama sekali.

“Lalu, apa definisi swasembada?” ucap Khudori dalam keterangannya, Jumat (9/1/2025).

Khudori juga menegaskan bahwa tanpa kejelasan definisi tersebut, sulit bagi publik melakukan evaluasi.

“Tanpa kejelasan maksud swasembada pangan dan definisi swasembada akan sulit bagi publik untuk menilai capaian,” ujarnya.

Dalam konteks beras, Khudori menyebut Indonesia sebenarnya sudah lama berada pada posisi swasembada. Ia merujuk data impor beras periode 2018–2024 yang menunjukkan porsi impor relatif kecil dibandingkan konsumsi nasional.

Menurutnya, dalam periode tersebut, impor beras rata-rata hanya sekitar 3,85 persen dari total konsumsi.

“Periode 2018-2024, impor beras (BULOG dan swasta) rerata hanya 3,85 persen dari total konsumsi,” ungkap Khudori.

baca juga

Ia mengakui porsi impor terbesar terjadi pada 2024. Pada periode itu porsi impor terbesar, yakni 15,03% dari konsumsi, terjadi di 2024.

Namun, ia menekankan bahwa pada tahun-tahun lainnya impor beras berada di bawah 10 persen.Kondisi tersebut menjadi dasar kesimpulan Khudori bahwa Indonesia telah memenuhi kriteria swasembada beras.

“Artinya, di luar 2024 Indonesia swasembada beras,” tulisnya.

Ia menambahkan, kondisi serupa juga terjadi pada tahun berikutnya. Dengan realitas tersebut, Khudori mempertanyakan urgensi pengumuman swasembada yang kembali digelar pemerintah.

“Lalu, apakah yang seperti ini harus diumumkan?” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Beri Bintang Jasa Utama ke Mentan Amran, Berjuang Swasembada Pangan

Prabowo Beri Bintang Jasa Utama ke Mentan Amran, Berjuang Swasembada Pangan

Video | Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:36 WIB

Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun

Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:58 WIB

Kampanye Sekian Tahun, Prabowo Konsisten Fokus pada Swasembada Pangan

Kampanye Sekian Tahun, Prabowo Konsisten Fokus pada Swasembada Pangan

Video | Rabu, 07 Januari 2026 | 20:15 WIB

Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Foto | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:28 WIB

Dihujani Nyinyiran, Prabowo Kasih Bukti Umumkan Swasembada Pangan 2025

Dihujani Nyinyiran, Prabowo Kasih Bukti Umumkan Swasembada Pangan 2025

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:06 WIB

Terkini

Drama Villains, Manipulasi Psikopat dan Konspirasi Peredaran Uang Palsu

Drama Villains, Manipulasi Psikopat dan Konspirasi Peredaran Uang Palsu

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 11:30 WIB

Drama Villains, Manipulasi Psikopat dan Konspirasi Peredaran Uang Palsu

Drama Villains, Manipulasi Psikopat dan Konspirasi Peredaran Uang Palsu

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 11:30 WIB

Apakah Boleh Menggabungkan Retinol dan Vitamin C untuk Flek Hitam?

Apakah Boleh Menggabungkan Retinol dan Vitamin C untuk Flek Hitam?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 11:25 WIB

7 Tanaman Hias di Kamar Tidur Penarik Jodoh dan Keharmonisan

7 Tanaman Hias di Kamar Tidur Penarik Jodoh dan Keharmonisan

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 11:25 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 1 September 2026, Saatnya Buang yang Tak Perlu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 1 September 2026, Saatnya Buang yang Tak Perlu

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 11:24 WIB

Rekomendasi Moisturizer The Originote untuk Mencerahkan Sesuai Review dan Harga

Rekomendasi Moisturizer The Originote untuk Mencerahkan Sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 11:24 WIB

Mengenal Berbagai Jenis Bangun Ruang Sisi Datar dan Sisi Lengkung

Mengenal Berbagai Jenis Bangun Ruang Sisi Datar dan Sisi Lengkung

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 11:23 WIB

Intelijen Ukraina: Rusia Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran untuk Propaganda Seolah-olah Didukung Dunia

Intelijen Ukraina: Rusia Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran untuk Propaganda Seolah-olah Didukung Dunia

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:20 WIB

Akhiri Konflik Panjang, Mees Hilgers Akui Sulit Ucap Perpisahan dengan Skuad FC Twente

Akhiri Konflik Panjang, Mees Hilgers Akui Sulit Ucap Perpisahan dengan Skuad FC Twente

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 11:19 WIB

Timnas Indonesia U-20 Gagal Hajar Malaysia, Nova Arianto Bongkar Masalah Garuda Muda

Timnas Indonesia U-20 Gagal Hajar Malaysia, Nova Arianto Bongkar Masalah Garuda Muda

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 11:18 WIB

×